PSMS Medan Evaluasi Skuad setelah Piala Presiden, Chemistry Pemain Jadi Sorotan
Randy P.F Hutagaol August 11, 2026 01:54 PM

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – PSMS Medan terus melakukan evaluasi terhadap skuad menjelang menghadapi kompetisi Championship 2026/2027.

Evaluasi dilakukan manajemen bersama tim kepelatihan setelah PSMS Medan menyelesaikan kiprahnya pada ajang pramusim Piala Presiden Elite 2026.

Dari evaluasi tersebut, sejumlah catatan menjadi perhatian manajemen, terutama terkait chemistry antarpemain dan kedalaman skuad.

Presiden Klub PSMS Medan, Fendi Jonathan, mengatakan timnya masih membutuhkan waktu untuk membangun kenyamanan bermain di antara para pemain.

Menurutnya, komunikasi dan pemahaman antarpemain di lapangan belum sepenuhnya terbentuk. Kondisi tersebut terlihat selama PSMS menjalani pertandingan di Piala Presiden Elite 2026.

"Ya yang pasti chemistry, itu menjadi salah satu evaluasi kita kemarin di Piala Presiden. Antar satu pemain ke pemain lainnya chemistrynya masih ada yang belum dapat, itu akan kita perbaiki," ujar Fendi.

Selain chemistry, manajemen juga menilai kedalaman skuad masih perlu diperkuat.

Saat ini, PSMS memang telah memiliki 25 pemain. Namun, Fendi menilai kualitas antarlini belum sepenuhnya merata sehingga tim membutuhkan tambahan pemain untuk menciptakan persaingan sekaligus meningkatkan opsi bagi pelatih.

"Kemudian yang pastinya kedalaman skuad kita akan perbaiki juga, siapa bisa diganti dengan siapa itu masih ada yang perlu ditambah, agar bisa sepadan," tuturnya.

Karena itu, PSMS masih membuka peluang untuk mendatangkan pemain tambahan sebelum kompetisi Championship 2026/2027 dimulai.

Fendi memastikan manajemen tidak hanya akan memenuhi kuota pemain asing, tetapi juga mempertimbangkan penambahan pemain lokal apabila dinilai dibutuhkan oleh tim pelatih.

"Akan ada penambahan. Yang jelas pemain asing satu lagi kan dan mungkin kita akan tambah beberapa pemain lagi," kata Fendi.

Sejauh ini, PSMS telah mengumumkan 25 pemain untuk menghadapi musim kompetisi 2026/2027. Dari jumlah tersebut, dua di antaranya merupakan pemain asing.

Komposisi tersebut masih memungkinkan mengalami perubahan karena manajemen bersama tim pelatih terus memantau kebutuhan tim, terutama setelah mendapatkan gambaran dari pertandingan-pertandingan pramusim.

Sebelumnya, PSMS telah mengikuti Piala Presiden Elite 2026 yang menjadi bagian bagi tim pelatih untuk mengukur kesiapan skuad.

Dalam turnamen tersebut, PSMS tergabung di Grup B bersama tiga klub, yakni Persebaya Surabaya, Persija Jakarta, dan Port FC asal Thailand. Namun, Ayam Kinantan harus mengakhiri turnamen tanpa meraih poin setelah mengalami tiga kekalahan.

Hasil tersebut kemudian menjadi bahan evaluasi sebelum PSMS memasuki persiapan akhir menuju kompetisi resmi.

Untuk meningkatkan kesiapan tim, PSMS juga telah menyusun agenda pemusatan latihan atau Training Camp (TC).

Skuad Ayam Kinantan dijadwalkan bertolak ke Semarang pada 18 Agustus 2026 untuk menjalani TC selama sekitar 10 hari.

Selama berada di Semarang, tim pelatih akan fokus membangun kekompakan skuad sekaligus meningkatkan kesiapan taktikal dan fisik para pemain.

Tidak hanya latihan, PSMS juga dijadwalkan menjalani tiga pertandingan uji coba selama TC tersebut.

Rangkaian uji coba itu diharapkan dapat menjadi kesempatan bagi pelatih untuk kembali melihat perkembangan pemain, sekaligus menentukan komposisi terbaik sebelum kompetisi Championship 2026/2027 bergulir.

Dengan waktu persiapan yang masih tersedia, manajemen PSMS berharap pembenahan yang dilakukan setelah Piala Presiden dapat membuat skuad Ayam Kinantan tampil lebih solid dan kompetitif pada musim kompetisi mendatang.

(Cr29/tribun-medan.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.