Bupati Nganjuk Resmikan Jalan Rigid Beton Dusun Krondong, Dukung Akses Ekonomi 55 KK Warga
faridmukarrom August 10, 2026 09:50 PM

TRIBUNMATARAMAN.COM, NGANJUK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk terus memperkuat pembangunan infrastruktur hingga ke wilayah pelosok. Salah satunya melalui pembangunan akses jalan menuju Dusun Krondong, Desa Bajang, Kecamatan Ngluyu, Kabupaten Nganjuk.

Jalan rigid beton tersebut resmi diresmikan oleh Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi, Senin (10/8/2026). Peresmian ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan konektivitas dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat di kawasan pedesaan.

Bupati Nganjuk yang akrab disapa Kang Marhaen menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya difokuskan pada wilayah dengan jumlah penduduk besar, tetapi juga menjangkau daerah dengan populasi yang lebih sedikit.

Menurutnya, seluruh masyarakat memiliki hak yang sama untuk mendapatkan akses infrastruktur yang layak demi menunjang kehidupan sehari-hari.

"Hal tersebut juga menjadi perhatian mengingat Dusun Krondong dihuni sekitar 55 Kepala Keluarga (KK)," katanya, Senin (10/8/2026).

Baca juga: Viral Video Keributan Diduga Gegara Asmara di Gacoan Ngunut Tulungagung, Pengunjung Heboh

Infrastruktur Jadi Prioritas Pemkab Nganjuk

Kang Marhaen menjelaskan, meskipun jumlah penduduk di Dusun Krondong relatif terbatas, kebutuhan akan akses jalan yang aman dan memadai tetap menjadi prioritas pemerintah daerah.

Ia menilai pembangunan jalan menjadi salah satu langkah penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama untuk mendukung aktivitas ekonomi warga.

Pembangunan infrastruktur jalan, menurutnya, merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam membuka akses dan mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat.

"Kita mulai dari jalur ekonomi, yaitu jalan," lanjut Kang Marhaen.

Permudah Mobilitas dan Distribusi Hasil Pertanian
Keberadaan jalan baru tersebut diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga Dusun Krondong serta memudahkan distribusi hasil pertanian ke berbagai wilayah.

Selain itu, akses yang lebih baik juga diyakini mampu memperkuat hubungan masyarakat dengan pusat desa maupun kecamatan.

Kondisi jalan yang mulus akan memberikan kemudahan bagi warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk kegiatan ekonomi dan sosial.

"Pembangunan infrastruktur harus diimbangi dengan kesadaran masyarakat untuk menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun menggunakan anggaran pemerintah," ungkapnya.

Jalan Rigid Beton Dibangun Sepanjang 222 Meter

Jalan yang diresmikan tersebut merupakan hasil pengerjaan pada tahun 2025 dengan panjang mencapai 222 meter dan lebar 3 meter.

Konstruksi jalan menggunakan rigid pavement atau beton bertulang yang dipilih karena dinilai lebih sesuai dengan kondisi tanah di kawasan tersebut.

Pemilihan material rigid beton dilakukan untuk meningkatkan ketahanan jalan terhadap pergerakan tanah sehingga dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka waktu yang lebih lama.

Dengan kualitas konstruksi yang lebih kuat, jalan tersebut diharapkan mampu mendukung aktivitas warga tanpa terkendala kerusakan yang sering terjadi pada jalan dengan struktur biasa.

Jalan Gondangkulon–Ngluyu Masih Dikerjakan
Selain meresmikan jalan di Dusun Krondong, Kang Marhaen juga menyampaikan perkembangan proyek infrastruktur strategis lainnya di Kabupaten Nganjuk.

Salah satunya adalah pembangunan Jalan Gondangkulon–Ngluyu sepanjang 6,3 kilometer yang saat ini masih dalam tahap pengerjaan.

Proyek tersebut diharapkan mampu memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru bagi masyarakat sekitar.

"Sepanjang 6,3 kilometer pembangunan jalan Gondangkulon–Ngluyu saat ini juga masih dalam proses pengerjaan," ujarnya. (nen)

(Danendra Kusuma/Tribunmataraman.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.