Laporan Wartawan Serambi Indonesia Saiful Bahri | Lhokseumawe
SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE – Dua unit rumah berkonstruksi kayu di Desa Uteun Bayi, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, terbakar hebat pada Senin (10/8/2026) sore.
Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 17.00 WIB tersebut, menghanguskan seluruh bangunan beserta harta benda milik dua keluarga.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Namun, kerugian material diperkirakan cukup besar karena seluruh isi rumah tidak sempat diselamatkan.
Tiga unit sepeda motor milik korban juga ikut terbakar dalam kejadian tersebut.
Dua rumah yang menjadi sasaran api masing-masing ditempati Fariadi (53), bersama dua anggota keluarganya, dan Husani (35), juga bersama dua anggota keluarganya.
Setelah rumah mereka ludes terbakar, kedua keluarga tersebut untuk sementara waktu tidak dapat menempati kediamannya.
Baca juga: VIDEO LIVE BREAKING NEWS - Rumah Kayu Terbakar, Tiga Anak di Aceh Utara Tewas Terpanggang
Mereka kemudian mengungsi ke tenda darurat yang didirikan di sekitar lokasi kebakaran.
Ketua Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kota Lhokseumawe, Samsul Bahri mengatakan, selain dua rumah yang terbakar, satu rumah lainnya juga terdampak dalam proses pemadaman.
Rumah tersebut mengalami kerusakan pada bagian dinding karena harus dibongkar petugas dan warga untuk mencegah api semakin meluas.
Meski mengalami kerusakan, rumah tersebut masih dinilai layak ditempati sehingga penghuninya tidak perlu mengungsi ke tenda darurat.
“Rumah yang terkena imbas masih bisa ditempati, tidak perlu mengungsi ke tenda darurat,” ujar Samsul Bahri.
Menurut Samsul, kebakaran terjadi ketika kedua rumah dalam kondisi kosong.
Para penghuni saat itu sedang pergi mencari tiram sehingga tidak berada di lokasi ketika api pertama kali muncul.
Ketiadaan penghuni membuat kebakaran pertama kali diketahui oleh warga sekitar.
Awalnya, tetangga korban mencium bau seperti benda terbakar yang berasal dari kawasan rumah tersebut.
Warga kemudian memeriksa sumber bau dan mendapati kobaran api mulai muncul.
Dalam waktu singkat, api membesar dan dengan cepat merambat ke bagian bangunan lainnya.
Kondisi rumah yang sebagian besar berbahan kayu membuat api dengan mudah membakar bangunan.
Baca juga: Dramatis! Anak Kecil Diselamatkan Lewat Jendela Saat Rumah Terbakar di Lhokseumawe
Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut langsung berusaha melakukan pemadaman secara manual sembari meminta bantuan petugas pemadam kebakaran.
Beberapa unit armada pemadam kebakaran kemudian tiba di lokasi untuk menangani kobaran api.
Petugas bersama masyarakat berupaya mencegah api merambat ke bangunan lain yang berada di sekitar lokasi.
Proses pemadaman berlangsung cukup intens karena api sempat membesar dan menghanguskan dua rumah sekaligus.
Setelah sekitar 30 menit dilakukan penyemprotan, kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan dan dipadamkan.
Petugas kemudian melakukan pendinginan di sekitar lokasi untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Samsul mengatakan, meski tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut, dua keluarga harus menghadapi kehilangan tempat tinggal dan harta benda.
Saat ini, kedua keluarga korban untuk sementara menempati tenda darurat yang didirikan tidak jauh dari lokasi kebakaran.
Baca juga: Damkar Aceh Utara Rusak, Rumah Terbakar di Samudera Dipadamkan oleh Armada Lhokseumawe
Penyebab pasti kebakaran hingga kini masih dalam penanganan pihak terkait.
Petugas masih melakukan pendataan terhadap kerusakan dan kerugian yang dialami para korban akibat musibah tersebut.(*)