TRIBUNMANADO.CO.ID - Penggunaan kendaraan listrik dinilai memiliki sejumlah keuntungan dari sisi ekonomi, terutama bagi masyarakat yang dapat menghemat biaya operasional kendaraan dalam jangka panjang.
Robert Winerungan pengamat Ekonomi Sulawesi Utara menilai mobil listrik dapat menjadi salah satu alternatif transportasi yang lebih efisien dibandingkan kendaraan konvensional, khususnya dari sisi biaya energi dan perawatan.
Menurutnya, biaya penggunaan kendaraan menjadi salah satu pertimbangan penting bagi masyarakat dalam menentukan pilihan kendaraan.
Mobil listrik yang menggunakan tenaga listrik sebagai sumber energi dinilai berpotensi menekan pengeluaran untuk kebutuhan bahan bakar fosil terlebih jika penggunaan kendaraan dilakukan secara rutin.
“Selain persoalan biaya operasional, perkembangan kendaraan listrik juga dinilai dapat memberikan dampak terhadap perekonomian secara lebih luas.
Perubahan dari kendaraan berbahan bakar fosil menuju kendaraan listrik dapat mendorong tumbuhnya sektor baru, mulai dari penyediaan infrastruktur pengisian daya hingga industri pendukung kendaraan listrik,” ujar Robert saat dihubungi, Minggu (9/8/2026).
Meski demikian, Kata Robert pemerintah dinilai tidak boleh hanya melihat keuntungan kendaraan listrik dari sisi penggunaan dan penghematan biaya saat ini.
Ada persoalan jangka panjang yang juga perlu dipersiapkan, salah satunya terkait dengan baterai kendaraan listrik.
Baterai merupakan salah satu komponen utama sekaligus bagian penting dalam ekosistem kendaraan listrik.
Seiring bertambahnya jumlah kendaraan listrik yang beredar, pemerintah perlu memikirkan bagaimana baterai yang sudah tidak lagi digunakan dapat ditangani dengan baik.
“Salah satu langkah yang dapat dipertimbangkan adalah membangun sistem daur ulang baterai yang terencana. Dengan adanya sistem tersebut, baterai bekas tidak hanya menjadi limbah, tetapi masih dapat memiliki nilai ekonomi melalui proses pemanfaatan kembali material yang terkandung di dalamnya,” jelasnya.
Ia menjelaskan, persoalan tersebut menjadi semakin penting apabila penggunaan kendaraan listrik terus mengalami peningkatan dalam beberapa tahun mendatang.
Volume baterai bekas yang dihasilkan tentunya akan ikut bertambah sehingga membutuhkan sistem pengelolaan yang jelas, aman, dan berkelanjutan.
“Apalagi pemerintah sudah menganjurkan masyarakat mulai menggunakan mobil listrik, jadi ini harus dipikirkan,” tandasnya.