SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Tiga tokoh Sumatera Selatan (Sumsel), yakni Augy Bunyamin, Dr H Hendri Zainudin MA, dan Ir H Amiruddin, M.Si., kini hadir sebagai distributor CUANtech Palembang.
Ketiganya dipercaya menjadi distributor peralatan dapur untuk mendukung operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Sumsel.
Augy Bunyamin diketahui merupakan mantan petinggi Sriwijaya FC, mantan Direktur Utama PT Swarna Dwipa, serta mantan Sekretaris Asprov PSSI Sumsel.
Sementara Dr H Hendri Zainudin MA merupakan mantan Presiden Klub Sriwijaya FC. Adapun Ir H Amiruddin, M.Si. pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumsel.
"Kita bertiga ditunjuk menjadi distributor alat-alat dapur MBG dengan merek CUANtech. Kami memasarkan serta menjual alat-alat tersebut khusus di wilayah Sumsel," ungkap Augy Bunyamin kepada Sripoku.com, Minggu (7/8/2026).
Augy mengatakan, keberadaan peralatan tersebut menjadi penting karena saat ini terdapat sekitar 1.400 dapur MBG di Sumsel.
Menurutnya, terdapat sejumlah peralatan yang direkomendasikan dan tercantum dalam petunjuk teknis (juknis) Badan Gizi Nasional (BGN).
Beberapa di antaranya yakni mesin pengupas telur, cover bumbu, blender, gas deep fryer, serta mesin pemotong sayur.
"Alat-alat tersebut memang dibutuhkan hampir semua dapur. Saat ini sudah ada sekitar 70 dapur yang melakukan transaksi dan memesan alat-alat tersebut. Sebagian juga sudah kami distribusikan ke masing-masing dapur," jelasnya.
Gandeng APJI Sumsel
Dalam memasarkan produk tersebut, CUANtech Palembang juga bekerja sama dengan Asosiasi Pengusaha Jasa Boga Indonesia (APJI) Sumsel yang diketuai Hj Susi Sulaiha.
Augy menyebut Ketua APJI Sumsel telah menyosialisasikan kebutuhan peralatan tersebut kepada para anggotanya yang memiliki dapur MBG.
"Kami dari CUANtech Palembang bekerja sama dengan APJI yang diketuai oleh Ibu Susi Sulaiha. Ketua APJI sudah menyarankan kepada seluruh anggota yang memiliki dapur untuk segera memesan alat-alat tersebut," katanya.
Augy mengatakan, saat ini terdapat sejumlah merek yang menawarkan peralatan serupa. Namun, pihaknya optimistis CUANtech mampu bersaing dari sisi kualitas maupun nilai produk.
Menurutnya, sejumlah pengelola dapur MBG bahkan lebih memilih peralatan CUANtech dibandingkan merek lainnya.
"Kenapa kami memilih CUANtech menjadi distributor, karena seperti diketahui visi dan misi CUANtech memiliki slogan Creative Usaha Anak Nusantara," ujarnya.
Dukung Standar Higienis Dapur MBG
Lebih lanjut, Augy menjelaskan penggunaan mesin-mesin tersebut bukan hanya untuk mempermudah proses pengolahan makanan, tetapi juga mendukung aspek kebersihan dan keamanan pangan.
Penggunaan peralatan yang sesuai standar dinilai dapat membuat proses pengolahan makanan lebih higienis, mengurangi potensi kontaminasi bakteri, serta membantu menjaga kandungan gizi dan nutrisi bahan makanan.
"Agar memenuhi standar laik, higienis, sanitasi (SLHS). Ini juga diutarakan langsung oleh Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono, di mana dapur yang tidak memiliki SLHS akan segera ditutup," terangnya.
Menurut Augy, seluruh dapur MBG di Sumsel dalam waktu dekat akan menjalani pemeriksaan dan audit kelayakan.
"Di sinilah peran kami CUANtech untuk mempermudah SPPG dalam mendapatkan SLHS," katanya.
• Perjuangan Kholid, Rowi dan Alex Antarkan Ogan Ilir Juara Petanque Sumsel
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua APJI Sumsel Hj Susi Sulaiha yang telah membantu melakukan sosialisasi mengenai pentingnya pemenuhan standar SLHS kepada para anggota APJI.
Bagi pengelola dapur MBG yang membutuhkan informasi maupun ingin mendapatkan peralatan CUANtech, dapat menghubungi kantor CUANtech Palembang yang beralamat di Jalan Jenderal Sudirman, eks Numa Kafe.
"Yang berminat dapat menghubungi kantor CUANtech Palembang yang beralamat di Jl. Jenderal Sudirman (eks Numa Kafe)," pungkasnya.