Menristekdikti Apresiasi UI Green Marathon 2026, Dorong Gaya Hidup Sehat hingga Penguatan Dana Abadi
Hironimus Rama August 09, 2026 11:35 AM

Laporan Wartawan TribunnewsDepok.com, M Rifqi Ibnumasy 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, BEJI - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Menristekdikti) Brian Yuliarto memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas suksesnya penyelenggaraan ajang UI Green Marathon 2026.

​Ajang olahraga tahunan ini dinilai menjadi momentum krusial untuk mengajak generasi muda, khususnya mahasiswa, keluar dari jebakan gaya hidup pasif akibat ketergantungan pada gawai.

​"Dengan kebiasaan lari ini, tentu akan menghidupkan kebiasaan hidup sehat," ujar Brian. 

Baca juga: Berangkat Subuh dari Bekasi, Pelari Ini Antusias Tembus Jalur Asri UI Green Marathon 2026

​Selain mempromosikan kebugaran fisik, perhelatan marathon ini terbukti efektif menjalin sinergi erat antara jaringan alumni dan sektor industri.

​Kolaborasi lintas sektor tersebut berhasil menghimpun dukungan nyata untuk memperkuat pundi-pundi Dana Abadi Universitas Indonesia (UI). 

​Menurut Brian, penguatan dana abadi tersebut akan memberikan dampak langsung pada peningkatkan kualitas pendidikan serta inovasi di lingkungan kampus.

​"Tentu ini dipergunakan untuk berbagai macam, mulai dari beasiswa, riset, hingga akademik yang semakin meningkat," tegasnya.

​Tak hanya fokus pada kesehatan dan pendanaan, UI Green Marathon 2026 juga membawa misi ekologis yang nyata bagi pelestarian alam.

​Momen olahraga ini dimanfaatkan secara aktif sebagai dorongan untuk menambah jumlah penanaman pohon di lingkungan sekitar.

​Brian berharap semangat positif dari gerakan ini dapat terus bertumbuh dan menjangkau wilayah yang jauh lebih luas.

​"Semoga program seperti ini bisa berjalan baik dan lebih besar lagi, sehingga tidak hanya UI yang terwarnai, tetapi Depok, Jawa Barat, bahkan tingkat nasional," ungkapnya. 

​Ia menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dalam memberikan kebermanfaatan nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat luas.

​"UI yang berdampak itu akan semakin dirasakan," tambahnya.

​Langkah UI ini pun diharapkan mampu menjadi stimulus bagi kampus-kampus lain di Indonesia untuk menggelar inisiatif serupa yang menyehatkan sekaligus menginspirasi.

Sementara itu, ​Rektor UI, Heri Hermansyah, menegaskan bahwa gelaran ini dirancang bukan sekadar ajang adu kecepatan, melainkan sebuah gerakan kolektif untuk membumikan budaya hidup sehat sekaligus menjaga kelestarian bumi.

​"Kita melihat lari saat ini bukan lagi sekadar kebutuhan olahraga, melainkan sudah menjadi bagian dari gaya hidup sehat masyarakat luas," ujar Heri Hermansyah.

​Pihak penyelenggara secara kreatif menyelaraskan semangat berolahraga tersebut dengan visi UI Green Campus untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang asri dan ramah lingkungan.

​Keunikan ajang ini semakin terasa karena setiap peserta yang berhasil menyentuh garis finis tidak hanya dianugerahi medali, tetapi juga membawa pulang bibit pohon untuk ditanam di area kampus.

​Penanaman ribuan bibit pohon baru ini diproyeksikan bakal memperkaya keanekaragaman hayati hutan kota UI sekaligus memperkokoh posisi kampus di ajang pemeringkatan UI GreenMetric.

​Selain membawa misi lingkungan, seluruh hasil pendapatan dari ajang ini dialokasikan secara utuh untuk memperkuat dana abadi Universitas Indonesia.

​"Dana abadi yang terkumpul ini nantinya akan diperuntukkan bagi peningkatan kualitas pendidikan, riset inovasi, serta pengabdian masyarakat sesuai amanat Tri Dharma Perguruan Tinggi," tambahnya. 

​Melihat antusiasme peserta yang begitu membuncah, Rektor UI memastikan bahwa UI Green Marathon akan dipatenkan sebagai agenda rutin tahunan yang diselenggarakan secara berkelanjutan.

​"Semoga di tahun-tahun mendatang partisipasi masyarakat kian melimpah sehingga badan makin sehat, kampus semakin hijau, dan kontribusi UI untuk negeri kian berlipat," pungkasnya. (m38)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.