Kepala OPD Pemkab Kulon Progo Lakukan Aksi Sosial Penyaluran Air Bersih ke Kokap
Muhammad Fatoni August 09, 2026 02:14 PM

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kulon Progo bersama para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulon Progo menggelar aksi sosial berupa penyaluran air bersih.

Kegiatan ini melibatkan Paguyuban Lurah Kulon Progo Saronsari.

Wakil Bupati Kulon Progo, Ambar Purwoko, mengatakan penyaluran air bersih ini dilakukan dalam bentuk touring bersama pada Sabtu (08/08/2026).

Sasarannya berada di Padukuhan Tirto, Kalurahan Hargotirto, Kapanewon Kokap.

"Kegiatan ini jadi simbol sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, hingga pemerintah kalurahan dalam merespon cepat keluhan masyarakat," kata Ambar memberikan keterangan, Minggu (09/08/2026).

Menurutnya, kegiatan dilakukan dalam bentuk touring demi mempererat hubungan antarinstansi sekaligus mendekatkan para pejabat dengan warga.

Kegiatan itu sekaligus ingin menunjukkan tidak ada sekat antara pejabat dan masyarakat.

Padukuhan Tirto merupakan salah satu wilayah yang kerap mengalami krisis air bersih saat musim kemarau.

Dukuh Tirto, Sarwandi mengatakan kondisi itu sudah dirasakan setidaknya dalam satu bulan terakhir, sejak debit air dari sumber-sumber yang ada menyusut.

"Selama ini suplai air bergantung pada 4 titik sumber air, bukan sumur bor," jelasnya.

Sarwandi mengatakan ada sekitar 192 Kepala Keluarga (KK) di Tirto.

Sebanyak 50 KK telah terhubung dengan jaringan Pamsimas (Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat), namun saat ini debit airnya juga turun drastis.

Baca juga: Irda Kulon Progo Rampungkan Audit Investigasi Kasus Eks Lurah Garongan, Siap Diserahkan ke Bupati

Solusi Krisis Air Bersih

Ia pun berharap segera ada solusi dari Pemkab Kulon Progo untuk mengatasi masalah yang terjadi setiap musim kemarau.

Setidaknya ada 2 opsi yang dinilai bisa mengatasi persoalan krisis air bersih di Tirto, yaitu jangka pendek dan jangka panjang.

"Solusi jangka pendek berupa dropping (penyaluran) air bersih, sedangkan solusi jangka panjang kami sangat berharap ada bantuan dari pemerintah untuk membuat sumur bor," kata Sarwandi.

Rombongan Forkopimda Kulon Progo dan Paguyuban Lurah Saronsari menyumbangkan 1 tangki air bersih berisi sekitar 5 ribu liter air.

Warga pun mengantre untuk bisa mendapatkan air bersih menggunakan tampungan yang mereka bawa masing-masing.

Ketua Paguyuban Lurah Saronsari, Suprijanto, mengatakan kolaborasi dengan Forkopimda Kulon Progo baru pertama kalinya dilakukan.

Terutama dalam penyaluran air bersih ke warga yang membutuhkan.

"Momentum touring yang digabungkan dengan aksi bakti sosial ini menjadi catatan sejarah baru di Kulon Progo," jelasnya.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.