BANGKAPOS.COM, BANGKA - Aparat kepolisian kini melakukan penyelidikan, pasca aksi pembakaran dan perusakan fasilitas operasional PT Timah Tbk di Kabupaten Belitung Timur.
Hal ini diungkapkan Kapolda Bangka Belitung Irjen Pol Viktor T Sihombing saat dikonfirmasi terkait dengan aksi yang terjadi pada Jumat (7/8/2026) lalu.
"Untuk kejadian-kejadian seperti yang terjadi kemarin, ya kami akan melakukan penyelidikan, pengumpulan barang bukti dan juga informasi-informasi. Ya artinya, ada konsekuensi hukum atas perbuatan itu. Oleh sebab itu kita menghimbau kepada masyarakat, agar tidak terjadi hal-hal yang seperti ini," ujar Irjen Pol Viktor T Sihombing, Senin (10/8/2026).
Irjen Pol Viktor T Sihombing mengungkapkan pihaknya kini masih melakukan pengambilan keterangan, kepada sejumlah pihak termasuk PT.Timah.
"Kalau jumlahnya saya kurang tahu pasti, tapi di sana tetap berjalan. Karena ada yang kita ambil secara resmi pemeriksaan, ada yang diinterogasi sifatnya keterangan-keterangan," bebernya.
Lebih lanjut kini kondisi di Belitung Timur diungkapkannya sudah berangsur aman dan kondusif.
Jenderal Bintang Dua ini menghimbau kepada masyarakat untuk menjaga kondusifitas, serta dapat menyampaikan aspirasi dengan baik.
"Untuk aspirasi masyarakat saya pikir permintaan-permintaannya ada yang sudah dipenuhi, tapi kan semuanya itu butuh waktu dan caranya karena tidak mudah. Tapi yang paling penting ya mematuhi aturan hukum, budaya tertib hukum itu penting," bebernya.
Guna menghindari kejadian serupa, personel Polda Bangka Belitung telah dikerahkan untuk menjaga objek vital nasional tersebut.
"Kami menurunkan pasukan ke sana untuk menjaga kondisi supaya tetap aman. Ya ada pasukan kita kirim dari Brimob dari Samapta untuk berjaga-jaga sekaligus juga untuk konsolidasi masyarakat di sana," ungkapnya.
(Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)