Tekanan darah yang stabil menjadi salah satu indikator penting untuk menjaga kesehatan tubuh. Pasalnya, tekanan darah yang terlalu tinggi maupun terlalu rendah dapat memengaruhi fungsi organ dan meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan.
Kebiasaan sehari-hari, mulai dari pilihan makanan dan minuman, aktivitas fisik, kualitas tidur, hingga asupan garam, turut berperan dalam menjaga tekanan darah.
Urusan minuman, kamu bisa mengandalkan konsumsi 3 minuman berwarna merah alami ini. Bahannya mudah didapat dan rasanya nikmat menyegarkan.
3 minuman merah yang bantu jaga tekanan darah
1. Jus bit
Foto: iStock |
Jus bit terkenal dengan khasiatnya untuk menurunkan tekanan darah. Jus bit kaya akan nitrat, senyawa alami yang bersifat menurunkan tekanan darah. Hal ini dikarenakan tubuh mengubah nitrat menjadi oksida nitrat, yang berfungsi melebarkan pembuluh darah.
Sebuah tinjauan ilmiah yang diterbitkan dalam jurnal Frontiers in Nutrition tahun 2022 mengkaji 7 penelitian mengenai efek jus bit terhadap tekanan darah. Hasilnya menunjukkan bahwa minuman tersebut menurunkan tekanan darah sistolik pada individu yang menderita hipertensi.
2. Jus tomat
Bahannya mudah didapat dan rasanya asam segar, jus tomat bisa kamu racik untuk menurunkan tekanan darah. Sebuah studi tahun 2019 yang diterbitkan dalam Food Science and Nutrition meneliti dampak jus tomat tanpa tambahan garam terhadap para partisipan.
Rata-rata, para partisipan mengonsumsi sekitar 200 mililiter minuman tersebut setiap hari selama satu tahun. Hasilnya, para peneliti mengamati adanya penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik pada 94 orang yang menderita tekanan darah tinggi atau prehipertensi yang belum mendapatkan pengobatan.
3. Jus delima
Foto: Getty Images/PhotoIris2021 |
Delima atau pomegranate terkenal sebagai buah kaya antioksidan. Penelitian juga telah mengaitkan jus delima dengan perbaikan tekanan darah.
Sebuah meta-analisis yang diterbitkan dalam Pharmacological Research pada tahun 2017 mengkaji delapan uji coba acak terkontrol plasebo yang melibatkan 574 partisipan.
Sebagian peserta meminum jus tersebut secara rutin selama dua minggu, sementara yang lain melanjutkannya hingga 18 bulan. Analisis menunjukkan bahwa konsumsi jus delima menurunkan tekanan darah sistolik maupun diastolik, dengan penurunan tekanan sistolik terjadi terlepas dari durasi konsumsinya.

Foto: iStock
Foto: Getty Images/PhotoIris2021



