Karhutla Melanda Muara Enim, 4 Hektare Lahan di Muara Enim Hangus Terbakar di Dua Lokasi
Sri Hidayatun August 11, 2026 09:01 AM

TRIBUNSUMSEL.COM,MUARAENIM – Dua peristiwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda wilayah Kecamatan Muara Enim, Kabupaten Muara Enim, dalam sehari.

Akibat kejadian tersebut, lahan seluas kurang lebih empat hektare hangus terbakar.

Plt Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Muara Enim, Abdurrozieq Putra, menyampaikan bahwa dua lokasi karhutla tersebut berada di Kelurahan Muara Enim dan Kelurahan Pasar 1.

Tim gabungan dari BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar), serta unsur terkait segera dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api.

"Kemarin, Minggu (9/8), terjadi dua kejadian kebakaran lahan di Kecamatan Muara Enim. Alhamdulillah, kedua titik api sudah berhasil dipadamkan," ujar Rozieq, Senin (10/8/2026).

Rozieq menjelaskan, kebakaran pertama terjadi di Kelurahan Muara Enim sekitar pukul 16.00 WIB.

Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai tiga hektare, mencakup kebun sawit milik warga dan areal perbatasan perusahaan.

Dari total luas tersebut, satu hektare merupakan milik petani, sedangkan dua hektare lainnya berada di perbatasan PT DBU dan PT BTW.

Laporan awal diterima BPBD dari Kepala Dusun Trans Sosial. Personel BPBD Posko Induk langsung bergerak menuju lokasi yang berjarak sekitar enam kilometer.

Baca juga: Dugaan Kurir Dibegal di Lembak Muara Enim Viral, Terduga Pelaku 4 Orang Bermasker

Untuk memadamkan api, BPBD menurunkan satu unit mobil pemadam R6, satu nozzle, serta tiga rol selang Machino.

Sementara itu, Damkar mengerahkan satu unit mobil pemadam, satu nozzle, dan dua rol selang Machino.

Adapun kebakaran kedua terjadi sekitar pukul 18.40 WIB di kawasan pos pantau Satlantas Muara Enim, Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Pasar 1. Kebakaran di area seluas satu hektare ini juga berhasil dipadamkan sepenuhnya.

"Tim BPBD langsung menuju lokasi kedua yang berjarak sekitar empat kilometer dari posko induk," jelas Rozieq.

Dalam penanganan kedua insiden tersebut, BPBD berkoordinasi dengan Damkar, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta perangkat pemerintah setempat. Penyebab kebakaran di kedua lokasi masih dalam proses penyelidikan.

Selain melakukan pemadaman dan pengecekan lapangan, petugas memberikan sosialisasi kepada warga agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.

Rozieq pun mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan menghindari praktik pembakaran saat membersihkan lahan karena berisiko memicu kebakaran yang meluas.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara dibakar. Jika melihat adanya titik api, segera laporkan agar dapat ditangani secepat mungkin," tegasnya.

Ikuti dan gabung di saluran WhatsApps Tribunsumsel.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.