Daftar Kekayaan Destry Damayanti Calon Tunggal Gubernur Bank Indonesia yang Diusulkan Prabowo ke DPR
Musahadah August 10, 2026 03:05 PM

 

SURYA.CO.ID I JAKARTA - Ini lah daftar kekayaan Destry Damayanti, Deputi Senior Gubernur Bank Indonesia yang resmi menjadi calon tunggal Gubernur Bank Indonesia.

Nama Destry Damayanti disampaikan Presiden Prabowo Subianto melalui Surat Presiden (Surpres) kepada DPR untuk mendapatkan persetujuan.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi yang membawa Surpres mengungkapkan hal itu di depan media di Gedung DPR RI pada Senin (10/8/2026). 

“Namanya tunggal satu nama yaitu atas nama ibu Destry yang beliau sekarang menjabat Penjabat Gubernur BI Sementara,” ujar Prasetyo Hadi.

Destry Damayanti sebelumnya menjadi Penjabat Sementara Gubernur Bank Indonesia (BI) menggantikan Perry Warjiyo yang mengundurkan diri pada 27 Juli 2026.

Baca juga: Rekam Jejak Destry Damayanti Gubernur BI Sementara Gantikan Perry Warjiyo yang Mundur, Karir Moncer

Prasetyo Hadi sebelumnya mengatakan banyak nama yang masuk dalam nominasi untuk mengisi jabatan Gubernur BI.

“Ada ya. Ada beberapa nama banyak, banyak,” kata Prasetyo Hadi di Wisma Negara, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (7/8/2026).

Prasetyo mengatakan sebagai Deputi Senior dan kini menjabat sementara Gubernur BI nama Destry dipertimbangkan Presiden.

“Apakah Ibu Destry salah satu yang dipertimbangkan atau nama yang termasuk dibahas, ya bisa kami sampaikan itu sudah pasti sebagai Pejabat Gubernur sementara,” katanya.

Beberapa calon Gubernur BI tersebut ada yang telah dipanggil ke Istana oleh Presiden Prabowo Subianto. 

Mereka diajak berdiskusi oleh presiden mengenai kondisi yang terjadi sekarang ini yang berkaitan dengan tugas Bank Indonesia. “Ada, untuk diajak diskusi arahnya bagaimana, ada ya,” katanya.

Sesuai mekanisme yang diatur dalam Undang-Undang Bank Indonesia, Presiden mengusulkan calon Gubernur BI kepada DPR RI.  

Selanjutnya DPR akan melaksanakan proses uji kelayakan dan kepatutan sebelum memberikan persetujuan.

Siapakah Destry Damayanti? 

SEMENTARA - Destry Damayanti (kanan), Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia yang kini menduduki jabatan Gubernur BI sementara setelah Perry Warjiyo mundur. 
SEMENTARA - Destry Damayanti (kanan), Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia yang kini menduduki jabatan Gubernur BI sementara setelah Perry Warjiyo mundur.  (Kolase Tribunnews/bi.go.id)

ikutip dari bi.go.id, Desty Damayanti lahir di Jakarta pada tahun 1963.

Gelar Sarjana Ekonomi diraih dari Universitas Indonesia, sementara gelar Master of Science dari Field of Regional Science Cornell University, New York, USA.

Destry Damayanti mengawali karier sebagai Senior Economic Adviser Duta Besar Inggris untuk Indonesia pada tahun 2000-2003.

Dia juga tercatat sebagai peneliti dan pengajar di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia pada tahun 2005-2006. 

Selain itu, Destry juga menjadi Kepala Ekonom Mandiri Sekuritas pada tahun 2005-2011. 

Kariernya berlanjut menjadi Kepala Ekonom Bank Mandiri pada tahun 2011-2015. 

Dia kemudian menjadi Ketua Satuan Tugas Ekonomi Kementerian BUMN pada tahun 2014-2015 serta sebagai Anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) untuk periode 2015-2019.

Pada 2019, Destry Damayanti diajukan Presiden Joko Widodo sebagai calon Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI).

Dalam uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di Komisi XI DPR RI, ia memaparkan berbagai tantangan yang dihadapi bank sentral, mulai dari menjaga stabilitas nilai tukar hingga mempertahankan momentum pertumbuhan ekonomi.

Menurut Destry, perubahan lanskap ekonomi akibat digitalisasi menuntut Bank Indonesia untuk menjadi institusi yang lebih proaktif, adaptif, dan inovatif dalam merumuskan kebijakan.

"Dengan landscape perekonomian yang berubah dengan digitalisasi BI harus proaktif, adaptif, dan inovatif dalam bentuk respons kebijakan," ujarnya saat itu.

Ia juga menekankan bahwa digitalisasi sistem pembayaran harus mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk kelompok berpendapatan rendah dan pelaku UMKM, agar dapat meningkatkan kesejahteraan.

