Kepanikan Warga Arisan Jaya Ogan Ilir saat Karhutla Ancam Pemukiman, Warga Basahi Dinding Rumah
Sri Hidayatun August 09, 2026 03:32 PM

TRIBUNSUMSEL.COM,OGANILIR — Kobaran api yang membakar semak belukar kering merambat mendekati rumah warga di Dusun 3, Desa Arisan Jaya, Kecamatan Pemulutan Barat, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Sabtu (8/8/2026) siang.

Kondisi lahan yang kering serta tiupan angin kencang membuat api dengan cepat membesar.

Suasana di permukiman sempat mencekam lantaran jarak api yang kian dekat dengan rumah-rumah panggung bermaterial kayu milik warga.

Yanti (49), warga setempat, mengaku pertama kali melihat kepulan asap tebal saat sedang mencari pakan ternak di sekitar semak belukar.

"Saya lihat asap tebal dari kejauhan, lalu langsung berlari pulang karena angin kencang. Sampai di rumah, ternyata api sudah makin dekat. Kami sangat panik," ujar Yanti.

Ia menambahkan, kekhawatiran warga bersumber dari serpihan bara api yang terbawa angin hingga mendekati atap dan kolong rumah.

Guna mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, sejumlah warga berinisiatif membasahi dinding dan area sekitar rumah mereka menggunakan mesin pompa air serta selang rumah tangga.

Warga lainnya, Wahina (66), mengaku terpaksa bertahan di luar rumah untuk memantau pergerakan api walau mata terasa perih akibat kabut asap yang pekat.

Baca juga: Kapolres Ogan Ilir Pimpin Patroli Cegah Karhutla Gunakan Drone dan Cek Embung Persediaan Air

"Kami keluar rumah untuk jaga-jaga, takut ada bara api yang melayang dan hinggap di atap. Asapnya perih sekali di mata," tutur Wahina.

Sementara itu, Ketua Tim Manggala Agni Lahat, Opan, menjelaskan bahwa pihaknya langsung menerjunkan dua regu Manggala Agni BKO ke lokasi usai berkoordinasi dengan tim siaga di kawasan Semambu.

"Kondisi di lapangan didominasi semak belukar tebal. Jarak pandang terganggu dan asap membuat mata perih. Namun, setelah di Semambu terkendali, tim langsung bergeser ke sini untuk memastikan api padam," jelas Opan.

Berdasarkan laporan Manggala Agni Daops Sumatera XIV/Banyuasin, kebakaran tersebut terjadi di atas lahan berstatus Areal Penggunaan Lain (APL).

Petugas dikerahkan dengan membawa empat unit pompa jinjing serta peralatan manual untuk melokalisasi dan membasahi area terdampak.

Setelah dilakukan pemadaman bersama antara Manggala Agni dan warga setempat, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan.

Kendati demikian, warga diimbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan mengingat kondisi lahan masih sangat kering selama musim kemarau.

Ikuti dan gabung di saluran WhatsApps Tribunsumsel.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.