Musim Kemarau, BPBD Rejang Lebong Minta Warga Segera Lapor Jika Mulai Kesulitan Air Bersih
Ricky Jenihansen August 11, 2026 04:54 PM

 

Laporan Wartawan TribunBengkulu.com, M Rizki Wahyudi

TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rejang Lebong mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi kekeringan air seiring berlangsungnya puncak musim kemarau pada Agustus 2026.

Hingga Selasa (11/8/2026), BPBD Rejang Lebong belum menerima laporan dari masyarakat mengenai wilayah yang mengalami kekurangan air bersih akibat kondisi cuaca tersebut.

Kepala BPBD Rejang Lebong M Budianto melalui Kasi Kedaruratan Rio Agustian Pakpahan mengatakan, pihaknya masih memantau kondisi di sejumlah wilayah di Kabupaten Rejang Lebong.

"Pemantauan terus kita lakukan, termasuk antisipasi bencana juga," sampai Rio kepada TribunBengkulu.com pada Selasa (11/8/2026).

Belum Ada Laporan Kekeringan Air

Rio mengatakan, sampai saat ini belum ada laporan resmi dari masyarakat terkait dampak kekeringan air yang terjadi selama musim kemarau.

Menurutnya, kondisi musim kemarau tetap perlu menjadi perhatian karena berkurangnya curah hujan dapat memengaruhi ketersediaan air, terutama bagi masyarakat yang mengandalkan sumber air tertentu untuk kebutuhan sehari-hari.

BPBD Rejang Lebong juga meminta masyarakat tidak menunggu hingga kondisi kekurangan air semakin parah untuk menyampaikan laporan.

"Untuk sementara belum ada yang melaporkan kepada pihak BPBD terkait wilayah mana saja yang terdampak kekeringan akibat kondisi cuaca saat ini," kata Rio.

Warga Diminta Segera Melapor

Rio mengimbau masyarakat yang mulai mengalami kesulitan mendapatkan air bersih agar segera melaporkan kondisi tersebut kepada BPBD Rejang Lebong.

Laporan dari masyarakat diperlukan agar pemerintah dapat mengetahui lokasi yang terdampak dan menentukan langkah penanganan bersama instansi terkait.

"Warga yang mengalami kekeringan harap dilaporkan kepada pihak BPBD sehingga nanti bisa ditindaklanjuti dengan pihak terkait," himbaunya.

Dengan adanya laporan lebih awal, kondisi di lapangan dapat segera dipetakan dan kebutuhan masyarakat yang terdampak bisa dikoordinasikan dengan pihak terkait.

BPBD Pastikan Tetap Siaga

Selain mengantisipasi potensi kekeringan, BPBD Rejang Lebong memastikan kesiapsiagaan tetap dilakukan selama musim kemarau berlangsung.

Masyarakat juga diimbau untuk menggunakan air secara bijak dan menghemat penggunaan air untuk kebutuhan yang tidak mendesak.

BPBD meminta warga segera menyampaikan informasi apabila sumber air mulai mengering atau kebutuhan air bersih masyarakat di suatu wilayah mulai tidak terpenuhi.

Kewaspadaan tersebut diperlukan agar potensi dampak musim kemarau dapat diketahui sejak awal dan penanganan dapat dilakukan sesuai kondisi di lapangan.

BPBD Rejang Lebong menegaskan akan terus bersiaga dan melakukan koordinasi dengan pihak terkait apabila nantinya terdapat wilayah yang dilaporkan mengalami kekeringan atau membutuhkan bantuan air bersih.

"Kita tetap bersiaga baik personel maupun peralatan, ini untuk mengantisipasi apabila ada bencana maupun laporan," pungkasnya.

Gabung grup Facebook TribunBengkulu.com untuk informasi terkini

 



© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.