Penyangga Jembatan di Gunung Huni Tasikmalaya Terancam Ambrol, Makin Parah Pasca-Gempa Pangandaran
Ravianto August 09, 2026 12:46 PM

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Tembok penahan saluran irigasi yang berada di Kampung Babakan Sirnarasa, Kelurahan Empangsari, Kecamatan Tawang Kota Tasikmalaya mengalami kerusakan parah dan berisiko ambruk, Minggu (9/8/2026).

Bahkan kondisi ini membuat rasa cemas kini menghantui warga Kampung Babakan Sirnarasa, atau yang lebih dikenal dengan sebutan Gunung Huni. Karena berfungsi sebagai fondasi penyangga jembatan lokal di kawasan tersebut.

Kondisi ini telah berlangsung sejak tiga hingga empat bulan lalu. Namun, tingkat kerusakannya kian terakselerasi dan meluas pasca guncangan gempa bumi yang berpusat di Pangandaran beberapa hari lalu.

"Bagian penyangga utamanya sudah ambrol cukup parah. Kami sangat khawatir jembatan ini tiba-tiba rubuh saat melintas, apalagi jika sedang banyak warga yang lewat," ungkap Asep Rizki (28) warga setempat dikonfirmasi Tribun Jabar.

Asep mengaku, sampai saat ini belum ada perhatian dari dinas terkait mengenai kondisi jembatan tersebut hingga penyangganya rusak parah.

"Belum ada perhatian dari dinas terkait, makanya warga berinisiatif memasang papan untuk mengurangi volume kendaraan yang melintas," jelas Asep.

Ia berharap kondisi ini cepat ditindaklanjuti dan diperbaiki dinas terkait supaya warga tidak was-was ketika melintas.

"Harapan warga mah paling minta di perbaiki, karena akses ini menjadi perlintasan kampung lain juga," ungkapnya.

Untuk diketahui akses tersebut menjadi jalur utama lintas harian bagi para pelajar menuju kawasan pemukiman di belakang RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya.

Bahkan menjadi jalur alternatif bagi pengguna jalan untuk menghindari kemacetan di jalan utama pusat kota Tasikmalaya.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.