Kankemenag Kulon Progo Bersiap Transisi Sistem Simpatika ke EMIS GTK Lewat Sosialisasi ke Operator
Yoseph Hary W August 09, 2026 07:14 PM

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kulon Progo bersiap melakukan transisi sistem untuk kinerja para guru dan tenaga kependidikan di madrasah. Persiapan salah satunya lewat sosialisasi ke para operator hingga guru madrasah.

Kepala Seksi (Kasi) Pendidikan Madrasah, Kankemenag Kulon Progo, Muhammad Dwi Putranto menjelaskan transisi itu mengikuti arahan dalam Keputusan Menteri Agama Nomor 737 Tahun 2026. Isinya tentang Pemenuhan Beban Kerja Guru.

"Lewat arahan tersebut kami mengawal proses transisi dari sistem Simpatika ke EMIS GTK bagi para guru dan tenaga kependidikan," jelas Dwi pada Minggu (09/08/2026).

Simpatika adalah Sistem Informasi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kementerian Agama. Sedangkan EMIS GTK adalah Education Management Information System Guru dan Tenaga Kependidikan, yang akan digunakan sebagai pengganti Simpatika.

Menurut Dwi, salah satu kendala yang bisa terjadi dalam penggunaan EMIS GTK adalah tidak linearnya proses pendataan. Namun ia mengatakan kondisi itu terjadi karena sistem pusat sedang melakukan penyesuaian coding secara bertahap.

"Pada sistem tetap terbaca layak atau valid, sehingga para operator tidak perlu panik jika menemukan kasus guru yang tidak linear," ujarnya.

Dwi mengatakan EMIS GTK berfungsi untuk memastikan pencairan TPG (Tunjangan Profesi Guru) bagi guru madrasah di Kulon Progo tetap terpenuhi. Terutama tepat sasaran dan tanpa kendala teknis.

Sosialisasi transisi Simpatika ke EMIS GTK ini dilakukan di Kankemenag Kulon Progo pada Selasa (04/08/2026) lalu. Para operator juga dipandu untuk melakukan simulasi menu baru pada aplikasi EMIS GTK, terutama fitur yang dinilai penting.

"Seperti menu Tarik dari EMIS dan Mulai Analisa untuk sinkronisasi Rombongan Belajar (Rombel), hingga pembuatan akun mandiri bagi PTK (Pendidik dan Tenaga Kependidikan) melalui menu Manajemen Akun," kata Dwi.

Kepala Kankemenag Kulon Progo, Wahib Jamil mengatakan transisi sistem dari Simpatika ke EMIS GTK merupakan upaya penting dalam mewujudkan integrasi data satu pintu. Terutama dalam memastikan hak-hak guru tetap terpenuhi.

Menurutnya, operator merupakan pilar utama penentu kesejahteraan para guru dan kemajuan digitalisasi madrasah di Kulon Progo. Ia berpesan agar para operator bekerja dengan penuh dedikasi dan integritas.

"Validitas data yang dikerjakan oleh para operator akan berdampak langsung pada hak-hak seluruh tenaga pendidik," jelas Wahib.(alx)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.