Tribunlampung.co.id, Asahan - Seorang pegawai koperasi BTPN Mekar berinisial Eva Suryani (31) ditangkap aparat kepolisian usai nekat membuang bayi laki-laki kandungnya di tepi sungai kawasan Kecamatan Rawang Panca Arga, Kabupaten Asahan.
Baca juga: Geger Mahasiswi Melahirkan Sendiri di Kamar Kos, Kondisi Bayinya Disorot
Tindakan nekat wanita tersebut dipicu rasa panik mendalam karena bayi berusia dua hari yang baru dilahirkannya merupakan hasil hubungan gelap dengan seorang pria yang kabur usai mengetahui kehamilannya.
Ibu muda tersebut dicokok tim gabungan Polsek Kota Kisaran dan Unit PPA Polres Asahan dari kamar Mess Koperasi Mekar di Kecamatan Meranti pada Kamis (6/8/2026) malam.
Polisi sempat mendapati pelaku mengelak dan membantah pernah melahirkan, sebelum akhirnya tak bisa berkutik setelah penyidik menyodorkan bukti obat-obatan serta jejak pembakaran pampers di belakang kantor.
Saat ditemukan warga sekitar, kondisi bayi berusia dua hari itu sangat mengenaskan dengan luka cukup parah di bagian wajah akibat ditinggalkan di alam terbuka.
Bayi malang yang kini berusia hampir satu minggu tersebut langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis darurat.
Kasat Reskrim Polres Asahan, AKP Imanuel P Simamora, mengonfirmasi bahwa kondisi kesehatan sang bayi saat ini sudah berangsur pulih dan dalam penanganan intensif RSUD Abdul Manan Simatupang, Kisaran.
"Saat ini terduga pelaku yang merupakan ibu kandungnya sudah kami amankan dan masih dalam pemeriksaan intensif di Polres Asahan," terang AKP Imanuel, Jumat (7/8/2026), dilansir Tribun-Medan.com.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal penyidik, Eva mengaku menjalin hubungan gelap dengan seorang pria dan kerap bertemu di salah satu hotel.
Namun saat mengetahui Eva hamil, pria pasangan gelapnya tersebut justru melarikan diri dan enggan bertanggung jawab atas janin yang dikandung.
Kondisi tersebut membuat Eva mengalami kepanikan hebat hingga akhirnya nekat membuang bayi yang baru dilahirkannya ke tepi sungai.
"Setelah mengetahui perempuan ini hamil, si laki-laki melarikan diri sehingga pelaku panik dan membuang bayinya," kata AKP Imanuel.