Mahasiswa KKNT IPB Sosialisasi Aplikasi Digitani di Desa Buding, Bantu Petani Konsultasi ke Pakar
Ardhina Trisila Sakti August 09, 2026 03:35 PM

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) IPB University menggelar sosialisasi literasi pertanian bertajuk Tani Maju, Buding Berdaya di Desa Buding, Kecamatan Kelapa Kampit, Kabupaten Belitung Timur, Jumat (7/8/2026).

Kegiatan yang merupakan bagian dari program kerja Buding Agritech ini dilaksanakan secara di tiga dusun Desa Buding selama tiga hari berturut-turut.

Dalam pelaksanaannya, tim mahasiswa KKNT IPB Desa Buding berkolaborasi bersama Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kelapa Kampit, khususnya bersama Koordinator BPP, Herjanto beserta jajaran Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL).

Fokus utama dari rangkaian sosialisasi ini adalah mengenalkan aplikasi IPB Digitani kepada para petani lokal di tingkat tapak.

IPB Digitani merupakan platform komunikasi dan konsultasi digital berbasis android yang dirancang khusus untuk menghubungkan para petani, peternak, dan nelayan secara langsung dengan para pakar dari IPB University.

Dalam setiap sesi pertemuan, para mahasiswa memberikan panduan secara langsung, mulai dari sejarah, tujuan, keunggulan, fitur-fitur utama hingga memandu petani cara mengunduh, mendaftar, dan mengajukan pertanyaan.

Secara teknis, aplikasi IPB Digitani dibangun sebagai wujud pengabdian para akademisi dan dosen IPB kepada masyarakat luas agar masalah pertanian di desa dapat terselesaikan secara cepat dan akurat.

Aplikasi ini dibekali dua fitur utama, yakni fitur konsultasi dan fitur informasi.

Pada fitur konsultasi, terdapat empat layanan unggulan yang meliputi Forum Tani, Tanya Pakar, Daftar Pakar, serta Daftar Penyuluh.

Selain pengenalan aplikasi, kegiatan sosialisasi di setiap dusun juga dihidupkan oleh sesi diskusi serta berbagi pengalaman bertani bersama jajaran PPL Kelapa Kampit.

Hari pertama yang berlangsung di rumah Kepala Dusun, Yantino di Dusun Limau Manis diisi pembahasan seputar teknik budidaya sahang (lada) serta pemilihan bibit kopi genetik unggul.

Pada hari kedua di Balai Pertemuan Dusun Bukit Jaya bersama Kepala Dusun, Ade Riswansyah, diskusi berfokus pada teknik bertani cabai, penanganan Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) seperti hama monyet, tupai, dan tikus pada buah-buahan, serta pengenalan agen hayati Trichoderma sebagai solusi ramah lingkungan.

Rangkaian kegiatan lalu ditutup pada hari ketiga di Balai Dusun Buding yang dihadiri langsung oleh Kepala Dusun, Herbandi.

Koordinator Desa KKNT IPB Desa Buding, Yanuar, menyampaikan bahwa sosialisasi ini ditujukan untuk membuka wawasan baru bagi para petani lokal di Belitung Timur.

"Sosialisasi Buding Agritech selesai kami laksanakan di tiga dusun, yaitu Dusun Limau Manis, Dusun Bukit Jaya, dan Dusun Buding. Sosialisasi ini kami lakukan kepada para petani lokal dengan tujuan membagikan pengalaman selama berdiskusi persoalan lahan pertanian yang ada di Belitung Timur khususnya di Desa Buding," ujar Yanuar kepada Posbelitung.co, Minggu (9/8/2026). 

Ia berharap hadirnya aplikasi IPB Digitani dapat menjadi jawaban bagi para petani saat menghadapi musibah serangan hama maupun kegagalan panen.

"Aplikasi Digitani yang merupakan platform terbaik dari IPB University untuk menghubungkan petani, nelayan, peternak kepada para pakar terkait. Diharapkan dengan adanya ini petani merasa terbantu dan bisa berdiskusi langsung terhadap permasalahan di lapangan dengan jawaban yang dipastikan tepat dari para pakar," ucapnya.

Tak lupa, Yanuar juga menyampaikan terima kasih atas pendampingan penuh dari jajaran BPP Kecamatan Kelapa Kampit sejak awal survei hingga pelaksanaan sosialisasi.

"Di kegiatan ini juga kami ucapkan apresiasi setinggi-tingginya untuk kehadiran Balai Penyuluhan Pertanian dari Kecamatan Kelapa Kampit dari awal kami survei lahan pertanian di Desa Buding, serta dihadirkan setiap sosialisasi dilakukan agar diskusi lebih terasa lebih teknis dan interaktif," tutupnya.

(Posbelitung.co/Kautsar Fakhri Nugraha)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.