TRIBUNNEWSMAKER.COM - Hampir dua pekan berlalu, misteri kematian satpam di kawasan Tanggul Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat, masih belum terpecahkan.
Korban bernama Sumarna ditemukan tewas dan diduga menjadi korban pembunuhan.
Namun hingga kini, sosok yang bertanggung jawab atas kematian Sumarna belum berhasil diungkap polisi.
Belum adanya titik terang membuat keluarga korban terus dihantui kecemasan.
Terlebih, istri Sumarna, Siti Mariam, masih menunggu kepastian mengenai kasus yang menimpa suaminya.
Di tengah duka, kondisi kesehatan Siti Mariam ikut menurun karena terus memikirkan perkembangan kasus tersebut.
Ia mengaku tubuhnya mulai kurang sehat sejak kematian sang suami.
Meski begitu, Siti berusaha tetap tegar demi anak-anaknya.
Keluarga korban juga telah bersikap kooperatif selama proses penyelidikan berlangsung.
Sedikitnya tiga anggota keluarga sudah dimintai keterangan oleh pihak kepolisian.
Siti sendiri mengaku telah menjalani pemeriksaan lebih dari dua kali.
Kini, keluarga hanya berharap polisi segera menemukan pelaku dan mengungkap misteri kematian Sumarna.
Baca juga: Respons Mengejutkan Dedi Mulyadi Usai Disindir soal Jabar Belum Masuk 10 Besar IPM: Perlu Waktu
Seperti diketahui, belum adanya kepastian mengenai identitas maupun keberadaan pelaku membuat pihak keluarga hidup dalam bayang-bayang kecemasan.
Duka mendalam ini berdampak langsung pada kondisi fisik istri korban, Siti Mariam, yang mengaku kesehatannya mulai menurun akibat terus memikirkan nasib penanganan kasus suaminya.
"Alhamdulillah, anak-anak sehat. Cuma saya agak kurang sehat karena terus kepikiran," ujar Siti Mariam saat ditemui di kediamannya, Minggu (9/8/2026).
Di tengah rasa kehilangan yang mendalam, Siti berusaha untuk tetap tegar demi membesarkan anak-anaknya.
Keluarga korban pun mengaku sangat kooperatif dan telah menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada penyidik kepolisian.
Guna membantu proses penyelidikan, sedikitnya tiga orang anggota keluarga telah mendatangi kantor polisi untuk dimintai keterangan.
Siti sendiri mengaku telah berhadapan dengan penyidik lebih dari dua kali.
"Saya sudah diperiksa lebih dari dua kali," ungkap Siti.
Meski demikian, hingga Minggu (9/8/2026), pihak keluarga menyatakan belum mendapatkan informasi signifikan mengenai titik terang maupun penetapan calon tersangka dari kepolisian.
Bagi Siti dan anak-anaknya, pengungkapan kasus ini bukan sebatas menangkap pelaku, melainkan tentang mencari kepastian hukum serta keadilan atas kematian tragis Sumarna.
Keluarga berharap kepolisian bisa bergerak lebih cepat agar perkara ini tidak mengambang tanpa kejelasan.
"Harapan saya bersama keluarga, semoga kasus ini segera terungkap dan pelakunya dapat ditangkap oleh pihak kepolisian. Harapannya ingin cepat terungkap, jangan sampai berlarut-larut," tegasnya.
Hingga kini, peristiwa tewasnya satpam di kawasan Tanggul Jatiluhur tersebut masih ditangani oleh jajaran kepolisian setempat, sementara pihak keluarga terus menunggu perkembangan terbaru demi mendapat jawaban atas tragedi yang menimpa mereka.
(TribunNewsmaker.com/TribunBogor)