BOLASPORT.COM - Bek anyar Como 1907, Trevoh Chalobah, mengungkapkan kebanggaannya usai resmi bergabung dengan klub milik pengusaha asal Indonesia, Hartono Bersaudara.
Setelah melalui proses negosiasi yang cukup panjang, Como 1907 akhirnya meresmikan perekrutan Trevoh Chalobah dari Chelsea pada Minggu (9/8/2026) waktu setempat.
Klub berjulukan I Lariani tersebut memboyong Chalobah dengan nilai transfer mencapai 36 juta euro atau setara dengan Rp744 miliar.
Nominal tersebut terbagi atas biaya transfer pokok sebesar 30 juta euro serta bonus tambahan senilai 6 juta euro.
Bersama Como, bek asal Inggris tersebut menyepakati kontrak berdurasi lima tahun hingga 30 Juni 2031.
"Como 1907 dengan bangga mengumumkan perekrutan permanen bek internasional Inggris, Trevoh Chalobah, dari Chelsea," demikian isi pernyataan resmi klub.
Usai diresmikan, Chalobah menyampaikan perasaan bangganya dapat menjadi bagian dari proyek ambisius Como.
Sepak terjang klub yang disokong Djarum Group ini memang terus mencuri perhatian publik.
Setelah memastikan diri promosi ke Serie A pada musim 2024-2025, performa Como terus melonjak pesat.
Puncaknya, tim asuhan Cesc Fabregas tersebut sukses mengamankan tiket ke Liga Champions untuk pertama kalinya dalam sejarah klub pada musim 2026-2027.
Pemain berusia 27 tahun itu juga mengaku antusias bisa kembali bekerja sama dengan Cesc Fabregas.
Keduanya sempat berada di ruang ganti yang sama sebagai rekan setim ketika Chalobah menembus skuad utama Chelsea pada 2018.
Kini kolaborasi mereka berlanjut dalam relasi pelatih dan pemain.
"Saya sangat senang dan merasa terhormat bisa berada di sini, di Como," ujar Chalobah dikutip BolaSport.com dari Tutto Como.
"Ini adalah proyek ambisius yang berkembang pesat."
"Kesempatan untuk kembali bekerja sama dengan Cesc Fabregas rasanya sungguh istimewa."
"Saya tidak sabar untuk membagikan pengalaman kepada tim, merasakan atmosfer stadion, dan menjalin hubungan erat dengan para penggemar."
"Saya akan memberikan yang terbaik setiap hari untuk mengukir sejarah bersama," tutur Chalobah menambahkan.
Kehadiran bek bertinggi badan 192 sentimeter ini diyakini bakal memperkokoh lini pertahanan Como menjelang bergulirnya musim baru.
Langkah memperkuat sektor belakang menjadi krusial mengingat catatan impresif yang mereka raih pada musim lalu.
Como mencatatkan rekor sebagai tim dengan lini pertahanan terbaik di Serie A usai hanya kebobolan 29 gol sepanjang musim.
Karakter permainan Chalobah pun dinilai sangat cocok dengan skema yang diusung Fabregas.
Sebagai seorang bek tengah, ia memiliki ketenangan dalam menguasai bola sehingga mampu membantu menginisiasi serangan dari lini belakang serta tidak mudah panik saat mendapatkan tekanan dari pemain lawan.
Selain ditunjang kemampuan teknis yang mumpuni, postur tubuh Chalobah yang tinggi dan atletis memberikan keunggulan ekstra dalam memenangi duel fisik, baik di udara maupun di darat.