TRIBUNBENGKULU.COM - Peristiwa tabrakan maut terjadi di Kelurahan Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara, Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara, Minggu (9/8/2026).
Seperti dilaporkan TribunManado.com, kecelakaan maut terjadi saat ajang Tournament Drag Race dan Drag Bike.
Insiden tragis terjadi usai mobil peserta jenis Honda Jazz mengalami kecelakaan hebat di tengah perlombaan.
Mobil tersebut tiba-tiba mengalami slip hingga kehilangan kendali.
Kendaraan kemudian oleng dan keluar dari jalur lintasan sebelum menghantam kerumunan penonton yang berada di pinggir arena.
Benturan tersebut menyebabkan sejumlah penonton mengalami luka-luka.
Enam orang dikonfirmasi meninggal dunia, sementara sejumlah korban lainnya mengalami luka berat dan mendapat perawatan di RS Monompia serta RS Pobundayan.
Kronologi Kecelakaan
Sebagaimana diketahui, ajang Tournament Drag Race dan Drag Bike yang digelar di Kelurahan Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara, Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara, berubah menjadi tragedi pada Minggu (9/8/2026).
Insiden terjadi ketika salah satu mobil Honda Jazz milik peserta drag race mengalami slip atau kehilangan kendali saat melaju di lintasan.
Mobil tersebut kemudian oleng dan menabrak sejumlah penonton yang berada di sisi lintasan.
Pasca-insiden, suasana di lokasi kejadian langsung dipadati warga.
Masyarakat bersama petugas bergerak membantu proses evakuasi para korban ke rumah sakit terdekat.
Sementara itu, Honda Jazz yang terlibat dalam kecelakaan mengalami kerusakan cukup parah, terutama pada bagian depan kendaraan.
Kabar kecelakaan tersebut kemudian menyebar luas di media sosial, termasuk Facebook dan TikTok.
Enam Orang Meninggal Dunia
Puluhan orang jadi korban dalam tragedi kecelakaan yang terjadi di Kelurahan Upai, Kotamobagu, Sulawesi Utara, Minggu 9 Agustus 2026.
Untuk sementara, enam orang dilaporkan meninggal dunia dalam peristiwa ini.
Adapun identitas para korban yang telah berhasil didata oleh pihak berwenang, termasuk Polres Kotamobagu, yakni:
1. Di RSUD Monompia:
2. Di RS Pobundayan:
Dalam ajang tersebut, tercatat 590 starter untuk kelas sepeda motor dan 337 starter untuk kelas mobil.
Polisi Olah TKP
Sementara itu, Polres Kotamobagu bersama Pemerintah Kota Kotamobagu dan instansi terkait melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengungkap penyebab kecelakaan.
Kapolres Kotamobagu AKBP Abdul Kholik mengatakan, proses olah TKP dilakukan bersama Pemkot Kotamobagu, dinas terkait dan panitia.
“Kami bersama pihak Pemkot Kotamobagu, dinas terkait dan panitia sementara melakukan olah TKP,” ujar AKBP Abdul Kholik saat dihubungi Tribun Manado melalui WhatsApp, Minggu (9/8/2026).
Ia mengatakan, para korban telah dievakuasi ke sejumlah rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.
Saat ini, polisi masih melakukan serangkaian tindakan penyelidikan, termasuk mengumpulkan keterangan dari para saksi yang berada di lokasi.
“Kami saat ini dalam proses mencari dan meminta keterangan saksi-saksi di lokasi kejadian, mengamankan TKP dan melakukan serangkaian tindakan kepolisian lainnya,” tutupnya.