TRIBUNWOW.COM - Aldi Taher tengah menikmati kelancaran rezeki dari berbagai aktivitas, mulai dari pekerjaan di dunia hiburan hingga bisnis kuliner.
Penghasilan yang diperolehnya tidak hanya digunakan untuk kepentingan pribadi.
Aldi memilih mengalokasikan sebagian hasil kerja kerasnya untuk keluarga, termasuk membantu biaya pengobatan sang ibu yang tengah menjalani perawatan akibat stroke.
Terbaru, Aldi mengembangkan bisnis kuliner dengan membuka cabang restoran ayam goreng.
Sebelumnya, bisnis burger miliknya sempat menjadi perhatian publik.
Aldi mengatakan bisnis ayam goreng tersebut dibangun bersama sejumlah rekannya sebagai salah satu bentuk usaha untuk membantu biaya pengobatan sang ibu.
"Buka Ayam Goreng Basah ini jujur, aku sama Bang Rehan dan teman semua untuk ibu kita dan ibunya anak-anak kita.
Nyari berkah, nyari rida Allah," kata Aldi Taher di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, baru-baru ini.
Baca juga: Lesti Kejora Balas Budi, Beri Dukungan untuk Ruben Onsu saat Menghadapi Konflik dengan Sarwendah
Menurut Aldi, keuntungan bisnis tersebut akan dibagikan bersama para rekannya.
Sebagian keuntungan yang menjadi haknya akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan pengobatan sang ibu.
"Bentuk bakti kepada orang tua. Saya juga dapat uang dari ayam goreng basah ini, alhamdulillah, sharing dari teman-teman, ya.
Profitnya untuk ibu berobat, sakit stroke," ujar Aldi.
Aldi kemudian mengenang kondisi keluarganya ketika sang ibu pertama kali mengalami stroke.
Saat itu, ia mengaku kesulitan membiayai pengobatan ibunya karena kondisi finansial keluarga.
Ia menyebut sang ayah yang berprofesi sebagai pegawai negeri harus memenuhi kebutuhan enam anak.
"Waktu ibu saya stroke pertama, saya kurang biaya untuk berobat. Ayah saya pegawai negeri, ya, gajinya pas-pasan, anaknya enam," ujar Aldi Taher.
Aldi mengaku saat itu belum dapat membawa ibunya mendapatkan pengobatan yang layak karena keterbatasan dana.
Kini, kondisi ekonomi Aldi berangsur membaik. Ia pun berusaha memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membantu kebutuhan keluarga, khususnya biaya pengobatan sang ibu. (*)