TRIBUNMANADO.CO.ID - KOTAMOBAGU - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kotamobagu mengambil alih kasus drag race maut di Kelurahan Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara, Kota Kotamobagu, Sulut, Minggu, 9 Agustus 2026.
Hal ini dipastikan oleh Kasat Reskrim Polres Kotamobagu Iptu Ahmad Waafi.
Kepada Tribunmanado.co.id, Waafi membenarkan bahwa kasus tersebut sudah diambil alih pihaknya.
"Iya sudah kita tangani," katanya via telepon.
Meskipun begitu, perwira dua balok ini menegaskan belum ada yang diperiksa.
"Kalau diperiksa belum ada," ucapnya.
"Saat ini kita masih fokus untuk pemulihan para korban," tegas dia.
Mantan Katim Resmob Polda Sulut ini menegaskan masih akan mempelajari soal regulasi dari kegiatan tersebut.
Waafi juga belum mengetahui soal alasan sang pebalap keluar dari jalur.
"Kalau soal itu kita masih cari tahu," tuturnya.
Sebelumnya diketahui, kecelakaan maut yang terjadi di gelaran Drag Race di sirkuit nonpermanen Kelurahan Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara, Kotamobagu, sudah menewaskan tujuh orang.
Mobil yang mengalami kecelakaan tersebut diketahui adalah pebalap dari tim Pangeran 05 McJoe bernama Tian Ngantung.
Ia turun di kelas Free For All (FFA) menggunakan mobil Honda Jazz.
Berdasarkan pantauan di lokasi, Tian awalnya melaju seperti biasa dalam lintasan balap.
Tidak terlihat adanya kendala saat mobil melaju menuju garis finis.
Namun, setelah melewati garis finis dan memasuki area pengereman sekitar 100 meter, mobil tersebut mengalami crash dan kemudian menabrak sejumlah penonton yang berdiri disisi arena.
Benturan tersebut menyebabkan sejumlah penonton menjadi korban.
Pasca-insiden, pelaksanaan Drag Race di lokasi tersebut dihentikan.
Para korban kemudian dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis.
Kapolres Kotamobagu AKBP Abdul Kholik saat dihubungi Tribun Manado melalui whatsapp mengatakan sedang melakukan olah TKP.
"Kami bersama dinas terkait sedang melakukan olah TKP," ucapnya.
AKBP Abdul Kholik menyebut, saat ini para korban telah dievakuasi ke rumah sakit terdekat.
"Kami saat dalam proses mencari dan meminta keterangan saksi-saksi di lokasi kejadian, mengamankan TKP dan melakukan serangkaian tindakan kepolisian lainnya," tutup dia.
Hingga Minggu (9/8/2026) pukul 22.40 WITA, akibat insiden drag race di Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara, dilaporkan 7 korban meninggal dan 9 orang terluka.
Korban luka tersebut masih dirawat di dua rumah sakit berbeda.
Berikut identitas para korban meninggal dan terluka yang diperoleh dari Polres Kotamobagu dan RS setempat:
1. Januni Pusung: perempuan, 35 tahun. Alamat, Desa Bilalang Baru, Kabupaten Bolmong
2. Harianti Mokoginta: perempuan. Alamat: Bilalang 3, Kabupaten Bolmong
3. Lisma Mokoginta: perempuan, 38 tahun. Alamat: Bilalang III, Bolmong
4. Ali Ponamon: laki laki, 65 tahun. Alamat: Desa Pontodon, Kota Kotamobagu
5. Bio Mokoagow: perempuan, 74 tahun. Alamat: Bilalang 3, Bolmong
6. Nilawati Mokodongan: perempuan. Alamat: Pontodon Induk, Kotamobagu
7. Rugaina Manangin: perempuan. Alamat: Bilalang, Bolmong
Dirawat di RS Monompia, Kabupaten Bolmong:
1. Hadi Toisi. Alamat: Pangian Tengah, Bolmong (LB)
2. Ali Jojang. Alamat: Bilalang 4, Bolmong (LB)
3. Murdani Pobela. Alamat: Bilalang Baru, Bolmong (LB)
4. Muxin Dondo. Alamat: Pontodon Timur, Kotamobagu (LB)
5. Arhan Mokoginta. Alamat: Bilalang 3, Bolmong (LB)
6. Rapiska Mokodongan. Alamat: Genggulang (LB)
7. Enjelia Lito. Alamat: Bilalang 3, Bolmong (LB) .
8. Prasetio Mokodongan. Alamat: Pontodon, Kotamobagu (LR) .
Dirawat di RS Pobundayan Kotamobagu:
1. Rina Longkun. Alamat: Bilalang Baru, Bolmong (LB)
Insiden maut tersebut terjadi pada drag bike yang berlangsung di Kelurahan Ipai, Kecamatan Kotamobagu Utara, Kota Kotamobagu.
Berjarak sekitar 184 km dari Kota Manado, ibu kota Sulawesi Utara.
Kejadian Minggu 9 Agustus 2026 sekitar pukul 16.00 WITA.
Turnamen ini tercatat diikuti 590 starter kelas sepeda motor dan 337 starter kelas mobil.
Sementara mobil yang mengalami kecelakaan tersebut diketahui adalah pebalap dari tim Pangeran 05 McJoe bernama Tian Ngantung.
Ia turun di kelas Free For All (FFA) menggunakan mobil Honda Jazz.
Berdasarkan pantauan di lokasi, Tian awalnya melaju seperti biasa dalam lintasan balap.
Tidak terlihat adanya kendala saat mobil melaju menuju garis finis.
Namun, setelah melewati garis finis dan memasuki area pengereman sekitar 100 meter, mobil tersebut mengalami crash dan kemudian menabrak sejumlah penonton yang berdiri di sisi arena.
Benturan tersebut menyebabkan sejumlah penonton menjadi korban.
Pasca-insiden, pelaksanaan drag race di lokasi tersebut dihentikan.
Para korban kemudian dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Polisi juga sudah mengamankan mobil jenis Honda Jazz yang terlibat tragedi drag race.
Mobil milik tim Pangeran 05 McJoe yang dikendarai Tian Ngantung itu kini berada di Mapolres Kota Kotamobagu.
Ketua panitia drag race Lucky Sugeha sempat terlihat mendatangi para korban di RS.
Lucky Sugeha menegaskan siap bertanggungjawab atas musibah itu.
Ia juga akan menanggung sepenuhnya biaya pengobatan para korban di rumah sakit. (apin/rizali/nielton)
Baca juga: Polres Kotamobagu Amankan Mobil Drag Race yang Tabrak Sejumlah Warga di Kelurahan Upai