TRIBUN-TIMUR.COM, SIDRAP — Kapolres Sidrap AKBP Indra Waspada Yuda turun langsung membantu petani yang terdampak kekeringan di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan.
Ia mengerahkan kendaraan water canon untuk menyuplai air ke sawah milik Syamsuddin, petani di Desa Kanie, Kecamatan Maritengngae, Minggu (9/8/2026).
Desa Kanie berjarak sekitar enam kilometer dari Polres Sidrap yang berada di Jalan Bau Massepe, Kelurahan Pangkajene, Kecamatan Maritengngae atau sekitar 10 menit menggunakan kendaraan.
Sekitar pukul 16.00 Wita, Indra bersama personel Brimob Parepare menyemprotkan air ke petak sawah seluas 30 are yang terdampak kekeringan.
Bantuan tersebut dilakukan untuk menjaga kondisi tanaman padi agar tetap mendapatkan pasokan air di tengah kemarau.
Kekurangan air dapat menghambat pertumbuhan tanaman padi, terutama ketika terjadi pada fase pertumbuhan yang membutuhkan pasokan air cukup.
Langkah tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian kepolisian terhadap sektor pertanian yang menjadi sumber penghidupan banyak masyarakat di Sidrap.
Indra Waspada Yuda diketahui baru menjabat sebagai Kapolres Sidrap sejak 3 Agustus 2026.
Sejak awal bertugas, ia mulai melakukan sejumlah kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Ia mengatakan, Polres Sidrap akan terus berupaya memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk membantu petani yang menghadapi persoalan kekeringan.
“Insya Allah kami akan terus berupaya agar Polres Sidrap berdampak untuk masyarakat. Termasuk bantuan air yang langsung disemprotkan ke sawah-sawah,” kata Indra, Minggu (9/8/2026).
Menurutnya, dukungan terhadap petani juga menjadi bagian dari sinergi antara kepolisian dan pemerintah daerah dalam menghadapi dampak kemarau.
Upaya serupa sebelumnya dilakukan Pemerintah Kabupaten Sidrap melalui sejumlah perangkat daerah, seperti Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan serta BPBD.
Petugas dikerahkan untuk membantu menyalurkan air ke lahan pertanian yang mengalami kekurangan pasokan air.
Sidrap sendiri dikenal sebagai salah satu daerah sentra produksi pangan di Sulawesi Selatan.
Pertanian juga menjadi salah satu sektor utama yang menopang perekonomian masyarakat.
Program peningkatan indeks pertanaman (IP) 300 yang didorong Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif juga menargetkan tiga kali tanam dan tiga kali panen dalam setahun dan turut mendapat dukungan dari Kapolres Sidrap, Indra Waspada Yuda.
Program tersebut membutuhkan dukungan ketersediaan air yang memadai agar produktivitas lahan dapat dipertahankan dan target tanam dapat berjalan optimal.
Indra berharap sinergi antara kepolisian dan pemerintah daerah dapat terus diperkuat untuk membantu petani menghadapi berbagai persoalan di lapangan.
“Semoga kami bisa terus mendukung program-program Bapak Bupati Sidrap sehingga Polres dan pemerintah daerah saling bersinergi membantu petani dan juga masyarakat,” tambahnya.