“Itu sepenuhnya keputusan pribadinya” - bos Argentina Claudio Tapia beri kabar terbaru soal masa depan Lionel Messi di Copa America 2028
Ketua sepak bola Argentina Claudio Tapia menegaskan bahwa tim nasional tidak akan memberikan tekanan apa pun kepada Lionel Messi terkait partisipasinya di Copa America 2028. Bintang Inter Miami itu masih menjadi pusat perhatian tim nasional, namun masa depannya bersama La Albiceleste dalam jangka panjang terus menjadi bahan spekulasi besar seiring ia memasuki fase akhir kariernya.
Tidak ada tekanan dari AFA
Asosiasi Sepak Bola Argentina siap memberi Messi seluruh waktu yang ia butuhkan untuk menentukan masa depan internasionalnya setelah berakhirnya Piala Dunia 2026, ketika Argentina mencapai final sebelum kalah tipis 1-0 pada perpanjangan waktu dari Spanyol berkat gol Ferran Torres. Setelah memimpin negaranya melewati satu lagi siklus turnamen yang berat, penyerang berusia 39 tahun itu masih belum mengonfirmasi apakah ia berniat tampil pada edisi Copa America berikutnya.
Berbicara kepada TyC Sports mengenai kemungkinan playmaker veteran itu tampil di turnamen 2028, Tapia menekankan bahwa keputusan sepenuhnya berada di tangan sang pemain. “Itu sepenuhnya keputusan pribadinya sendiri,” kata Tapia ketika ditanya apakah Messi akan bermain di Copa América 2028.
Merenungkan warisan di Piala Dunia
Pengaruh Messi tetap tak tertandingi, setelah menjadi jimat tim selama kampanye Piala Dunia 2026 mereka, ketika ia membukukan delapan gol dan empat assist untuk membawa Argentina ke final. Tapia pun cepat memuji kualitas sang penyerang yang tetap bertahan serta kepemimpinan yang ia bawa ke ruang ganti, tanpa memandang usianya.
“Saya menikmati melihatnya di lapangan; dia adalah pembawa panji untuk Piala Dunia ini, sama seperti di setiap kompetisi yang pernah dia mainkan. Dia harus merasa menginginkannya. Pada 2022, kami tidak tahu apakah dia akan bermain pada 2026. Dia mengatakan akan menjalaninya ‘satu pertandingan demi satu pertandingan’ dan kami melihat dia dalam versi terbaiknya, kalau bukan yang terbaik,” tambah Tapia.
Karier internasional yang memecahkan rekor
Rekam jejak kapten Inter Miami itu bersama La Albiceleste benar-benar luar biasa, karena ia sudah mempersembahkan gelar Copa America 2021 dan 2024 serta trofi Piala Dunia 2022. Dengan rekor 207 penampilan untuk Argentina dan 125 gol dalam rentang 21 tahun, Messi telah mengukuhkan statusnya sebagai pemain terhebat dalam sejarah negara Amerika Selatan tersebut.
Terlepas dari penurunan fisik alami yang datang saat mendekati usia 40 tahun, kecemerlangan teknik Messi terus membuatnya menjadi nama pertama dalam susunan tim. MVP Piala Dunia 2022 itu telah menyesuaikan permainannya agar cocok dengan statusnya sebagai pemain veteran, tetapi kemampuannya untuk menghadirkan momen penentu kemenangan tetap utuh.
Bab-bab akhir seorang ikon nasional
Saat dunia sepak bola menunggu jawaban pasti, Tapia meminta rakyat Argentina untuk sekadar menghargai waktu yang masih dimiliki Messi di lapangan. Fokusnya tetap pada kegembiraan yang ia bawa ke permainan, bukan pada perhitungan skuad untuk turnamen mendatang. Presiden AFA itu percaya bahwa hal terpenting adalah Messi merasa nyaman dan termotivasi untuk terus mewakili warna biru-putih di panggung internasional.
“Kita harus bangga padanya,” kata Tapia tentang kapten Inter Miami itu. “Semoga dia terus menikmati bermain sepak bola, semoga kita terus menikmati menyaksikannya, dan semoga dia membuat keputusan yang dia rasa paling tepat.”