Bermain Dominan tapi Gagal Atasi Perlawanan Singapura, John Herdman Ungkap Masalah Timnas Indonesia
Irwan Wahyu Kintoko August 09, 2026 03:33 PM

 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Timnas Indonesia gagal melaju ke semifinal Piala AFF 2026 setelah ditahan imbang Singapura 1-1 di laga pamungkas Grup A di Stadion Jalan Besar, Singapura, Jumat (7/8/2026).

Hasil tersebut terasa mengecewakan bagi skuad Garuda karena kemenangan menjadi syarat mutlak untuk mengamankan tiket ke semifinal.

Indonesia sebenarnya tampil dominan sejak awal pertandingan.

Anak asuh John Herdman terus menekan pertahanan Singapura dan beberapa kali menciptakan peluang berbahaya.

Baca juga: Timnas Indonesia Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Bidik FIFA ASEAN Cup untuk Raih Trofi Pertama

Namun, dominasi tersebut tidak sepenuhnya berbanding lurus dengan efektivitas di depan gawang.

Indonesia memecah kebuntuan pada menit ke-47 melalui sepakan Ragnar Oratmangoen.

Alih-alih mempertahankan keunggulan, Singapura justru merespons dengan meningkatkan intensitas serangan dan mulai bermain lebih terbuka.

Hasilnya, gawang Indonesia akhirnya bobol pada menit ke-68 setelah Ilhan Fandi mencetak gol penyeimbang.

Baca juga: Singapura vs Timnas Indonesia, Ini Skenario Skuad Garuda Lolos Babak Semifinal Piala AFF 2026

Skor 1-1 bertahan hingga pertandingan berakhir. Hasil tersebut membuat Indonesia gagal melaju ke semifinal Piala AFF 2026.

Setelah pertandingan, John Herdman mengakui timnya sebenarnya memiliki cukup banyak peluang untuk memenangkan pertandingan.

Pelatih asal Inggris itu menilai Indonesia mampu mengontrol jalannya pertandingan, tetapi kembali bermasalah dalam hal penyelesaian akhir.

Baca juga: Cahya Supriadi Gantikan Nadeo Argawinata di Laga Indonesia vs Singapura, Ini Penjelasan John Herdman

"Kami mendominasi pertandingan, namun mereka menunjukkan ketangguhan luar biasa," kata John Herdman.

John Herdman menyebut kegagalan mencetak gol kedua menjadi salah satu faktor yang membuat Indonesia harus menerima hasil imbang.

"Mereka melakukan segalanya, kecuali mencetak gol kedua," ucap John Herdman.

Tak Mau Salahkan Wasit

Selain persoalan penyelesaian akhir, pertandingan tersebut juga diwarnai sejumlah keputusan wasit Abdullah Salim Khalfan Al Amouuri yang menjadi sorotan.

Beberapa keputusan dinilai merugikan Indonesia, termasuk ketika wasit tidak memberikan penalti setelah adanya insiden di kotak terlarang Singapura serta keputusan membatalkan kartu merah terhadap pemain Singapura, Ui Young Song.

Ketika ditanya insiden kartu merah tersebut, John Herdman memilih tidak memperpanjang persoalan.

Menurutnya, membicarakan keputusan wasit hanya akan membuat dirinya berada dalam masalah.

Baca juga: Timnas Indonesia Ditaklukkan Vietnam di Kandang Sendiri, Erick Thohir Tetap Percaya John Herdman

Ia memilih menyoroti performa para pemainnya dan menjadikan pertandingan tersebut sebagai bahan pembelajaran.

"Kesalahan-kesalahan juga menjadi penyebab kami kehilangan hasil di turnamen ini," kata John Herdman.

Ia memastikan kesalahan tersebut akan menjadi bahan evaluasi sebelum Indonesia kembali tampil pada FIFA ASEAN yang dijadwalkan berlangsung September hingga Oktober mendatang.

Menurutnya, menghadapi pertandingan sulit serta situasi yang penuh tekanan merupakan bagian dari proses membangun mentalitas tim.

Baca juga: Kalah dari Vietnam, John Herdman Fokus ke Laga Terakhir Grup A Piala AFF 2026 Melawan Singapura

John Herdman menegaskan Indonesia akan datang dengan semangat berbeda pada kompetisi berikutnya.

Kegagalan di Piala AFF 2026 juga membuat John Herdman belum mampu mempersembahkan trofi pertamanya untuk Timnas Indonesia.

Namun, ia memastikan perjalanan skuad Garuda belum berakhir.

"Kami harus menunggu untuk meraih trofi pertama, saya tidak sabar untuk kembali menghadapi Singapura," ucapnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.