Kecelakaan, Motor vs Sepeda BMX di Jembrana Bali, IS Alami Patah Tulang, AD Lebam dan Shock
Putu Dewi Adi Damayanthi August 10, 2026 07:03 AM

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Peristiwa kecelakaan lalulintas terjadi di Jalan Surapati, Kelurahan Dauhwaru, Kecamatan Jembrana atau tepatnya di kawasan Civic Centre Kantor Bupati Jembrana, Bali, Sabtu 8 Agustus 2026. 

Kecelakaan melibatkan sebuah sepeda motor matik dengan satu unit sepeda BMX. 

Beruntung tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun begitu, pengendara sepeda motor menderita patah tulang pada hidung.

Menurut informasi yang diperoleh, peristiwa laka lantas tersebut terjadi sekitar pukul 19.55 Wita. 

Baca juga: Kecelakaan, Honda Brio Oleng dan Tabrak Truk di Sangeh Bali, NWDPWS Langsung Dilarikan ke RS

Sebelum kejadian, aktivitas di kawasan TKP tersebut memang selalu ramai terlebih lagi kemarin merupakan akhir pekan atau malam Minggu. 

Peristiwa bermula saat sepeda BMX yang ditunggangi AD bergerak melawan arus datang dari arah utara ke selatan. 

Sementara di saat yang bersamaan, dari arah berlawanan atau dari arah selatan menuju Utara bergerak sepeda motor matik DK 2080 ZS yang dikemudikan IS.

Karena jarak yang berdekatan ditambah sepeda BMX bergerak melawan arus, kecelakaan tak terhindarkan. 

Kejadian tersebut menyebabkan AD lebam pada mata dan shock, depan sepeda BMX rusak bengkok ke belakang. 

Sementara pemotor IS menderita patah tulang hidung. Selain itu sepeda motor matik yang dikendarai mengalami kerusakan pada sayap depan pecah dan lampu utama depan pecah. 

"Pengendara sepeda (BMX) masih di bawah umur," ungkap Kasat Lantas Polres Jembrana, AKP I Wayan Sugianta saat dikonfirmasi, Minggu 9 Agustus 2026.

Dia menyebutkan, tidak ada korban jiwa pasca-kejadian tersebut. 

Namun begitu, pemotor menderita patah tulang di bagian hidung, diduga benturan saat terjatuh, dan pesepeda menderita lebam di bagian mata.

"Sepeda motor dan sepeda kayuh juga alami kerusakan," sebutnya. 

Dia mengimbau agar seluruh masyarakat terutama pengguna jalan untuk tetap memantau situasi dan kondisi jalan saat berkendara. 

Kemudian taati tata tertib berlalu lintas, salah satunya tidak berkendara melawan arus karena dapat menyebabkan kerugian pada diri sendiri dan orang lain. 

"Tentunya nanti akan kami berikan pembinaan terhadap mereka yang melanggar aturan. Karena ini berpotensi membahayakan diri sendiri dan juga orang lain," imbaunya. (mpa)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.