BANGKAPOS.COM - Tanggal 11 Agustus 2026 bertepatan dengan hari Selasa. Di Indonesia, tanggal tersebut bukan merupakan hari libur nasional maupun cuti bersama.
Meski tidak termasuk kalender libur nasional Indonesia, 11 Agustus memiliki sejumlah peringatan yang menarik di berbagai negara. Momentum tersebut berkaitan dengan perkembangan budaya, kreativitas, aktivitas bermain, hingga penghormatan terhadap lingkungan dan alam.
Lantas, 11 Agustus memperingati hari apa?
Ada sedikitnya tiga peringatan yang cukup dikenal dan memiliki sejarah berbeda, yakni Hari Hip Hop, Global Kinetic Sand Day, serta Mountain Day atau Hari Pegunungan di Jepang.
Ketiga momentum tersebut memiliki latar belakang yang beragam.
Baca juga: Guru PPPK Daerah Bakal Jadi ASN Pusat, Ini Gaji PPPK 2026 dan Penjelasan Pemerintah
Hari Hip Hop berkaitan dengan perkembangan awal budaya hip hop di Amerika Serikat, Global Kinetic Sand Day mengangkat aktivitas bermain kreatif dan sensorik, sedangkan Mountain Day di Jepang menjadi momentum untuk menghargai keberadaan pegunungan.
1. Hari Hip Hop
Salah satu peringatan yang paling dikenal pada 11 Agustus adalah Hari Hip Hop.
Tanggal tersebut memiliki hubungan dengan sebuah pesta musik yang berlangsung di kawasan Bronx, New York, pada 11 Agustus 1973. Acara yang digelar oleh DJ Kool Herc bersama saudara perempuannya itu kemudian dianggap sebagai salah satu momen penting dalam sejarah awal perkembangan budaya hip hop.
Dalam pesta tersebut, DJ Kool Herc menggunakan dua turntable untuk memainkan bagian instrumental tertentu dari sebuah lagu secara bergantian. Cara tersebut membuat bagian ritme atau break dapat dimainkan lebih panjang sehingga memberikan ruang bagi para penari.
Teknik memainkan bagian break secara berulang kemudian menjadi salah satu dasar berkembangnya budaya hip hop. Dari lingkungan Bronx, berbagai bentuk ekspresi turut berkembang, mulai dari DJing, rap, breakdance, hingga grafiti.
Perkembangan tersebut membuat hip hop tidak lagi hanya menjadi bagian dari kehidupan komunitas lokal di New York. Budaya tersebut kemudian menyebar ke berbagai wilayah dunia dan berkembang menjadi salah satu fenomena budaya populer global.
Peringatan Hari Hip Hop juga mendapatkan pengakuan lebih luas di Amerika Serikat. Pada Juli 2021, Senat Amerika Serikat menetapkan 11 Agustus sebagai hari untuk merayakan budaya hip hop.
Momentum tersebut menjadi kesempatan untuk mengenang para pelopor sekaligus melihat perjalanan hip hop yang telah berkembang jauh dari akar awalnya di kawasan Bronx.
2. Global Kinetic Sand Day
Selain Hari Hip Hop, 11 Agustus juga diperingati sebagai Global Kinetic Sand Day atau Hari Pasir Kinetik Sedunia.
Peringatan ini diperkenalkan oleh Spin Master pada 11 Agustus 2020 untuk merayakan Kinetic Sand, material permainan sensorik yang memungkinkan penggunanya membentuk berbagai macam kreasi.
Kinetic Sand memiliki karakteristik berbeda dibandingkan pasir biasa. Teksturnya membuat butiran pasir lebih mudah menyatu dan dibentuk sehingga dapat digunakan untuk membuat berbagai objek sesuai dengan imajinasi penggunanya.
Karena sifat tersebut, pasir kinetik banyak dimanfaatkan sebagai media permainan kreatif, khususnya bagi anak-anak. Mereka dapat membuat bentuk, bangunan, maupun objek lain sambil mengeksplorasi kreativitas.
