Kayong Utara Sukses Tembus 5 Besar MTQ Kalbar 2026, Bupati Romi Wijaya: Sesuai Target
Faiz Iqbal Maulid August 09, 2026 05:27 AM

‎TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAYONG UTARA - Kabupaten Kayong Utara berhasil masuk lima besar pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat 2026.

Pencapaian itu merupakan target Kabupaten yang berdiri tahun 2007 itu.

‎Kafilah Kayong Utara berhasil memperbaiki posisi dari pencapaian sebelumnya yang berada di peringkat ke tujuh menjadi masuk lima besar pada MTQ XXXIV yang digelar di Kabupaten Kayong Utara.

‎Bupati Kayong Utara, Romi Wijaya, menyebut capaian tersebut menjadi salah satu hasil penting dari pelaksanaan MTQ XXXIV.

Namun, menurutnya, keberhasilan sebagai tuan rumah tidak hanya diukur dari hasil perlombaan.

‎Romi melihat ada tiga hal yang menjadi catatan dalam pelaksanaan MTQ kali ini, yakni kelancaran penyelenggaraan, peningkatan prestasi kafilah, serta keterlibatan masyarakat dalam menggerakkan ekonomi melalui UMKM.

‎"Kami melihat pelaksanaan MTQ ke-34 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Kabupaten Kayong Utara ini, berdasarkan opini sebagian besar kafilah dan beberapa stakeholder memang MTQ yang kita selenggarakan ini sukses," ujar Romi, saat ditemui usai penutupan kegiatan MTQ, sabtu 8 Agustus 2026 malam.

• 15 Finalis Lolos, Kafilah Kayong Utara Optimistis Tembus 5 Besar MTQ XXXIV Kalbar

‎Capaian lima besar menjadi peningkatan tersendiri bagi Kayong Utara. 

Sebab, posisi terbaik yang pernah diraih sebelumnya berada di peringkat keenam.

‎"Sukses dari aspek penyelenggaraan, khusus juga sukses dari prestasi karena memang prestasi tertinggi Kayong Utara adalah peringkat enam ya, dan tahun ini alhamdulillah kita tembus lima besar sesuai dengan target," tambahnya.

‎Romi berharap keberhasilan MTQ XXXIV juga tidak berhenti pada pencapaian di bidang musabaqah. 

‎Menurutnya, kegiatan tersebut harus memberikan manfaat yang lebih luas, termasuk dalam memperkuat syiar Islam dan membuka peluang ekonomi bagi masyarakat setempat.

‎"Artinya, kita juga sukses dari sisi prestasi dan insyaallah sukses syiar agama, sukses pemberdayaan ekonomi dari UMKM, insyaallah sukses semua," ungkapnya.

‎Selama pelaksanaan MTQ, pelaku UMKM turut mengambil bagian dalam aktivitas ekonomi di tengah ramainya kedatangan kafilah dan masyarakat dari berbagai daerah.

‎Bagi Romi, keberhasilan Kayong Utara menjadi tuan rumah sekaligus mencapai target prestasi merupakan hasil kerja bersama. 

‎Ia menyebut dukungan masyarakat menjadi bagian penting dalam kelancaran seluruh rangkaian kegiatan.

‎Karena itu, apresiasi disampaikan kepada seluruh unsur yang terlibat, mulai dari panitia, kafilah, peserta, relawan, pelaku UMKM hingga masyarakat Kayong Utara.

‎"Ini tentunya tidak bisa dicapai tanpa dukungan semua pihak, khususnya masyarakat Kayong. Karena itu, saya sebagai Bupati Kayong Utara mengucapkan banyak terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada semua pihak atas terselenggaranya MTQ di Kayong Utara ini," pungkasnya.

• 110 Tenaga Kesehatan Disiagakan Dukung MTQ XXXIV Kalbar di Kayong Utara, Cek Kesehatan Gratis

OSO Beri Uang Saku Rp1,5 Juta ke 633 Peserta MTQ

Sebelumnya, 633 peserta MTQ XXXIV Kalbar dari 14 Kabupaten/Kota menerima uang saku sebesar Rp1,5 juta per orang dari tokoh nasional Oesman Sapta Odang (OSO).

Bantuan itu disalurkan melalui Pemerintah Kabupaten Kayong Utara.

Penyerahan bantuan ini disampaikan oleh Wakil Bupati Kayong Utara Amru Chanwari saat menggelar silaturahmi dengan para kafilah peserta MTQ XXXIV di Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Senin 3 Agustus 2026.

Amru menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Kayong Utara menerima amanah langsung dari OSO untuk mendistribusikan uang saku tersebut kepada setiap peserta yang telah terdaftar secara resmi di sekretariat kepanitiaan.

"Selain itu, kami juga mendapatkan amanah dari Bapak OSO untuk menyampaikan sedekah berupa uang saku kepada seluruh kafilah peserta MTQ di Kabupaten Kayong Utara," kata Amru Chanwari.

Di sela penyampaian amanah tersebut, Wabup Amru turut mengajak seluruh peserta, pelatih, serta official kafilah untuk melantunkan doa bagi kesembuhan OSO yang saat ini sedang dalam proses pemulihan kesehatan.

Ia berharap untaian doa dari para ahli Al-Qur'an dan seluruh kafilah menjadi keberkahan agar OSO dapat segera kembali pulih, sehat walafiat, serta melanjutkan pengabdiannya bagi masyarakat.

Tercatat sebanyak 633 peserta resmi mewakili 14 kabupaten dan kota se-Kalimantan Barat ambil bagian dalam berbagai cabang musabaqah yang dipusatkan di Kabupaten Kayong Utara pada tahun ini.

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.