SDK Ingatkan PMII Tetap Jalankan Fungsi Kontrol, Tak Ragu Sampaikan Kritik
Nurhadi Hasbi August 10, 2026 09:47 AM

 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sulawesi Barat (Sulbar) dan Pengurus Cabang (PC) PMII Kabupaten Mamuju periode 2026-2028 resmi dilantik, Minggu (9/8/2026).

Pelantikan berlangsung di Ballroom Grand Hotel Maleo Mamuju dan dilakukan langsung oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Pengurus Besar (PB) PMII, Ahmad Syahrul Fadhil.

Kegiatan tersebut dihadiri Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK), yang juga Ketua Pengurus Wilayah (PW) Ikatan Alumni PMII (IKA PMII) Sulbar.

Hadir pula Ketua Majelis Pembina Daerah (Mabinda) PKC PMII Sulbar, Isra D Pramulya, yang kini menjabat Komisaris PT Brantas Abipraya (Persero).

Baca juga: PMII Mamuju Geruduk Kejati Sulbar, Singgung Dugaan Masalah KDKMP dan MBG

Baca juga: PMII Sulbar Rapor Merah Polda Sulbar, Soroti Dugaan Tebang Pilih dalam Kasus Pengeroyokan Kader

Pelantikan tersebut sekaligus dirangkaikan dengan konsolidasi akbar kader PMII se-Sulbar.

Dalam kesempatan itu, SDK berpesan agar para pengurus dan kader PMII tetap berpegang teguh pada nilai-nilai ajaran Islam Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) sebagai kompas sekaligus ideologi gerakan.

"Ber-PMII itu adalah memegang teguh ajaran Islam Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja)," kata SDK.

Ada empat pesan penting yang disampaikan SDK di hadapan ratusan kader PMII se-Sulbar.

Pesan pertama berkaitan dengan hubungan manusia dengan Tuhan.

SDK mengingatkan para kader agar tetap berpegang pada ajaran agama dalam menjalani kehidupan, baik ketika berada dalam kondisi senang maupun saat menghadapi kesulitan.

Pesan kedua berkaitan dengan penghormatan kepada orang tua.

Menurut SDK, seorang anak tidak sepatutnya melawan atau meninggikan suara kepada orang tua yang telah melahirkan dan membesarkannya.

"Yang kedua jangan kau lawan orang tuamu. Tidak bisa lawan orang tua yang melahirkan kita," katanya.

Pesan ketiga berkaitan dengan hubungan murid dengan guru.

SDK mengatakan guru memiliki peran penting dalam membekali seseorang dengan pengetahuan, etika, moral, serta bekal kehidupan.

"Yang ketiga jangan kau lawan gurumu. Karena gurulah yang akan menerangi perjalanan hidupmu," ujarnya.

Sementara pesan keempat, SDK meminta kader PMII menghormati penguasa yang bijak.

SDK Minta PMII Tak Ragu Kritik Pemerintah

SDK mengatakan PMII memiliki posisi penting sebagai wadah mahasiswa Islam sekaligus organisasi pergerakan.

Menurutnya, kader PMII tidak hanya dituntut menjadi kader bangsa, tetapi juga harus menjalankan fungsi kontrol sosial terhadap jalannya pemerintahan.

PELANTIKAN - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Pengurus Besar (PB) PMII, Ahmad Syahrul Fadhil, lantik PKC PMII Sulbar dan PC PMII Mamuju di Ballroom Grand Hotel Maleo Mamuju, Minggu (9/8/2026)
PELANTIKAN - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Pengurus Besar (PB) PMII, Ahmad Syahrul Fadhil, lantik PKC PMII Sulbar dan PC PMII Mamuju di Ballroom Grand Hotel Maleo Mamuju, Minggu (9/8/2026) (Tribun-Sulbar.com/ist)

"Kalau ada hal-hal yang bagus di pemerintah pasti dia support. Tapi kalau ada hal-hal yang di luar dari kepentingan publik, tentu dia kritisi dan itu kita harus terima sebagai pemimpin," katanya.

Suhardi Duka menyebut kritik dari organisasi mahasiswa merupakan bagian penting dalam menjalankan pemerintahan.

Karena itu, dia meminta kader PMII tidak ragu menyampaikan persoalan yang dianggap perlu diperbaiki.

"Jadi kalau ada hal yang miring, datang ke saya, kita dialog, supaya pemahamannya kita satu," ujarnya.

Menurut SDK, dialog dapat menjadi ruang untuk menyamakan pemahaman sebelum persoalan berkembang menjadi aksi di lapangan.

"Kalau ternyata kita sepakati perbaikan perubahan tidak dilakukan demo dia ya gitu," pungkasnya.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.