Kegiatan bermain dengan pasir kinetik juga dapat menjadi sarana untuk melatih keterampilan motorik halus. Selain itu, permainan sensorik seperti ini dapat memberikan pengalaman yang melibatkan sentuhan sekaligus mendorong anak untuk bereksperimen dengan berbagai bentuk.
Pada awal diperkenalkan, Global Kinetic Sand Day turut dirayakan melalui aktivitas digital. Masyarakat diajak membagikan berbagai hasil kreasi mereka di media sosial dengan menggunakan tanda pagar #KineticSandDay.
Seiring perkembangannya, penggunaan pasir kinetik tidak hanya dikaitkan dengan kegiatan bermain. Material tersebut juga dapat ditemukan dalam aktivitas keluarga, pembelajaran kreatif, hingga kegiatan yang memberikan pengalaman sensorik.
Dengan demikian, peringatan ini menjadi pengingat bahwa bermain tidak selalu sekadar hiburan. Aktivitas sederhana juga dapat menjadi bagian dari proses belajar, melatih kreativitas, dan mengembangkan keterampilan.
3. Mountain Day atau Hari Pegunungan di Jepang
Peringatan ketiga pada 11 Agustus adalah Mountain Day atau Hari Pegunungan di Jepang.
Berbeda dengan dua peringatan sebelumnya, Mountain Day merupakan hari libur nasional di Jepang. Pemerintah Jepang secara resmi menetapkannya melalui undang-undang pada 2014, sementara pelaksanaannya sebagai hari libur nasional dimulai pada 2016.
Mountain Day ditetapkan sebagai momentum bagi masyarakat untuk mengenal, menghargai, sekaligus menikmati keberadaan pegunungan dan berbagai manfaat yang diberikan alam.
Penetapan tersebut tidak terlepas dari kondisi geografis Jepang. Sebagian besar wilayah Jepang merupakan kawasan pegunungan sehingga gunung memiliki hubungan yang kuat dengan kehidupan masyarakat, lingkungan, sejarah, dan kebudayaan setempat.
Salah satu gunung yang paling terkenal adalah Gunung Fuji. Dengan ketinggian sekitar 3.776 meter, Gunung Fuji menjadi salah satu ikon Jepang dan memiliki nilai penting dalam kehidupan budaya serta spiritual masyarakat setempat.
Gunung Fuji juga dikenal sebagai salah satu dari tiga gunung suci Jepang. Keberadaan gunung tersebut memperlihatkan bagaimana kawasan pegunungan tidak hanya dipandang dari sisi geografis, tetapi juga memiliki nilai budaya yang kuat.
Gagasan untuk menghadirkan Mountain Day dalam kalender nasional sebelumnya didorong oleh berbagai kelompok masyarakat dan organisasi yang memiliki perhatian terhadap pegunungan serta kegiatan di alam terbuka.
Dorongan tersebut akhirnya mendapatkan dukungan hingga pemerintah Jepang menetapkan 11 Agustus sebagai Mountain Day.
Pemilihan tanggal tersebut juga memiliki sejumlah latar belakang dan interpretasi simbolis yang berkaitan dengan penulisan angka dalam bahasa Jepang.
11 Agustus Punya Beragam Makna
Beragamnya peringatan pada 11 Agustus menunjukkan bahwa satu tanggal dapat memiliki latar belakang yang sangat berbeda di berbagai negara.
Di Amerika Serikat, tanggal tersebut menjadi bagian dari sejarah perkembangan budaya hip hop. Dalam konteks permainan, 11 Agustus diperingati sebagai Global Kinetic Sand Day untuk mengapresiasi kreativitas melalui aktivitas sensorik. Sementara di Jepang, tanggal yang sama menjadi Mountain Day, sebuah hari libur nasional untuk menghargai pegunungan dan alam.
Bagi masyarakat Indonesia, 11 Agustus 2026 sendiri bukan hari libur nasional.
Namun, berbagai peringatan tersebut tetap dapat menjadi tambahan wawasan mengenai sejarah budaya, kreativitas, serta hubungan manusia dengan lingkungan di berbagai belahan dunia.
(Tribunnews.com/Bangkapos.com)