Lansia Diduga Disekap di Apartemen Lantai 17 Serpong Tangsel, Mobil dan Dokumen Penting Dibawa Kabur
Abdul Rosid August 11, 2026 12:07 AM

TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG SELATAN - Seorang perempuan lanjut usia bernama Ivonne diduga menjadi korban penyekapan di sebuah apartemen di kawasan Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel), Banten.

Ivonne mengaku dikunci dari luar kamar apartemen yang berada di lantai 17 pada Selasa (4/8/2026).

Dalam kejadian tersebut, sejumlah barang milik Ivonne diduga dibawa kabur. Barang tersebut di antaranya satu unit mobil, telepon seluler, kunci kendaraan, tas, serta sejumlah dokumen penting.

Kasus tersebut kini tengah ditangani Polsek Serpong. Polisi telah meminta keterangan dari korban dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas serta keberadaan orang yang diduga terlibat.

Baca juga: Wanita di Pasar Kemis Tangerang Tewas Tergantung Ternyata Dibunuh Kekasih, Begini Penjelasan Polisi

Kapolsek Serpong Kompol Hardono membenarkan adanya laporan terkait dugaan penyekapan terhadap seorang lansia di salah satu apartemen di wilayah Serpong.

"Betul telah terjadi penyekapan terhadap seorang lansia yang berada di wilayah Serpong, tepatnya salah satu apartemen Serpong," ujar Hardono dalam keterangannya.

Menurut Hardono, barang milik korban yang diduga dibawa pelaku meliputi telepon seluler, surat-surat berharga, hingga satu unit kendaraan.

Polisi saat ini masih mendalami rangkaian kejadian tersebut dan berupaya mengamankan pihak yang diduga sebagai pelaku.

Kronologi Lansia Diduga Disekap di Apartemen Serpong

Ivonne menuturkan, kejadian bermula ketika dirinya bersama seorang teman memiliki urusan di Jakarta pada Selasa (4/8/2026).

Karena urusan tersebut belum selesai, sementara keesokan harinya Ivonne harus melanjutkan perjalanan menuju Bandung, keduanya kemudian memutuskan untuk menginap di sebuah apartemen di kawasan Serpong.

Keduanya tiba di apartemen sekitar pukul 20.00 WIB. Ivonne kemudian diarahkan bersama temannya menuju sebuah unit di lantai 17.

Sesampainya di dalam kamar, teman Ivonne meminta dirinya untuk membersihkan diri di kamar mandi.

Ivonne kemudian masuk ke kamar mandi. Namun, setelah selesai dan keluar, ia mendapati temannya sudah tidak berada di dalam kamar.

Saat itu, Ivonne juga menyadari sejumlah barang miliknya telah hilang.

Kunci mobil, tas yang berisi dokumen penting, serta telepon selulernya tidak lagi berada di tempat semula.

Ivonne kemudian berusaha meninggalkan kamar untuk mencari keberadaan temannya. Namun, ia justru mendapati pintu kamar telah terkunci dari luar.

"Saya lihat barang-barang, termasuk kunci mobil dan tas serta dokumen-dokumen saya sudah tidak ada. Jadi saya mau keluar, ternyata pintu terkunci dari luar," ujar Ivonne  dalam keterangan yang diterima TribunTangerang.com, Senin (10/8/2026).

Ivonne menyebut dirinya kemudian menyadari telah terkunci dari luar kamar.

Ia berusaha meminta pertolongan dengan mengetuk pintu dan memanggil petugas keamanan apartemen. Upaya tersebut dilakukan selama sekitar satu jam hingga akhirnya petugas datang.

"Saya ketok-ketok itu selama satu jam. Akhirnya mereka datang menanyakan. Saya bilang terkunci, tolong dibuka. Akhirnya kunci, pintu didobrak," kata Ivonne.

Setelah berhasil keluar, Ivonne langsung mencari bantuan dan kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

Akibat peristiwa itu, ia kehilangan satu unit mobil, telepon seluler, serta sejumlah dokumen penting yang menurutnya memuat data-data penting.

Ivonne mengaku belum mengetahui secara pasti nilai kerugian yang dialaminya. 

Namun, ia berharap polisi dapat segera menangkap orang yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut agar kasus serupa tidak kembali menimpa orang lain.

"Harapan saya supaya pelakunya ditangkap. Supaya ini jadi pelajaran buat yang lain-lain. Jangan terlalu percaya, walaupun itu sudah seperti keluarga sendiri atau seperti apa," tuturnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.