Ismi Ulfaida tercatat sebagai salah satu anggota calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat pusat untuk upacara HUT ke-81 RI. Putri perwakilan Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) ini merupakan siswa pertama dari Sekolah Rakyat yang menjadi calon Paskibraka untuk bertugas di Istana Merdeka pada 17 Agustus 2026 mendatang.
Ismi bersekolah di Sekolah Rakyat Terintegrasi 22 Polewali Mandar, Sulbar mulai September 2025. Ia mewakili provinsinya bersama M Deni Fikri, putra Sulbar dari UPTD SMA Negeri 1 Wonomulyo.
"Saya juga enggak nyangka bisa sampai di tingkat nasional karena targetnya provinsi," kata Ismi di sela latihan gabungan Paskibraka di Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Depok, Jawa Barat, Sabtu (8/8/2026), dilansir Antara.
"Tentunya sangat bersyukur dan bangga karena bisa terpilih menjadi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka di tingkat nasional, apalagi dari Sekolah Rakyat yang pertama," tuturnya.
Ingin Jadi Anggota Paskibraka Sejak SMP
Ismi menuturkan, ia semula sudah ingin menjadi anggota paskibraka sejak duduk di bangku SMP. Langkah ini, menurutnya, mendukung Ismi untuk menanamkan nilai nasionalisme dan menumbuhkan rasa cinta tanah air.
Menyiapkan diri untuk ikut seleksi, Ismi kemudian mengikuti bimbingan belajar dan latihan peraturan baris berbaris (PBB). Ia juga mengasah minat dan bakat, yang menjadi salah satu aspek seleksi.
Ia lalu menjalani seleksi di tingkat sekolah. Hanya dua siswa dari sekolahnya yang mengikuti seleksi, ia dan satu rekan laki-laki. Ismi kemudian lolos untuk melanjutkan seleksi tingkat kabupaten.
Lolos seleksi tingkat kabupaten, Ismi kemudian juga lolos seleksi tingkat provinsi dan tahap verifikasi tingkat pusat.
"Alhamdulillah, saya lulus sampai di tingkat pusat. Terus saya mengikuti pelatihan," tutur siswa kelas 11 ini.
Adaptasi Keseharian
Sekitar tiga pekan latihan, Ismi mulai beradaptasi dengan rutinitas dan kepadatan jadwal bersama siswa-siswa perwakilan provinsi se-Indonesia. Mereka mulai beraktivitas sejak pukul 04.00 WIB, mandi dan beribadah, serta berolahraga.
Latihan utama dimulai sekitar 07.00 hingga 17.00 WIB, diselingi istirahat, makan, dan ibadah. Usai berlatih, Ismi dan kawan-kawan kembali membersihkan diri, makan malam, dan kembali beribadah.
Malam harinya, ia dan rekan-rekan Capaska akan menjalani pembelajaran atau beristirahat sesuai jadwal. Kepadatan jadwal ini membuatnya harus berlatih untuk berkegiatan dengan efisien.
"Kalau di rumah enggak terlalu cepat," tuturnya.
Kendati baru bertemu, Ismi mengaku tak kesulitan untuk bergaul dengan para siswa asal sekolah dan provinsi lainnya. Ia juga tak merasa berbeda kendati menjadi satu-satunya perwakilan Sekolah Rakyat se-Indonesia di Paskibraka tingkat pusat tahun ini.
"Tidak ada kesulitan. Tidak terlalu banyak yang tanya tentang Sekolah Rakyat," tuturnya.
Obat Homesick
Di sela kegiatannya, Ismi terkadang rindu dengan keluarga di rumah. Orang tuanya sehari-hari berprofesi sebagai petani di daerahnya. Ismi menuturkan, di saat rindu, mengingat wajah kedua orang tua baginya menjadi penguat untuk terus berlatih sebagai capaska.
Ia juga mengingat dua orang tuanya yang menjadi bekal untuk memulai pengalaman baru sebagai anggota calon Paskibraka tingkat pusat pertama dari Sekolah Rakyat yang akan bertugas di Istana Merdeka.
"Kalau kangen orang rumah, cuma nangis di kamar, tenangin diri," ujar siswa yang bercita-cita menjadi polwan ini.
"Ingat orang tua, ingat wajah orang tua," imbuh Ismi.
BPIP: Paskibraka Terbuka untuk Semua Sekolah
Wakil Kepala BPIP Rima Agristina menegaskan, seleksi paskibraka terbuka untuk semua asal sekolah, termasuk Sekolah Rakyat. Ia berharap keterlibatan Ismi sebagai anggota capaska mendorong siswa SR lainnya untuk berlatih dan terpilih menjadi anggota Paskibraka selanjutnya.
"Alhamdulillah, ada satu calon Paskibraka ini yang berasal dari Sekolah Rakyat. Mudah-mudahan ini menyemangati Sekolah Rakyat lainnya untuk juga berlatih kepaskibrakaan sehingga tahun depan bisa lebih banyak lagi dari Sekolah Rakyat," kata Rima.
Pada Selasa (11/8/2026), capaska dijadwalkan bergeser ke Jakarta untuk mengikuti rangkaian gladi. Capaska kemudian dijadwalkan untuk dilantik sebagai paskibraka di Istana Kepresidenan, Jakarta, Sabtu, 15 Agustus 2026 pekan ini, sebelum bertugas di Istana Merdeka pada Senin, 17 Agustus 2026.





