Liputan6.com, Jakarta - Trevoh Chalobah resmi meninggalkan Chelsea dan bergabung dengan Como pada bursa transfer musim panas ini. Bek berusia 27 tahun tersebut pindah ke klub Liga Italia dengan nilai transfer yang dilaporkan mencapai €30 juta plus bonus (sekitar Rp618,3 miliar).
Como mengikat Chalobah dengan kontrak hingga Juni 2031 setelah proses negosiasi berlangsung selama beberapa pekan. Kepindahan ini sekaligus mempertemukannya kembali dengan Cesc Fabregas, yang pernah bekerja bersamanya di Chelsea.
Transfer tersebut menjadi bagian dari langkah Como membangun skuad kompetitif di Liga Italia. Chalobah membawa pengalaman bermain di level tertinggi serta ambisi untuk membantu klub menciptakan sejarah baru.

Chalobah tiba di Italia pada Rabu untuk menjalani pemeriksaan medis sebelum transfer akhirnya diumumkan secara resmi. Ia meninggalkan Chelsea setelah meniti karier dari akademi klub London tersebut hingga menembus tim utama.
"Saya sangat senang dan merasa terhormat berada di Como," ujar Chalobah melalui situs resmi klub. "Ini adalah proyek yang ambisius dan terus berkembang, serta bekerja kembali dengan pelatih Cesc Fabregas benar-benar istimewa."

Fabregas sudah mengenal Chalobah sejak keduanya berada di Chelsea dan menyaksikan perkembangan sang bek selama bertahun-tahun. Performa tersebut turut membawanya masuk ke skuad Timnas Inggris untuk Piala Dunia 2026.
"Trevoh adalah rekrutan penting bagi kami dan pemain yang mewakili tingkat ambisi yang kami miliki di klub ini," kata Fabregas. "Dia telah berkompetisi dan meraih kemenangan di level tertinggi, tetapi dia juga memiliki keinginan besar untuk memulai babak baru dan terus berkembang."

Fabregas menilai Chalobah dapat memberikan kekuatan, kecepatan, karakter, serta kualitas teknis dalam membangun serangan dari lini belakang. Sang pelatih juga melihatnya sebagai sosok pemimpin yang mampu meningkatkan kualitas keseluruhan tim.
"Saya akan memberikan seluruh kemampuan saya setiap hari untuk membuat sejarah bersama," kata Chalobah. Kedatangannya menjadi tambahan penting bagi Como yang tengah mengusung proyek ambisius dan terus berkembang di Liga Italia.
Sumber: Football Italia