Survei IPO: Elektabilitas Gibran Terendah, PAN Dukung Prabowo Dua Periode
AbdiTumanggor August 09, 2026 11:27 PM

TRIBUN-MEDAN.COM – Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Saleh Daulay menegaskan partainya sangat setuju jika Presiden Prabowo Subianto kembali menjabat untuk dua periode (2024-2029, 2029-2034). 

Menurutnya, banyak pekerjaan besar yang membutuhkan waktu lebih panjang untuk direalisasikan.

“PAN sangat setuju jika Prabowo melanjutkan 2 periode. Pekerjaan yang sedang direncanakan dan dikerjakan lumayan banyak. Tentu tidak bisa serta merta diwujudkan secara bersamaan. Dibutuhkan waktu untuk merealisasikannya,” ujar Saleh kepada wartawan, Minggu (9/8/2026).

Saleh menambahkan, hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO) yang menempatkan Prabowo sebagai tokoh dengan elektabilitas tertinggi dapat menjadi salah satu kajian untuk pencalonan kembali.

Namun, menurutnya, kinerja nyata lebih penting daripada sekadar angka survei.

“Tidak hanya berhenti pada narasi, tetapi juga aksi nyata,” tegasnya.

Ia menilai Prabowo adalah sosok pekerja keras.

“Saya yakin para menteri tidak sembarang memberi laporan. Pasti ada rasa khawatir jika Presiden tahu lebih detail. Makanya mereka akan berusaha bekerja sungguh-sungguh,” kata Saleh. 

Ia juga menilai elektabilitas Prabowo masih bisa terus meningkat karena dinamika politik masih berjalan.

Baca juga: TINGKAT Kepuasan Era Pemerintahan Prabowo Capai 63 Persen Hasil Survei IPO

Elektabilitas Prabowo Teratas

Hasil survei nasional IPO menunjukkan Prabowo Subianto berada di posisi teratas dengan elektabilitas 23,4 persen.

Direktur Eksekutif IPO, Dedi Kurnia Syah, menjelaskan keunggulan Prabowo menunjukkan pengaruh kuat sebagai presiden petahana.

Namun, ia mengingatkan posisi tersebut belum sepenuhnya aman dan bergantung pada keberhasilan kebijakan pemerintah.

“Ingatan publik perlu dijaga dengan kebijakan yang dekat dengan kebutuhan masyarakat. Jika program diterima baik, peluang Prabowo untuk kembali memenangi kontestasi periode kedua akan lebih besar,” ujar Dedi.

Di bawah Prabowo, terdapat Gubernur Jawa Barat (21,7 persen), Anies Baswedan (11,5 persen), Agus Harimurti Yudhoyono (4,5 persen), Ganjar Pranowo (4,1 persen), dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dengan elektabilitas terendah, yakni 3,9 persen.

Baca juga: Hasil Survei SMRC Kepuasan Publik Terhadap Prabowo Anjlok, Istana Sebut Pemerintah Fokus Kerja

PDI-P Ingatkan Pekerjaan Rumah

Politikus PDI-P Guntur Romli menilai masih banyak persoalan yang harus dibereskan pemerintahan Prabowo, seperti kasus keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan janji penciptaan 19 juta lapangan kerja.

“Persoalan di depan mata harus dibereskan. Hasil survei jadikan cerminan, bukan tandingan,” ujarnya.

Baca juga: Elektabilitas Prabowo Tertinggi Versi IPO, PDI-P Ingatkan PR, Nasdem: Wajar Sedang Berkuasa

Nasdem: Wajar Petahana Tertinggi

Sekjen Partai Nasdem Hermawi Taslim menilai wajar jika Prabowo memiliki elektabilitas tertinggi karena masih menjabat sebagai presiden.

“Survei itu potret sesaat. Wajar kalau Prabowo tertinggi karena beliau petahana,” katanya.

Ia menekankan, keputusan maju kembali di Pilpres 2029 akan bergantung pada keberhasilan periode pertama.

(*/Tribun-medan.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.