Wakil Kotabaru Berjaya, Munthe FC Rebut Gelar Linus Kalsel 2026
Ratino Taufik August 10, 2026 08:46 PM

BANJARMASINPOST CO.ID, BANJARMASIN - Munthe FC Kotabaru keluar sebagai juara Nusantara Futsal League (Linus) Kalimantan Selatan 2026. 

Kepastian itu didapat setelah mereka menutup babak Final Four dengan hasil imbang 4-4 melawan HM Academy Barito Kuala di Borneo Indoor Futsal, Banjarmasin, Minggu (9/8/2026) malam.

Satu poin dari laga terakhir sudah cukup mengantar Munthe FC berdiri di puncak klasemen akhir dengan koleksi tujuh poin. 

Tim asal Kotabaru itu membukukan dua kemenangan dan satu kali seri, sekaligus menjadi satu-satunya peserta yang tak tersentuh kekalahan sepanjang Final Four.

Persaingan di papan atas berlangsung ketat. Garuda FC Kotabaru dan HM Academy Barito Kuala sama-sama mengoleksi empat poin, sementara Heluvi FC Banjarmasin menempati posisi keempat dengan satu poin. Pada pertandingan lainnya, Heluvi FC bermain imbang 5-5 melawan Garuda FC.

Keberhasilan Munthe FC menjadi warna tersendiri dalam futsal Kalimantan Selatan. 

Di tengah ketatnya persaingan, wakil Kotabaru mampu menembus dominasi klub-klub dari kota besar dan tampil sebagai yang terbaik.

Ketua AFP Kalimantan Selatan, H Anwar Hadimi, menilai Linus 2026 berjalan sukses dan menghadirkan persaingan yang sehat antar klub.

"Alhamdulillah, pelaksanaan Linus 2026 ini berjalan lancar dan sukses. Semua tim berjuang maksimal untuk meraih kemenangan. Alhamdulillah juara tahun ini diraih Munthe FC dan itu memang pantas mereka dapatkan," katanya, Senin (10/8/2026).

Menurutnya, kompetisi tahun ini memiliki nilai lebih karena seluruh tim diwajibkan menggunakan pemain yang memiliki identitas Kalimantan Selatan. 

Regulasi tersebut dinilai menjadi langkah nyata dalam membangun kekuatan futsal Banua dari akar pembinaan.

"Inilah harapan kita, bagaimana memberdayakan orang-orang Banua. Klub-klub mulai percaya bahwa pemain daerah memiliki kualitas untuk bersaing. Yang belum juara jangan berkecil hati, itu hanya kemenangan yang tertunda," ujarnya.

Dengan status kampiun, Munthe FC berhak mewakili Kalimantan Selatan pada putaran nasional. 

AFP Kalsel juga memastikan akan mendukung persiapan tim agar mampu tampil kompetitif di level yang lebih tinggi.

Owner Munthe FC, Andy Munthe, mengaku bangga atas pencapaian tersebut. 

Baca juga: Massa Aksi Datangi Kantor PLN Kalselteng Tuntut Kejelasan Pemulihan Listrik, PLN Berikan Penjelasan

Ia menyebut gelar juara terasa spesial karena diraih bersama pemain-pemain lokal Kalimantan Selatan.

"Kami bangga bisa membawa nama Kotabaru menjadi juara Kalimantan Selatan. Tahun ini seluruh pemain harus beridentitas Kalimantan Selatan dan tidak ada pemain dari luar. Alhamdulillah kepercayaan kepada pemain daerah bisa terjawab dengan hasil terbaik," ucapnya.

Andy berharap keberhasilan Munthe FC dapat menjadi motivasi bagi klub-klub dari kabupaten lain untuk berani bersaing di tingkat provinsi.

"Jangan takut bersaing dengan tim-tim dari kota besar. Kami dari Kotabaru bisa membuktikan bahwa daerah juga mampu berbicara banyak di Kalimantan Selatan," tegasnya.

Menghadapi putaran nasional, Munthe FC berencana menambah kekuatan. Pasalnya, regulasi nasional tidak lagi memperbolehkan penggunaan pemain senior.

"Di regional kami memakai dua pemain senior, sedangkan di nasional tidak diperbolehkan. Karena itu kami akan menambah pemain muda Kalimantan Selatan yang memiliki kualitas dan tampil baik selama Linus," jelas Andy.

Di balik keberhasilan tersebut, peran pelatih Wahyu Ramadhan tak bisa dipisahkan. Ia sukses mengantar Munthe FC meraih gelar juara sekaligus menyabet penghargaan Best Coach.

Wahyu mengatakan konsistensi menjadi faktor utama yang membuat timnya mampu menjaga performa hingga laga terakhir.

"Ini hasil kerja keras seluruh pemain selama kompetisi. Mereka mampu menjaga fokus dan kekompakan sejak pertandingan pertama sampai terakhir. Saya bangga dengan perjuangan mereka," katanya.

Sementara itu, sektor putri juga menghadirkan persaingan menarik. Assalam Fata Banjarbaru memastikan gelar juara setelah mengalahkan Queensha FC Kotabaru dengan skor 2-0 pada laga penentuan.

Hasil tersebut sekaligus menjadi revans bagi Assalam Fata setelah sebelumnya kalah dari lawan yang sama pada pertandingan pembuka.

Pada malam penganugerahan, panitia turut menyerahkan penghargaan individu. M Aidil Ramadhan dari Munthe FC terpilih sebagai Best Player, sedangkan M Fariz Asazali dari HM Academy Barito Kuala menjadi Top Score.

Untuk kategori putri, Gt Nabela Sofa dari Assalam Fata dinobatkan sebagai Best Women Player dan Top Score bersama Ghina Alifatunnisa dari Queensha FC. Adapun penghargaan Best Coach putri diberikan kepada Sumarni dari Assalam Fata. 

(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Andra Ramadhan)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.