Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Aulia Prasetya | Sabang
SERAMBINEWS.COM, SABANG - Transportasi laut menjadi bagian penting dari aktivitas masyarakat yang bepergian antara Sabang dan Banda Aceh.
Selain digunakan untuk keperluan kerja dan aktivitas sehari-hari, jalur laut juga menjadi pilihan wisatawan yang hendak berkunjung ke Pulau Weh.
Kapal cepat dengan waktu tempuh sekitar 45 menit hingga satu jam menjadi salah satu moda transportasi yang banyak dibutuhkan masyarakat.
Layanan ini memudahkan mobilitas warga, terutama mereka yang memiliki urusan pekerjaan, pendidikan, bisnis, maupun keperluan keluarga di Sabang dan Banda Aceh.
Baca juga: Lonjakan Penumpang, Kapal Cepat Banda Aceh - Sabang Tambah Trip pada Jumat
Pada Selasa (11/8/2026), tersedia tiga jadwal kapal cepat dari Sabang menuju Banda Aceh dan tiga jadwal dari Banda Aceh menuju Sabang.
Dari Sabang menuju Banda Aceh, jadwal keberangkatan kapal cepat yakni:
Express Bahari 2C: pukul 08.00 WIB
Express Bahari 5F: pukul 14.30 WIB
Express Bahari 2C: pukul 16.30 WIB
Sementara dari Banda Aceh menuju Sabang, kapal cepat berangkat pada:
Express Bahari 5F: pukul 08.00 WIB
Express Bahari 2C: pukul 10.00 WIB
Express Bahari 5F: pukul 16.30 WIB
Keberadaan transportasi laut tersebut menjadi kebutuhan bagi masyarakat karena Sabang dan Banda Aceh memiliki hubungan mobilitas yang erat.
Warga dapat menggunakan kapal cepat untuk melakukan perjalanan pulang - pergi sesuai kebutuhan, sementara wisatawan memanfaatkannya sebagai akses menuju berbagai destinasi wisata di Pulau Weh.
Kapal cepat ini hanya melayani penumpang dan tidak mengangkut kendaraan.
Karena itu, penumpang yang membawa kendaraan perlu menggunakan layanan transportasi laut yang menyediakan fasilitas angkutan kendaraan yakni Kapal fery atau Roro.
Dengan waktu tempuh yang relatif singkat dan pilihan jadwal yang tersedia, kapal cepat menjadi salah satu alternatif transportasi bagi masyarakat dan wisatawan yang membutuhkan perjalanan antara Sabang dan Banda Aceh.
Calon penumpang disarankan datang lebih awal ke pelabuhan untuk mengikuti proses sebelum keberangkatan.
Jadwal pelayaran juga dapat berubah sewaktu-waktu menyesuaikan kondisi operasional dan cuaca.