TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Sorakan siswa terdengar saat Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri tiba di SMP Negeri 3 Tenggarong, Senin (10/8/2026).
Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri hadir bersama Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura ke-21, Sultan Aji Muhammad Arifin, Wakapolres Kukar, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara.
Di antara para siswa, sejumlah orang tua juga tampak hadir menyaksikan langsung penyaluran perlengkapan sekolah gratis.
Suasana semakin semarak ketika Aulia Rahman Basri menyapa siswa dan orang tua yang berada di lokasi.
Para siswa terlihat tersenyum lebar saat menerima paket perlengkapan sekolah.
Baca juga: Pemkab Kutai Kartanegara Garansi Seragam Gratis, Siswa Baru Diizinkan Pakai Baju Bebas
Bagi orang tua, pembagian tersebut menjadi kabar baik karena sebagian kebutuhan sekolah anak dapat terpenuhi tanpa harus membeli sendiri.
Momen tersebut sekaligus menandai dimulainya program perlengkapan sekolah gratis Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara untuk tahun ajaran 2026/2027.
Lebih dari 30 ribu siswa baru dari jenjang PAUD, TK, SD hingga SMP menjadi sasaran program tersebut.
Bantuan yang diberikan tidak hanya berupa seragam sekolah.
Paket perlengkapan juga mencakup pakaian batik, pakaian olahraga, tas, sepatu, kaos kaki hingga buku dan perlengkapan belajar lainnya.
Baca juga: Disdikbud Kukar Siapkan Sanksi Bagi Pelaku Pungli SPMB, Program Seragam Gratis Tunggu Data Siswa
Bupati Kukar Aulia Rahman Basri mengatakan, program tersebut merupakan salah satu bentuk pelaksanaan program dedikasi Kukar Idaman Terbaik di bidang pendidikan.
“Hari ini kita melaksanakan salah satu program dedikasi dari Kukar Idaman Terbaik, yaitu pembagian perlengkapan sekolah gratis yang merupakan kewajiban dari Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara,” kata Aulia Rahman Basri.
Ia menegaskan, program tersebut tidak tepat jika hanya disebut sebagai pembagian seragam gratis karena kebutuhan yang diberikan jauh lebih beragam.
“Kita bukan menyebutnya sebagai seragam sekolah gratis, tetapi perlengkapan sekolah gratis. Karena isinya bukan hanya seragam, tetapi mulai dari sepatu, kaos kaki, baju, celana, topi, tas, hingga buku,” jelasnya.
Menurut Aulia Rahman Basri, bantuan tersebut diharapkan membuat siswa lebih siap mengikuti proses pendidikan sekaligus membantu meringankan kebutuhan keluarga.
Baca juga: Pemkab Kukar Siapkan Anggaran Perlengkapan Sekolah Gratis untuk Siswa PAUD hingga SMP
“Sehingga anak-anak kita siap untuk mengikuti pendidikan di semua jenjang, baik tingkat PAUD, TK, SD maupun SMP,” katanya.
Ia berharap seluruh siswa dapat memulai tahun ajaran dengan perlengkapan yang memadai dan memiliki semangat yang sama dalam mengikuti pendidikan.
“Kita berharap dengan pembagian perlengkapan sekolah gratis ini, anak-anak kita memiliki semangat dan spirit yang sama ketika memulai pendidikan di seluruh jenjang pendidikan yang ada di Kabupaten Kutai Kartanegara,” tuturnya.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar, Heriyansyah mengatakan, proses distribusi perlengkapan dilakukan melalui sekolah masing-masing.
Anggaran dari Disdikbud akan disalurkan kepada sekolah.
Baca juga: SMPN 1 Tenggarong Sosialisasikan Bantuan Perlengkapan Sekolah untuk Siswa Kelas 7
Selanjutnya, koperasi sekolah membantu proses pembagian perlengkapan kepada para peserta didik.
“Jadi kalau teknis penyaluran sumber anggarannya kan dari dinas pendidikan ya. Nanti akan kita distribusikan langsung kepada sekolah. Sekolah nanti melalui kooperasi itu distribusikan kepada seluruh peserta didik yang ada di sekolah-sekolah ini,” kata Heriyansyah.
Ia menargetkan seluruh distribusi perlengkapan sekolah dapat selesai dalam waktu satu bulan.
Bagi siswa yang sebelumnya sudah melengkapi kebutuhan sekolah secara mandiri, pemerintah juga menyiapkan mekanisme reimbursement sesuai ketentuan yang berlaku.
Heriyansyah memastikan seluruh siswa baru menjadi sasaran program.
Baca juga: Disdikbud Samarinda Minta Warga Awasi Pengadaan Perlengkapan Sekolah
Nilai bantuan disesuaikan dengan jenjang pendidikan, namun diberikan secara merata pada jenjang yang sama tanpa membedakan lokasi sekolah.
“Jadi SMP misalnya kita berikan, contoh ya misalnya SMP itu kita berikan misalnya Rp950 ribu, nah itu semuanya rata melalui kooperasi,” sebutnya.
Terkait rincian total anggaran program, Heriyansyah mengatakan data tersebut berada pada bidang teknis masing-masing.
“Saya kurang tahu persis ya, nanti rinciannya itu ada di bidang masing-masing agar lebih akurat,” timpalnya.
Ia memastikan anggaran program telah disiapkan dan menjadi perhatian pemerintah daerah.
Baca juga: Bisa Reimbursement, Ini Aturan Penyaluran Bantuan Seragam Sekolah Gratis di Kutai Kartanegara
“Kita plotkan, sudah di-plot oleh Pak Bupati, insya Allah ini, ya dalam bulan ini sudah kita distribusikan semua,” ujarnya.
Sinta, salah satu orang tua siswa TK Negeri 01 Tenggarong, menjadi salah satu penerima manfaat program tersebut.
Ia mengaku senang karena perlengkapan sekolah anaknya telah dipenuhi melalui bantuan pemerintah daerah.
“Senang, terbantu, terima kasih banyak untuk semuanya, untuk Bapak Bupati,” kata Sinta.
Menurutnya, paket yang diterima cukup lengkap, mulai dari seragam sekolah, seragam batik, pakaian olahraga, tas, kaos kaki, buku hingga pensil warna.
Baca juga: Jadwal Distribusi Seragam Sekolah Gratis dari Disdikbud Kaltim, Anggarannya Rp65 Miliar
“Semua seragam sekolah, termasuk batik, seragam olahraga, semuanya dapat,” ujarnya.
Sinta mengatakan dirinya belum membeli perlengkapan sekolah anaknya karena sebagian besar kebutuhan tersebut sudah diperoleh melalui program Pemkab Kutai Kartanegara.
“Belum, ini semuanya dapat dari sini,” tutupnya. (*)