Api Kembali Terlihat di Penanjakan, Kebakaran TNBTS Belum Padam 
Wiwit Purwanto August 09, 2026 11:32 PM

 

SURYA.CO.ID PASURUAN - Titik kebakaran di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) kembali terlihat di Penanjakan, Pasuruan, Minggu petang, setelah kebakaran sejak 3 Agustus membakar ratusan hektare lahan.

Titik kebakaran di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) masih belum padam total.

Pada Minggu (9/8/2026) petang, titik kebakaran kembali terlihat di kawasan Penanjakan yang masuk wilayah Kabupaten Pasuruan.

Dari pantauan SURYA.CO.ID  titik api tersebut terlihat dari Jemplang, Kabupaten Malang.

Baca juga: Kebakaran TNBTS Meluas hingga 520 Hektare, Bara Api Tersembunyi Jadi Ancaman 

Kemunculan api kembali menjadi perhatian karena kebakaran di kawasan TNBTS hingga kini belum sepenuhnya berhasil dipadamkan.

Informasi dari sejumlah petugas di lapangan menyebutkan, akses menuju titik kebakaran tersebut cukup sulit dijangkau.

Kondisi medan yang sulit menjadi salah satu kendala dalam upaya penanganan kebakaran di kawasan TNBTS.

Kebakaran Sejak 3 Agustus, Ratusan Hektare Terbakar

Kebakaran di kawasan TNBTS telah terjadi sejak Senin (3/8/2026).

Baca juga: Breaking News Wisata Bromo Ditutup Total Api Menjalar ke B29-B30 dan Kaldera 3 Helikopter Dikerahkan

Peristiwa tersebut menyebabkan ratusan hektare lahan di kawasan taman nasional terbakar.

Titik api yang kembali terlihat pada Minggu petang menunjukkan masih adanya kawasan yang belum sepenuhnya terbebas dari ancaman kebakaran.

Sebelumnya, kebakaran juga dilaporkan meluas hingga ratusan hektare di kawasan TNBTS.

Seluruh Pintu Masuk Bromo Ditutup Total

Dampak kebakaran tersebut turut berimbas terhadap aktivitas wisata di kawasan Gunung Bromo.

Kini seluruh pintu masuk kawasan Bromo ditutup total.

Baca juga: Kebakaran Meluas, Wisata Gunung Bromo Ditutup Total dari 5 Pintu Masuk

Penutupan dilakukan menyusul kondisi kebakaran yang masih terjadi di sejumlah titik kawasan TNBTS.

Dengan masih munculnya titik api di Penanjakan dan sulitnya akses menuju lokasi, penanganan kebakaran masih menjadi perhatian petugas di lapangan.(purwanto)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.