Liputan6.com, Jakarta - Polisi masih mendalami kasus tewasnya AP, siswi 14 tahun, di Stasiun Jurangmangu, Ciputat, Tangerang Selatan, Senin (10/8/2026) sore.
"Dugaan sementara, tidak bisa berandai-andai. Tunggu dulu, kita lakukan proses penyelidikan, untuk mengetahui penyebab seperti apa," kata Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Sodiq kepada wartawan, Selasa (11/8/2026).
Berdasarkan keterangan awal saksi, korban terlihat berada di peron saat KRL dari arah Tanah Abang memasuki Stasiun Jurangmangu. Petugas keamanan kemudian melihat korban terjatuh ke jalur kereta.
Petugas stasiun langsung mengevakuasi korban dan melaporkan kejadian tersebut kepada polisi. Salah satu saksi yang merupakan teman sekolah korban juga telah dimintai keterangan. Sebelum kejadian, saksi dan korban diketahui pulang sekolah bersama menuju Stasiun Jurangmangu.
"Saat berada di stasiun, keduanya kemudian berpisah untuk menunggu kereta di lokasi yang berbeda," jelas Bambang.
Dari hasil pemeriksaan awal di TKP, korban ditemukan dalam kondisi mengalami luka pada bagian kepala. Namun demikian, penyebab pasti kematian korban masih dalam penyelidikan.
Polisi telah melakukan pemeriksaan TKP, mendata dan meminta keterangan para saksi, melakukan pemeriksaan terhadap kondisi korban, serta mengamankan sejumlah barang milik korban untuk kepentingan penyelidikan.
Jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke RSUD Tangerang Selatan untuk dilakukan pemeriksaan medis/visum. Pihak kepolisian juga telah menghubungi keluarga korban dan berkoordinasi dengan pihak terkait dalam penanganan kejadian tersebut.
Polsek Ciputat Timur masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan rangkaian peristiwa dan penyebab meninggalnya korban.