"Sistem pembayaran, digitalisasi harus bisa dimanfaatkan seluruh lapisan masyarakat, terutama yang berpendapatan rendah dan UMKM untuk meningkatkan kesejahteraan," papar Destry.

Selain itu, Destry menilai pendekatan yang adaptif akan membantu Bank Indonesia meminimalkan dampak volatilitas ekonomi global terhadap perekonomian nasional.

Ia juga menegaskan pentingnya optimalisasi bauran kebijakan BI yang meliputi kebijakan moneter, makroprudensial, sistem pembayaran, koordinasi antarlembaga, serta pendalaman pasar keuangan sebagai upaya menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi.

Destry Damayanti akhirnya resmi menjadi Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia berdasarkan Keputusan Presiden RI No.74/P Tahun 2019 tanggal 29 Juli 2019 untuk periode 2019-2024, dan mengucapkan sumpah jabatan pada tanggal 7 Agustus 2019. 

Pada Keputusan Presiden RI Nomor 74/P Tahun 2024 tanggal 10 Juli 2024 Destry Damayanti kembali ditetapkan menjadi Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia untuk periode 2024-2029, dan mengucapkan sumpah jabatan pada tanggal 7 Agustus 2024.

Daftar Kekayaan Destry Damayanti

Destry terakhir kali melaporkan hartanya di situs LHKPN pada 19 Maret 2026 untuk periodik 2025.

Sumber harta terbanyak Destry Damayanti berasal dari tanah dan bangunan sebesar Rp57 miliar.

Lalu disusul dari harta surat berharga Rp15 miliar, kas Rp15 miliar, harta bergerak lainnya Rp12 miliar, harta lainnya Rp2,8 miliar, dan harta alat transportasi dan mesin sebesar Rp1 miliar.

Namun, Destry juga memiliki utang sebesar Rp3,5 miliar.

Berikut rincian lengkap harta kekayaan milik Destry Damayanti.

I. DATA HARTA

A. TANAH DAN BANGUNAN Rp. 57.107.500.000

1. Tanah Seluas 336 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA SELATAN, HASIL SENDIRI Rp. 7.500.000

2. Bangunan Seluas 38 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA UTARA, HASIL SENDIRI Rp. 350.000.000

3. Bangunan Seluas 38 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA UTARA, HASIL SENDIRI Rp. 350.000.000

4. Bangunan Seluas 105 m2 di KAB / KOTA PANDEGLANG, HASIL SENDIRI Rp. 300.000.000

5. Tanah dan Bangunan Seluas 114 m2/187 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA SELATAN , HASIL SENDIRI Rp. 3.500.000.000

6. Bangunan Seluas 34 m2 di KAB / KOTA TANGERANG, HASIL SENDIRI Rp. 500.000.000

7. Tanah dan Bangunan Seluas 247 m2/247 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA SELATAN , HASIL SENDIRI Rp. 6.000.000.000

8. Bangunan Seluas 2.500 m2 di KAB / KOTA KOTA SERANG, HASIL SENDIRI Rp. 3.000.000.000

9. Tanah dan Bangunan Seluas 75 m2/172 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA SELATAN , HASIL SENDIRI Rp. 6.100.000.000

10. Tanah dan Bangunan Seluas 45 m2/102 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA SELATAN , HASIL SENDIRI Rp. 3.500.000.000

11. Tanah Seluas 291 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA SELATAN, HASIL SENDIRI Rp. 13.500.000.000

12. Tanah Seluas 1.438 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA SELATAN, HASIL SENDIRI Rp. 20.000.000.000

B. ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN Rp. 1.077.500.000

1. LAINNYA, LITESPEED ROAD BIKE Tahun 2020, HASIL SENDIRI Rp. 45.000.000

2. LAINNYA, DAHON SEPEDA LIPAT Tahun 2020, HASIL SENDIRI Rp. 1.000.000

3. LAINNYA, PACIFIC SEPEDA LIPAT LISTRIK Tahun 2021, HASIL SENDIRI Rp. 3.500.000

4. MOBIL, HYUNDAY IONIC 5 Tahun 2023, HASIL SENDIRI Rp. 450.000.000

5. MOTOR, VESPA VESPA SPRINT S 150 WHITE 2024 MY'24 Tahun 2024, HASIL SENDIRI Rp. 53.000.000

6. MOBIL, BYD BYD SEAL Tahun 2024, HASIL SENDIRI Rp. 525.000.000

C. HARTA BERGERAK LAINNYA Rp. 12.364.262.000

D. SURAT BERHARGA Rp. 15.231.553.626

E. KAS DAN SETARA KAS Rp. 15.078.007.895

F. HARTA LAINNYA Rp. 2.898.349.972

Sub Total Rp. 103.757.173.493

II. HUTANG Rp. 3.520.737.000

III. TOTAL HARTA KEKAYAAN (I-III) Rp. 100.236.436.493

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.