Gagal Nyalip, Mobil SPPG Tabrak Belakang Truk Tronton, 1 Penumpang Tewas
Reny Fitriani August 11, 2026 11:19 AM

Tribunlampung.co.id, Banyuwangi - Kecelakaan maut melibatkan mobil milik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan truk tronton di Jalan Lingkar Kalipuro, Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Senin (10/8/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.

Baca Juga: Motor Hantam Truk Parkir di Jalan Nasional Wates-Purworejo, Satu Orang Tewas

Akibat kecelakaan ini seorang penumpang mobil SPPG tewas di tempat.

Marwan, selaku saksi mata di lokasi kejadian, menceritakan bahwa mobil SPPG bernomor polisi P 8312 VS melaju cukup kencang dari arah utara menuju selatan dan berniat menyalip truk tronton di depannya.

"Saat hendak menyalip, tiba-tiba ada sepeda motor dari arah berlawanan. Mobil akhirnya gagal menyalip dan sopir mendadak banting setir ke kiri," ujar Marwan di lokasi kejadian, Senin (10/8/2026).

Namun langkah mendadak membanting setir ke kiri itu justruk membuat moncong depan bagian penumpang menghantam keras sisi belakang kanan truk tronton bernopol P 8522 VH.

Kabin sebelah kiri mobil SPPG pun hancur.

Penumpang berinisial GIM (28), warga Kecamatan Kalipuro, mengalami luka sangat parah di bagian kepala dan tewas di lokasi kejadian.

Sementara itu, sopir mobil berinisial KN (19) selamat dari maut dan hanya mengalami luka ringan.

"Jenazah korban meninggal langsung dievakuasi ke RSUD Blambangan, sedangkan sopir dilarikan ke Klinik Anugerah untuk mendapat perawatan medis," paparnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, armada pikap tertutup tersebut merupakan kendaraan distribusi logistik program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Saat kecelakaan terjadi, mobil tersebut dalam perjalanan pulang dalam keadaan kosong setelah selesai membagikan lebih dari 900 porsi makanan gizi ke sejumlah sekolah sasaran di wilayah Kalipuro.

Kanit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi, Ipda Tri Pepri Alfian, mengonfirmasi bahwa jajarannya telah mendatangi lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta mengamankan dua kendaraan yang terlibat guna penyelidikan lebih lanjut. 

Nenek dan Cucu Tewas Ditabrak Truk

Kejadian serupa, niat seorang nenek menggendong cucunya untuk menyeberang jalan berakhir tragis.

Misya (71) dan cucunya, Jesslyn (2), tewas setelah tertabrak truk bermuatan cengkeh di Jalan Raya Ponorogo-Wonogiri, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.

Kecelakaan maut tersebut terjadi pada Jumat (7/8/2026) malam di jalur nasional, tepatnya di KM 15-16, depan Bengkel Dika Motor, Desa Karangwaluh, Kecamatan Sampung.

Kedua korban merupakan warga setempat.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Ponorogo, Iptu Abdul Kholik, membenarkan adanya dua korban meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut.

"Dua orang dilaporkan menjadi korban meninggal dunia dalam kecelakaan maut tadi malam," ujar Iptu Abdul Kholik, Sabtu (8/8/2026).

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), kecelakaan bermula saat truk bernomor polisi AE 8791 SH melaju dari arah barat menuju timur.

Truk yang dikemudikan Ferdian (24) tersebut datang dari arah Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, menuju Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.

Saat melintas di lokasi kejadian, truk diketahui hendak mendahului kendaraan roda empat yang identitasnya belum diketahui.

Namun, truk diduga mengambil haluan terlalu ke kanan.

Pada saat bersamaan, Misya sedang menggendong cucunya, Jesslyn.

Keduanya berada di tengah badan jalan karena hendak menyeberang ke arah utara.

Jarak antara truk dan kedua korban yang sudah terlalu dekat membuat kecelakaan tidak dapat dihindari.

Truk tersebut kemudian menabrak tubuh Misya yang tengah menggendong cucunya.

"Kedua korban mengalami luka di beberapa anggota tubuh. Korban meninggal dunia setelah adanya benturan," terang Iptu Kholik.

Sumber: TribunJateng.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.