Update Fotografer Ponorogo Diduga Rekam Perias Pengantin di Kamar Mandi, Begini Kronologi Lengkapnya
faridmukarrom August 09, 2026 04:50 PM

TRIBUNMATARAMAN.COM, PONOROGO – Kasus dugaan perekaman diam-diam terhadap seorang anggota tim makeup artist (MUA) saat berada di kamar mandi menjadi sorotan publik setelah video klarifikasi terduga pelaku viral di media sosial.

Seorang fotografer asal Ponorogo berinisial ACW mengakui telah merekam salah satu anggota tim vendor Byends Makeup tanpa sepengetahuan korban saat berada di dalam toilet. Pengakuan tersebut disampaikan melalui video klarifikasi yang beredar luas di media sosial.

Video permintaan maaf itu pertama kali diunggah melalui akun Instagram @byendsmakeup pada 3 Agustus 2026 dan langsung memicu berbagai reaksi dari warganet.

Pemilik Byends Makeup, Endin Intan Saputri (32), menceritakan kejadian itu terjadi saat timnya sedang bertugas dalam persiapan acara pernikahan.

Menurut Endin, fotografer yang kemudian menjadi sorotan tersebut datang ke lokasi acara sejak awal. Namun, sikapnya dinilai berbeda dari kebiasaan vendor lain yang biasanya memperkenalkan diri kepada tim yang bertugas.

"Jadi sebelum acara itu, fotografer datang ya. Tapi aneh tidak menyapa. Biasanya tuh memperkenalkan diri, 'Halo Mbak, saya fotografernya'. Begitu sih," ungkap Endin, Minggu (9/8/2026).

Karena tidak mendapat sapaan, Endin mengaku sempat bertanya mengenai identitas fotografer tersebut.

"Saya tanya fotografernya dari mana, dijawab sama klien saya katanya masih saudara," kata Endin.

Korban Pergoki Ponsel dari Ventilasi Kamar Mandi

Peristiwa dugaan perekaman terjadi setelah proses merias pengantin selesai. Saat itu, salah satu anggota tim Byends Makeup masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri.

Ketika berada di dalam kamar mandi, korban mengaku melihat sebuah telepon genggam diarahkan dari ventilasi bagian atas.

"HP-nya benar-benar masuk ke ventilasi atas. Dia manjat kursi plastik, kemudian HP-nya dimasukkan ke ventilasi," ujar Endin.

Menyadari dirinya diduga direkam secara diam-diam, korban langsung berteriak dan keluar dari kamar mandi dalam kondisi syok.

"Pegawai saya langsung bilang, 'Ada yang ngintipin aku tadi di kamar mandi'. Pegawai saya syok banget," tuturnya.

Rekaman Diduga Ditemukan di Ponsel

Setelah mendengar laporan korban, tim wedding bersama keluarga berusaha mencari orang yang diduga melakukan tindakan tersebut.

Menurut Endin, ada warga yang melihat seorang fotografer mengikuti korban menuju area kamar mandi sehingga kecurigaan mengarah kepada yang bersangkutan.

Suami Endin kemudian menemui fotografer tersebut dan meminta melihat isi ponselnya.

"Suami saya menemui fotografer tersebut dan meminta melihat ponselnya. Awalnya tidak menemukan bukti. Tetapi dilihat di folder baru dihapus. Setelah dibuka ternyata masih ada," papar Endin.

Kasus tersebut kemudian diselesaikan secara kekeluargaan atas permintaan pihak keluarga.

Terduga Pelaku Akui Perekaman dan Sebut Sebagai Kejahatan Seksual

Dalam video klarifikasi yang beredar, ACW mengakui telah melakukan perekaman secara sengaja tanpa sepengetahuan korban.

Ia juga menyampaikan permintaan maaf kepada korban dan seluruh tim Byends Makeup atas tindakannya.

"Saya, ACW, meminta maaf kepada tim Byends Makeup karena saya sengaja merekam tim Byends Makeup yang sedang berada di dalam toilet. Saya mengakui perbuatan saya merupakan sebuah kejahatan seksual. Saya telah melukai korban dan saya berjanji tidak akan mengulangi perbuatan tersebut," kata ACW dalam video klarifikasinya.

Dalam video yang sama, ia menyatakan menyesali perbuatannya dan siap menerima konsekuensi apabila mengulangi tindakan serupa di kemudian hari.

Pengakuan tersebut kemudian memicu perbincangan luas di media sosial karena terduga pelaku juga mengaku masih menyimpan beberapa rekaman lain di telepon genggamnya yang diduga diperoleh dengan cara serupa.

Video klarifikasi yang beredar mendapat perhatian besar dari pengguna media sosial. Berbagai komentar muncul, mulai dari kecaman hingga peringatan bagi sesama vendor pernikahan agar lebih waspada.

Salah satu komentar yang ramai mendapat perhatian berbunyi:

"Minimal lek wajahe wes elek, tindak tanduk e sing sae mas, po meneh vendor e jek sepi ndak usah aneh-aneh timbang nutup dalan rejekine dewe."

Byends Makeup Imbau Vendor Perempuan Lebih Waspada

Melalui akun Instagram resminya, Byends Makeup juga mengingatkan para vendor, khususnya perempuan, agar lebih berhati-hati saat menggunakan kamar mandi di lokasi acara maupun fasilitas umum.

Pihak Byends Makeup mengimbau agar pengguna toilet selalu memeriksa kondisi sekitar, termasuk ventilasi, celah pintu, maupun bagian lain yang berpotensi dimanfaatkan untuk melakukan perekaman secara diam-diam.

Imbauan tersebut disampaikan sebagai bentuk kewaspadaan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi kepada vendor maupun masyarakat lainnya saat bekerja di berbagai lokasi acara.

(Pramitha Kusuma/Tribunmataraman.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.