SMPN 2 Kunir Lumajang Dibobol Maling, 6 Laptop dan Kamera Canon Raib
Haorrahman August 10, 2026 10:57 PM

 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Lumajang - SMP Negeri 2 Kunir, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, dibobol maling. Dalam kejadian tersebut, sedikitnya enam laptop, kamera digital Canon, perangkat penyimpanan CCTV, serta sejumlah peralatan elektronik sekolah hilang.

Pencurian diketahui pada Kamis (6/8/2026) sekitar pukul 03.40 WIB. Saat itu, tukang kebun sekolah hendak membersihkan ruang tata usaha (TU) dan mendapati pintu ruangan dalam kondisi terbuka.

Kepala SMPN 2 Kunir Basori mengatakan, terdapat bekas congkelan pada pintu ruang TU yang mengindikasikan ruangan tersebut dibobol.

"Saat hendak membersihkan ruang TU, melihat pintu ruang TU sudah terbuka dan ada bekas cukitan," ujarnya, Senin (10/8/2026).

Setelah mengetahui kondisi tersebut, tukang kebun bersama petugas keamanan yang berjaga malam memeriksa bagian dalam ruang TU. Mereka mendapati kondisi ruangan berantakan dan sejumlah barang sekolah telah hilang.

Baca juga: Modus Investasi Proyek Pendidikan, Komplotan Maling Gondol Uang Korban Rp1 Miliar di Lumajang

Basori merinci sejumlah barang yang diketahui raib dari ruang TU. Barang tersebut antara lain NVR atau perangkat penyimpanan data CCTV, satu laptop merek HP, satu laptop merek Acer, amplifier sound system merek Crimson, serta satu kamera digital Canon.

"Barang yang hilang berupa NVR (penyimpanan) CCTV; satu unit laptop merk HP; satu laptop merk ACCER; satu sound system merk CRIMSON (dibongkar dan diambil amplifier-nya) dan satu camera digital merk CANNON," ungkapnya.

Pihak sekolah kemudian memeriksa ruangan lain, termasuk laboratorium. Dari pemeriksaan tersebut, diketahui empat laptop di laboratorium juga hilang.

"Pelaku juga mengambil tiga unit laptop merk HP dan 1 (satu) laptop merk ACER di laboratorium," tambah Basori.

Atas kejadian itu, pihak sekolah melaporkan pencurian tersebut ke Polsek Kunir untuk ditindaklanjuti.

Baca juga: Update Karhutla Gunung Bromo, Kobaran Api Kini Berjarak 3 Kilometer dari Pemukiman di Lumajang

Rusak Pintu

Kasubsi Humas Polres Lumajang Ipda Suprapto mengatakan, berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), pelaku diduga masuk dengan merusak rumah kunci pintu depan ruang TU.

Setelah berhasil masuk, pelaku diduga mematikan CCTV dan router internet. Pelaku kemudian mengambil NVR CCTV, dua laptop, amplifier sound system, dan kamera digital yang berada di ruang TU.

"Selanjutnya mematikan CCTV dan router internet, kemudian mencabut dan mengambil NVR (penyimpanan data) CCTV, 1 laptop merk HP dan ACCER, ampli sound system dan camera digital yang berada di ruang TU," kata Suprapto.

Pelaku kemudian diduga masuk ke ruang guru untuk mengambil kunci Laboratorium I. Setelah mendapatkan kunci, pelaku masuk ke laboratorium dan mengambil empat laptop.

"Selanjutnya masuk dan mengambil tiga unit laptop merk HP dan satu laptop merk ACER yang berada didalam ruang Laboratorium I dan keluar lewat pintu depan," katanya.

Akibat pencurian tersebut, pihak sekolah mengalami kerugian materiil. Berdasarkan keterangan kepolisian, nilai kerugian ditaksir sekitar Rp20 juta.

Suprapto mengatakan, kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan. Polisi telah meminta keterangan sejumlah saksi untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.

"Barang bukti yang diamankan di lokasi, diantaranya satu dusbook laptop HP, sound system merk CRIMSON dan sebuah gembok," pungkasnya.



© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.