Dugaan Bullying Guru SDN 64 Jambi, Dikucilkan hingga Diterpa Isu Selingkuh
Heri Prihartono August 09, 2026 06:04 PM

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Dugaan bullying yang dialami seorang guru SD Negeri 64 Kota Jambi disebut terjadi dalam berbagai bentuk.

Suami korban, Andy, mengungkapkan istrinya tidak hanya merasa mendapat tekanan dalam pekerjaan, tetapi juga mengalami perlakuan yang menurutnya menyentuh persoalan pribadi.

Andy mengatakan, istrinya setiap hari merasa ditekan dan dikucilkan di lingkungan sekolah.

"Setiap hari dia ditekan, dikucilkan. Di sekolah dikucilkan. Bahkan temannya juga ikut di-bully," ujar Andy, Minggu (9/8/2026).

Menurut Andy, salah satu hal yang membuat istrinya semakin tertekan adalah lokasi kelas tempatnya mengajar.

Ia menyebut kelas istrinya ditempatkan cukup jauh dari toilet.

Padahal, kata Andy, istrinya memiliki kondisi yang membuatnya sering buang air.

"Bahkan kelasnya dibuat jauh dari WC, padahal dia punya penyakit yang sering buang air," katanya.

Tekanan yang dirasakan korban, lanjut Andy, juga disebut merambah persoalan pribadi.

Ia menyebut istrinya bahkan sempat diterpa isu mengenai hubungan dengan orang lain.

"Di-bully dari urusan pribadi sampai pekerjaan. Diisukan selingkuh juga," ungkapnya.

Andy mengatakan bukan hanya istrinya yang disebut mengalami tekanan.

Menurut dia, teman korban di sekolah juga ikut mendapat perlakuan yang serupa.

Kondisi tersebut kemudian membuat korban semakin tertekan.

Andy menyebut istrinya yang memiliki dua anak itu belakangan sering menangis dan kondisi emosionalnya semakin memburuk.

Andy sendiri sebelumnya bekerja dan mengajar di luar Kota Jambi.

Ia kemudian memutuskan pindah pekerjaan ke Kota Jambi agar bisa lebih dekat dengan istrinya.

Namun, menurut Andy, setelah dirinya pindah ke Kota Jambi, tekanan yang dialami istrinya di sekolah justru disebut semakin menjadi.

Kini, keluarga berharap dugaan bullying tersebut dapat ditangani secara serius dan pihak-pihak terkait dapat mencari solusi atas persoalan yang terjadi di lingkungan sekolah.

Sementara itu, Dinas Pendidikan Kota Jambi dan DPRD Kota Jambi telah turun untuk mengumpulkan informasi dari pihak sekolah maupun keluarga korban terkait persoalan tersebut. (Tribunjambi.com/M Yon Rinaldi)

Baca juga: Guru SDN 64 Jambi Diduga Dibully, Dua Kali Masuk IGD dan Dibawa ke Psikiater

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.