TRIBUNMANADO.CO.ID – Rangkaian Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2026 tidak hanya menghadirkan kemeriahan festival bunga, tetapi juga menjadi momentum memperkuat kerja sama internasional sekaligus kepedulian terhadap lingkungan.
Hal itu terlihat dalam kegiatan penanaman bunga yang berlangsung di Show Window Kakaskasen, Kota Tomohon, Sabtu (8/8/2026).
Wali Kota Tomohon Caroll J.A. Senduk, didampingi Ketua TP-PKK Daerah Kota Tomohon drg. Jeand’arc Senduk-Karundeng, bersama Wakil Wali Kota Tomohon Sendy G.A. Rumajar hadir dalam kegiatan tersebut.
Yang menarik, penanaman bunga turut melibatkan sejumlah delegasi dan perwakilan diplomatik dari berbagai negara yang datang ke Tomohon dalam rangkaian TIFF 2026.
Para delegasi yang ambil bagian berasal dari Bosnia, Kuba, Ethiopia, Kazakhstan, Polandia, Republik Korea, Seychelles, Solomon Islands, Ukraina, Selandia Baru dan Filipina, serta perwakilan Konsul Kehormatan.
Kehadiran mereka tidak sekadar menjadi bagian dari agenda festival.
Penanaman bunga bersama tersebut menjadi simbol persahabatan sekaligus pesan kuat tentang pentingnya kolaborasi lintas negara dalam menjaga lingkungan.
Bagi Pemerintah Kota Tomohon, kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan untuk menunjukkan wajah Tomohon sebagai kota yang identik dengan bunga.
Namun pada saat yang sama memiliki komitmen terhadap kebersihan, pengelolaan lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.
Wali Kota Caroll Senduk menegaskan bahwa predikat Tomohon sebagai Kota Bunga harus berjalan beriringan dengan upaya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Menurutnya, keindahan kota tidak cukup hanya ditampilkan melalui bunga dan berbagai ornamen dalam pelaksanaan TIFF, tetapi harus menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat.
Karena itu, Pemkot Tomohon terus mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, termasuk melalui gerakan Tomohon Zero Waste.
Dalam kegiatan tersebut, pemerintah daerah bersama unsur legislatif dan masyarakat juga menyatakan Komitmen Bersama “Kota Bunga, Zero Waste”.
Komitmen ini menjadi langkah untuk membangun kesadaran bersama bahwa pengelolaan sampah bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Wali Kota menyampaikan bahwa pelaksanaan Tomohon Zero Waste akan dilakukan secara bertahap dan konsisten.
Program tersebut diharapkan tidak hanya menjadi gerakan yang muncul bersamaan dengan TIFF, tetapi dapat berkembang menjadi budaya masyarakat Kota Tomohon.
Dengan demikian, semangat menjaga kebersihan tidak hanya terlihat ketika Tomohon menjadi tuan rumah festival internasional, tetapi juga terus dilakukan setelah seluruh rangkaian kegiatan TIFF berakhir.
Program tersebut diarahkan untuk mengurangi timbulan sampah, meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pemilahan dan pengelolaan sampah, serta menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, tertata dan nyaman.
Keterlibatan delegasi internasional dalam penanaman bunga memberikan warna tersendiri dalam rangkaian TIFF 2026.
Para perwakilan negara yang hadir ikut menanam bunga di kawasan Show Window Kakaskasen.
Momen tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa TIFF tidak hanya menjadi agenda pariwisata, tetapi juga ruang untuk membangun hubungan persahabatan dan memperkenalkan berbagai program pembangunan di Kota Tomohon.
Delegasi yang berpartisipasi antara lain Mr. Armin Limo selaku Ambassador Bosnia bersama Mrs. Emina Limo; Mrs. Dagmar González Grau, Ambassador Cuba, bersama Mr. Juan Francisco Gregorio Noyola Ugalde; Mr. Fekadu Beyene Aleka, Ambassador Ethiopia, bersama Mrs. Gifty Abera Geleta.
Turut hadir Mr. Serzhan Abdykarimov, Ambassador Kazakhstan, bersama Mrs. Albina Abdykarimova; Ms. Barbara Szymanowska, Ambassador Poland; Mr. Yoon Soon-gu, Ambassador Republic of Korea, bersama Mrs. Park Chan Soon.
Dari Seychelles hadir Ambassador Mr. Nico Barito bersama Mr. Erik Harivani selaku ADC dan Mr. Aldi Darmawan sebagai staffer. Sementara dari Solomon Islands hadir Ambassador Mrs. Gladys Kamia Isihanua.
Perwakilan Ukraina diwakili Ms. Yevhenia Shynkarenko selaku Charge d’Affaires, Selandia Baru diwakili Mr. Hamza Haidon selaku Deputy Head of Mission, sedangkan Filipina diwakili Mrs. Mary Jennifer Domingo Dingal selaku Consul General.
Hadir pula Konsul Kehormatan Mr. Osco Letunggamu.
Wali Kota Tomohon melihat keterlibatan para delegasi tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap semangat menjadikan Tomohon sebagai kota yang tidak hanya dikenal karena bunga, tetapi juga karena kepedulian terhadap lingkungan.
Semangat tersebut dinilai penting untuk terus dibangun karena sektor pariwisata dan lingkungan memiliki hubungan yang erat.
Kota yang bersih dan tertata akan memberikan pengalaman yang lebih baik bagi wisatawan sekaligus meningkatkan kenyamanan masyarakat yang tinggal di dalamnya.
Usai kegiatan penanaman bunga dan komitmen “Kota Bunga, Zero Waste”, rangkaian agenda dilanjutkan dengan Launching Koperasi Sapi Perah.
Peluncuran koperasi tersebut menjadi bagian dari perhatian pemerintah daerah terhadap pengembangan sektor peternakan dan penguatan ekonomi masyarakat.
Koperasi sapi perah diharapkan dapat menjadi wadah bagi pengembangan usaha peternakan secara lebih terorganisasi.
Kehadiran koperasi juga diharapkan mampu memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat yang bergerak di sektor peternakan.
Menurut Wali Kota, pembangunan Kota Tomohon perlu dilakukan secara menyeluruh dengan memperhatikan berbagai sektor yang memiliki potensi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Tidak hanya sektor pariwisata yang terus dikembangkan melalui TIFF, sektor pertanian dan peternakan juga perlu mendapatkan ruang untuk tumbuh sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat.
Launching Koperasi Sapi Perah ini pun menjadi bagian dari upaya tersebut.
Melalui penguatan kelembagaan koperasi, pemerintah berharap sektor peternakan dapat berkembang dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat.
Rangkaian kegiatan di Show Window Kakaskasen ini pada akhirnya memperlihatkan tiga pesan besar yang ingin dibawa Pemkot Tomohon dalam TIFF 2026: memperkuat identitas Tomohon sebagai Kota Bunga, membangun kesadaran bersama mengenai kebersihan melalui gerakan Zero Waste, serta mendorong penguatan ekonomi masyarakat melalui sektor peternakan. (pet)
Baca juga: Harga Tiket Pesawat Terbaru dari Manado untuk Periode 12 - 15 Agustus 2026
(TribunManado.co.id/Pet)
-
WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini