TRIBUNNEWS.COM - Situasi Mees Hilgers bersama FC Twente hingga kini belum menemui titik terang.
Bek Timnas Indonesia itu diharapkan bisa duduk bersama pihak klub untuk mencari jalan keluar terbaik bagi kedua belah pihak.
Harapan tersebut disampaikan sahabat Mees Hilgers, Daan Rots. Pemain sayap kanan FC Twente itu ikut angkat bicara mengenai kondisi Hilgers saat menjadi tamu dalam podcast Versuz.
Rots mengaku sudah menduga pertanyaan mengenai Hilgers bakal muncul dalam perbincangan tersebut.
Menurutnya, hubungan antara sang bek dan FC Twente memang tengah berada dalam situasi yang tidak mudah.
"Saya menduga pertanyaan itu akan muncul. Banyak hal telah terjadi antara FC Twente dan Mees Hilgers. Dia telah mengecewakan FC Twente, begitu pula sebaliknya. Menurut saya itu sangat disayangkan, karena dia adalah teman saya," ujar Rots, dikutip dari laman Twente Insite.
Rots berharap kedua pihak dapat mengesampingkan persoalan yang terjadi dan menemukan titik temu. Dari penilaiannya, kompromi menjadi salah satu jalan yang harus ditempuh agar situasi Hilgers bisa kembali membaik.
"Saya rasa kedua belah pihak perlu berkompromi untuk mencapai hasil yang baik kembali, namun banyak hal yang harus dilalui untuk mewujudkannya," lanjut pemain berusia 25 tahun.
Seiring berakhirnya musim 2025/2026, Mees Hilgers ternyata masih berstatus sebagai pemain FC Twente, setidaknya hingga satu musim ke depan.
Kontrak Hilgers sejatinya berakhir pada Juni 2026. Namun, situasi berubah setelah sang pemain memperpanjang kontraknya.
FC Twente sebelumnya tidak ingin mengakhiri kontrak tersebut sebelum 1 April. Berdasarkan perjanjian kerja kolektif, kedua pihak seharusnya menyepakati pemutusan kontrak sebelum 16 Mei 2026.
Baca juga: Mees Hilgers Tak Lagi Diharapkan Kembali ke FC Twente, Van den Brom Angkat Bicara
Namun, kesepakatan tersebut tidak terjadi. Alhasil, kontrak Hilgers secara otomatis berlanjut hingga 2027.
Dengan demikian, bek berusia 25 tahun tersebut masih terikat dengan FC Twente setidaknya sampai berakhirnya musim 2026/2027.
Upaya mencari kejelasan mengenai persoalan tersebut juga telah dilakukan.
Pengacara FC Twente, Dominique Scholten, bersama Erik ten Hag disebut telah menggelar pertemuan dengan perwakilan Hilgers.
Pihak UEFA bahkan turut dimintai keterangan untuk mendapatkan klarifikasi terkait situasi kontrak sang pemain.
Ia hanya berharap sahabatnya itu tetap menjaga kondisi dan mendapatkan klub yang bisa memberinya kesempatan untuk kembali menunjukkan kemampuan terbaiknya.
"Saya berbicara dengannya mengenai apa yang terbaik baginya. Mereka semua mengatakan hal itu terjadi demikian, karena sepengetahuan saya, kontraknya memang akan berakhir. Saya hanya berharap dia bisa menemukan klub lain untuk menunjukkan kualitas aslinya," kata pemain kelahiran Groenlo, Belanda.
Rots juga memberikan pujian tinggi kepada Hilgers. Menurutnya, sang bek memiliki kualitas luar biasa ketika berada dalam kondisi fit.
"Dia benar-benar pemain yang sangat hebat. Saat kondisinya bugar, dia sungguh salah satu yang terbaik. Jika dia menjaga Anda dalam situasi satu lawan satu, hampir mustahil untuk melewatinya," tuturnya.
Hilgers sebelumnya telah melewati periode sulit dalam kariernya setelah mengalami cedera ACL pada musim lalu.
Cedera tersebut membuatnya harus menepi dan sama sekali tidak bermain.
Kini, kondisi Hilgers mulai berangsur pulih. Ia bahkan menjalani latihan secara mandiri untuk mengembalikan kebugarannya.
Pada akhir Mei hingga awal Juni 2026, Hilgers juga sempat berada di Indonesia.
Ia turut memberikan dukungan secara langsung kepada rekan-rekannya di Timnas Indonesia saat menghadapi Oman dan Mozambik dalam agenda FIFA Matchday.
Namun, setelah itu Hilgers belum kembali mengikuti sesi latihan bersama FC Twente.
Persoalan kontrak yang belum terselesaikan membuatnya belum bergabung dengan skuad asuhan John van den Brom dalam agenda pramusim FC Twente untuk musim 2026/2027.
Van den Brom pun belum yakin Hilgers masih dapat menjadi bagian dari skuadnya pada musim ini.
(Tribunnews.com/Giri)