TRIBUNKALTARA.COM, TANA TIDUNG - Pemprov Kaltara mendorong Kabupaten Tana Tidung tidak hanya menjadi daerah yang dilalui pembangunan, tetapi mampu memperoleh manfaat ekonomi sebesar-besarnya dari berbagai pembangunan yang masuk ke wilayah tersebut.
Hal itu disampaikan Gubernur Kaltara Zainal Paliwang melalui sambutan yang dibacakan Plt Asisten I Sekretariat Provinsi Kaltara Sanusi dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Tana Tidung dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 Kabupaten Tana Tidung, Senin (10/8/2026).
Menurutnya, potensi pembangunan di Kabupaten Tana Tidung harus diikuti dengan kesiapan sumber daya manusia (SDM), produk unggulan, pelaku UMKM hingga iklim investasi yang mampu memberikan dampak langsung terhadap masyarakat.
“Jangan hanya menjadi daerah yang dilalui pembangunan, tetapi harus menjadi daerah yang mendapatkan manfaat sebesar-besarnya dari pembangunan tersebut,” ujar Sanusi saat membacakan sambutan Gubernur Kaltara.
Baca juga: HUT ke-19 Tana Tidung, Ini Sejarah Lengkap dan Perjuangan Pembentukannya
Ia menyebut, Tana Tidung memiliki sejumlah potensi yang dapat menjadi modal penting dalam mendorong pertumbuhan daerah.
Mulai dari sektor pertanian, perkebunan, perikanan, sumber daya alam hingga posisi strategis dalam konektivitas antarwilayah.
Potensi tersebut menurutnya perlu dikelola secara bijaksana dan berkelanjutan agar tidak hanya menghasilkan pembangunan fisik, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Siapkan sumber daya manusianya, produk unggulannya, UMKM-nya, dan iklim investasi yang mampu membuka lapangan kerja serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Ia menilai pembangunan infrastruktur juga harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas masyarakat.
Pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, penguatan UMKM, pertanian, perkebunan, perikanan hingga peningkatan kapasitas generasi muda disebut menjadi bagian penting yang harus mendapatkan perhatian.
Di sisi lain, ia mengakui kebutuhan pembangunan infrastruktur di Tana Tidung masih cukup besar.
Namun keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi alasan untuk menghentikan pembangunan.
Menurutnya, pemerintah daerah perlu memperkuat sinergi serta menentukan skala prioritas dalam memenuhi kebutuhan pembangunan.
Baca juga: Breaking News, Ibrahim Ali Pakai Baju Adat Tidung di HUT ke 19 Tana Tidung, Vamelia Dayak Belusu
“Apa yang menjadi kewenangan kabupaten akan tetap menjadi atensi yang harus kita dukung, apa yang menjadi kewenangan provinsi kami harus kerjakan, dan hal-hal yang membutuhkan dukungan pemerintah pusat akan kita perjuangkan bersama,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan tantangan pembangunan ke depan akan semakin kompleks.
Keterbatasan fiskal, perubahan ekonomi global, perkembangan teknologi, perubahan iklim serta tuntutan masyarakat terhadap pelayanan publik menjadi sejumlah tantangan yang harus dijawab melalui kerja nyata.
Karena itu, pembangunan Tana Tidung dinilai tidak bisa hanya mengandalkan satu pihak.
Diperlukan kolaborasi antara pemerintah kabupaten, Pemprov Kaltara, pemerintah pusat, DPRD, dunia usaha, perguruan tinggi, tokoh masyarakat, tokoh adat, pemuda dan seluruh masyarakat.
“Tidak ada satu pemerintahan yang dapat bekerja sendiri. Diperlukan sinergi antara seluruh pihak,” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengapresiasi sejumlah capaian Kabupaten Tana Tidung.
Salah satunya penghargaan nasional yang diterima Bupati Tana Tidung pada 2026 dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI atas komitmen dalam menyukseskan program revitalisasi bahasa daerah.
Bupati Tana Tidung tercatat menjadi satu dari 27 kepala daerah se-Indonesia yang menerima penghargaan tersebut dan menjadi satu-satunya kepala daerah dari Kaltara yang mendapatkannya.
Prestasi pelajar Tana Tidung dalam Festival Tunas Bahasa Ibu juga dinilai menjadi bukti bahwa pembangunan SDM dan pelestarian budaya daerah mulai menunjukkan hasil.
Ia berharap berbagai capaian tersebut tidak berhenti sebagai penghargaan, tetapi menjadi motivasi bagi pemerintah dan masyarakat untuk terus melakukan pembenahan dan inovasi.
Memasuki usia ke-19, ia meminta pembangunan yang sudah berjalan tetap dilanjutkan, sementara sektor yang masih kurang perlu diperbaiki dan yang tertinggal harus dipercepat.
“Pemprov Kaltara akan terus membuka ruang sinergi dan memberikan dukungan terhadap pembangunan Kabupaten Tana Tidung sesuai kewenangan dan kemampuan yang dimiliki,” ucapnya.
Ia meyakini kebersamaan dan semangat gotong royong akan menjadi kekuatan bagi Tana Tidung untuk semakin maju, berdaya saing dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Selamat Hari Ulang Tahun ke-19 Kabupaten Tana Tidung. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan rahmat, kekuatan, dan keberkahan kepada seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Tana Tidung dan seluruh masyarakatnya dalam melanjutkan pembangunan,” pungkasnya.
(*)
Penulis : Rismayanti