PSG vs Aston Villa di Piala Super Eropa 2026, Luis Enrique Bicara Ambisi Les Parisiens
Dwi Setiawan August 11, 2026 05:47 PM

TRIBUNNEWS.COM – Pelatih Paris Saint-Germain (PSG), Luis Enrique, menegaskan timnya memiliki motivasi luar biasa untuk kembali meraih kesuksesan saat menghadapi Aston Villa pada Piala Super UEFA 2026.

PSG akan menghadapi Aston Villa di Red Bull Arena, Salzburg, Austria, pada Kamis (13/8/2026) pukul 02.00 WIB.

Laga tersebut menjadi kesempatan bagi PSG untuk mengawali musim baru dengan trofi sekaligus melanjutkan dominasi mereka di kompetisi Eropa.

Dalam dua musim terakhir, Luis Enrique berhasil membawa PSG meraih total sembilan trofi, termasuk dua gelar Liga Champions secara beruntun.

Meski telah meraih begitu banyak kesuksesan, pelatih asal Spanyol itu mengaku tidak benar-benar bisa melepaskan diri dari sepak bola selama liburan.

Luis Enrique menghabiskan sekitar tujuh minggu bersama keluarganya, tetapi pikirannya tetap tertuju kepada persiapan musim baru.

"Saya tidak tinggal di Paris, dan saya pergi bersama keluarga selama tujuh minggu, yang merupakan waktu istirahat yang cukup lama dalam dunia sepak bola," ujar Luis Enrique dikutip dari UEFA.

"Selama waktu itu, Anda mencoba untuk melepaskan diri sebisa mungkin, tetapi Anda selalu terhubung karena semua orang berbicara kepada Anda tentang musim ini dan orang-orang memberi selamat kepada Anda atas gelar yang Anda menangkan."

PSG JUARA - Pelatih Paris Saint-Germain (PSG), Luis Enrique berhasil membawa Les Parisiens meraih gelar juara Liga Champions setelah mengalahkan Arsenal lewat drama adu penalti, pada Minggu (31/5/2026) dini hari WIB. Kini Enrique masuk jajaran pelatih elite yang memiliki koleksi 3 trofi UCL menyamai Pep Guardiola dan Zinedine Zidane.
PSG JUARA - Pelatih Paris Saint-Germain (PSG), Luis Enrique berhasil membawa Les Parisiens meraih gelar juara Liga Champions setelah mengalahkan Arsenal lewat drama adu penalti, pada Minggu (31/5/2026) dini hari WIB. Kini Enrique masuk jajaran pelatih elite yang memiliki koleksi 3 trofi UCL menyamai Pep Guardiola dan Zinedine Zidane. (Instagram PSG)

Menurut Luis Enrique, seorang pelatih tidak pernah benar-benar bisa terputus dari pekerjaannya karena selalu ada keputusan yang harus dibuat meski sedang menjalani liburan.

"Kita harus membuat banyak keputusan selama musim panas. Anda terputus karena Anda tidak pergi ke tempat kerja, tetapi Anda selalu terhubung dengan klub," katanya.

PSG Bidik Rekor Real Madrid

Pertandingan melawan Aston Villa juga memiliki arti penting bagi PSG.

Jika mampu kembali menjuarai Liga Champions pada musim mendatang, PSG berpeluang menyamai pencapaian Real Madrid sebagai satu-satunya klub yang mampu memenangkan kompetisi tersebut tiga kali secara beruntun pada era Liga Champions.

Luis Enrique menyadari betapa sulitnya tantangan tersebut.

"Saya fokus untuk membangkitkan kembali keinginan untuk menang. Sulit untuk terus menang," katanya.

"Saat ini, kami memiliki tantangan unik – sesuatu yang praktis belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah sepak bola Eropa, yaitu menyamai Real Madrid jika kami bisa memenangkan Liga Champions ketiga berturut-turut."

Baca juga: Posisi Gianni Infantino Makin Gonjang-ganjing, Bos PSG Didorong Jadi Presiden FIFA Baru

Menurut Luis Enrique, pencapaian tersebut akan menempatkan PSG dalam level yang berbeda.

"Tidak ada tim dalam sejarah yang pernah memenangkan tiga gelar berturut-turut, hanya Real Madrid. Kita bisa menyamai mereka," ujarnya.

Pelatih berusia 56 tahun itu bahkan berani menyebut PSG sebagai tim yang memiliki motivasi paling besar di Eropa.

"Tapi saya rasa tidak ada tim di Eropa yang lebih termotivasi daripada kita," kata Luis Enrique.

Ia juga menilai status tim berjuluk Les Parisiens itu telah berubah drastis dibandingkan dua tahun lalu.

Jika sebelumnya PSG belum dianggap sebagai favorit utama, kini situasinya berbeda setelah keberhasilan mereka meraih berbagai trofi.

"Dua tahun lalu, mustahil untuk menempatkan kami di antara favorit. Sekarang, tidak ada yang akan mengatakan bahwa Paris Saint-Germain bukan favorit," tuturnya.

"Itu adalah sesuatu yang telah kami raih, tetapi jika kami ingin mempertahankan posisi itu, kami harus bekerja lebih keras lagi."

Puji Aston Villa dan Sepak Bola Spanyol

Luis Enrique juga memberikan perhatian khusus kepada Aston Villa yang akan menjadi lawan PSG di Piala Super UEFA.

Ia menilai pertandingan tersebut tidak akan mudah karena Villa memiliki kualitas dan akan tampil sangat kompetitif di bawah asuhan Unai Emery.

"Tidak ada keraguan sedikit pun di benak saya bahwa Piala Super adalah trofi yang sangat penting dan Villa akan sangat kompetitif," kata Luis Enrique.

Pelatih PSG tersebut juga menyoroti banyaknya pelatih asal Spanyol yang menangani klub-klub besar Liga Premier.

Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan bahwa sepak bola Spanyol sedang berada di puncak perkembangan.

"Saya pikir sepak bola Spanyol berada di puncak sepak bola dunia dalam segala hal, baik itu pemain, pelatih, atau direktur," ujarnya.

Ia menilai filosofi sepak bola Spanyol yang mengutamakan penguasaan bola menjadi salah satu faktor penting keberhasilan tersebut.

"Ini adalah momen hebat bagi sepak bola Spanyol dalam konteks dunia, dan kita harus bangga akan hal itu," tuturnya.

Ingin Bertahan Lama di PSG

Luis Enrique kini bersiap menjalani musim keempatnya sebagai pelatih PSG.

Ia mengaku tidak akan melupakan awal perjalanan bersama klub tersebut ketika Luis Campos datang ke rumahnya pada 2023.

Menurutnya, pertemuan singkat tersebut sudah cukup untuk membuatnya yakin bahwa proyek PSG sesuai dengan visi kepelatihannya.

"Saya tidak akan pernah melupakan hari ketika Luis Campos datang ke rumah saya dan hanya butuh 15 menit untuk menyadari bahwa kami memiliki pandangan yang sama," ujar Luis Enrique.

"Tidak diragukan lagi bahwa proyek di sini adalah proyek yang paling saya sukai sebagai pelatih. Saya berharap bisa berada di sini selama bertahun-tahun lagi."

Luis Enrique pun bertekad mempertahankan standar tinggi PSG setelah berbagai kesuksesan yang telah diraih.

"Akan sangat sulit untuk terus menang, tetapi kami tidak akan membiarkan apa pun terjadi begitu saja," pungkasnya.

(Tribunnews.com/Ali)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.