PROHABA.CO, LHOKSEUMAWE - Duka mendalam menyelimuti keluarga almarhum Fakhrur Rizal (30), warga Meunasah Blangcrum, Kecamatan Kandang, Kota Lhokseumawe.
Pria yang telah merantau selama sembilan tahun di Kota Batam, Kepulauan Riau, tersebut menghembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Embung Fatimah pada Minggu (9/8/2026) sekitar pukul 06.30 WIB.
Beruntung, berkat aksi cepat Anggota DPD RI asal Aceh, H. Sudirman atau yang akrab disapa Haji Uma, bersama guyub masyarakat Aceh di perantauan, jenazah almarhum dapat dipulangkan ke kampung halaman.
Fakhrur Rizal yang sehari-hari bekerja sebagai wiraswasta di Batam diketahui sempat dilarikan ke rumah sakit pada Jumat (7/8/2026) akibat mengalami sesak napas parah.
Setelah mendapatkan perawatan medis intensif selama dua malam, kondisi kesehatannya terus memburuk hingga tubuhnya tak lagi dapat menerima cairan infus sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Almarhum meninggalkan seorang istri, Nadia Tri Amanda (28), dan seorang putri kecil yang masih berusia lima tahun, Fathiya Azzahra.
Kepulangan almarhum yang mendadak ini membuat pihak keluarga sangat terpukul, terutama mengingat besarnya kendala biaya pemulangan jenazah dari luar daerah.
Baca juga: Haji Uma Fasilitasi Pemulangan Warga Lhokseumawe Korban TPPO di Kamboja
Menerima informasi duka tersebut dari kepala desa setempat, Haji Uma langsung bergerak cepat melakukan koordinasi dengan Persatuan Masyarakat Aceh (Permasa) Batam melalui Sekretaris Permasa, Zainal.
Tim Permasa di lapangan segera mengurus seluruh berkas administrasi rumah sakit hingga penanganan kargo jenazah.
Untuk membawa pulang jenazah almarhum ke Lhokseumawe, dibutuhkan total biaya sekitar Rp15,5 juta.
Biaya tersebut mencakup tiket pesawat, kargo jenazah, proses pemulasaraan dan pengawetan (formalined), tiket penerbangan untuk anak almarhum, serta penyediaan ambulans darat.
Proses pemulangan ini berhasil terwujud berkat skema gotong royong dan kepedulian bersama:
Haji Uma menyumbang bantuan dana sebesar Rp4,25 juta serta menanggung fasilitas ambulans darat.
Pihak keluarga almarhum menanggung biaya sebesar Rp10,25 juta.
Permasa Batam membantu menanggung biaya tiket perjalanan penerbangan untuk istri almarhum sebesar Rp1 juta.
Baca juga: Tertipu Loker Malaysia, Warga Langsa 8 Bulan Terjebak Jaringan Scam Kamboja, Dipulangkan Azhari Cage
Setelah seluruh proses administrasi di Batam rampung, jenazah diterbangkan menuju Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Sumatra Utara.
Dari bandara, jenazah disambut oleh fasilitas ambulans yang disediakan oleh Haji Uma untuk diantarkan langsung menempuh rute darat menuju rumah duka di Lhokseumawe.
Jenazah almarhum Fakhrur Rizal akhirnya tiba di kediaman keluarga pada pukul 04.00 WIB untuk selanjutnya disemayamkan dan dimakamkan.
Haji Uma menyampaikan rasa duka yang mendalam sekaligus apresiasi setinggi-tingginya kepada pengurus Permasa Batam dan jajaran penanggung jawab di lapangan.
Haji Uma menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Ketua, Sekretaris Umum Zainal, serta seluruh anggota Permasa Batam yang telah membantu proses pemulangan jenazah tersebut.
"Semoga apa yang dilakukan menjadi amal ibadah dan semakin mempererat silaturahmi untuk terus membantu masyarakat Aceh yang berada di perantauan," ujar Haji Uma.
Ia juga mengapresiasi Penghubung (LO) Lhokseumawe, M. Indra Dermawan, yang tanggap memfasilitasi komunikasi antara keluarga korban dan pihak DPD RI.
Atas bantuan tersebut, Saifullah selaku abang kandung almarhum menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada Senator Haji Uma dan Permasa Batam yang telah mempermudah jalan almarhum untuk kembali dan diistirahatkan di tanah kelahirannya," ungkap Saifullah.
(Serambinews.com/Agus Ramadhan)
Baca juga: Atasi Kelangkaan Semen di Aceh, PT SBA Perpanjang Jam Operasional untuk Genjot Distribusi
Baca juga: Tambang Emas Ilegal Digerebek di Hutan Tangse, Polisi Sita Ekskavator dan Amankan 4 Orang
Baca juga: Gajah Jantan Ditemukan Mati di Aceh Tamiang, Kedua Gading Masih Utuh, BKSDA Lakukan Nekropsi