Pernahkah kamu bertanya-tanya kenapa lalat suka hinggap di makanan? Ternyata, ada alasan ilmiah di balik kebiasaan serangga ini.
Lalat yang hinggap di makanan ternyata bukan sekadar mengganggu. Serangga ini punya cara makan yang cukup menjijikkan bagi manusia.
Lalat tertarik pada aroma makanan, terutama yang manis, matang, atau mulai membusuk. Mereka juga menggunakan kaki untuk mendeteksi zat kimia pada permukaan makanan.
Kebiasaan ini juga membuat lalat berpotensi membawa kuman ke makanan. Lantas, apa yang sebenarnya dilakukan lalat saat hinggap di makanan?
Dikutip dari Futura (2/8) berikut faktanya.
1. Lalat Ternyata Muntahkan Cairan ke Makanan
Lalat hinggap di makanan. Ilustrasi Foto: Getty Images/Jhampier Giron
|
Lalat rumah tak hanya hinggap di makanan. Serangga ini ternyata bisa mengeluarkan cairan pencernaan ke permukaan makanan sebelum menyantapnya.
Cairan tersebut mengandung enzim yang membantu memecah makanan padat menjadi lebih cair. Setelah itu, lalat menyedotnya menggunakan belalai seperti sedotan.
Istilah 'muntah lalat' memang terdengar menjijikkan. Namun, sebenarnya cairan tersebut merupakan bagian dari proses pencernaan lalat dan berbeda dari muntahan mamalia.
2. Cara Lalat Makan
Lalat rumah memiliki bagian mulut yang dirancang untuk mengisap, bukan mengunyah makanan. Karena itu, makanan padat harus dicairkan terlebih dahulu sebelum bisa disantap.
Enzim dalam cairan pencernaan membantu memecah protein dan karbohidrat pada makanan. Lalat kemudian mengisap makanan yang sudah lebih lunak menggunakan belalainya.
Proses ini memungkinkan lalat menyantap berbagai jenis makanan. Mulai dari sisa makanan, buah matang, hingga bahan organik yang membusuk.
3. Lalat Bisa Membawa Kuman ke Makanan
Lalat hinggap di makanan. Ilustrasi Foto: Getty Images/Jhampier Giron
|
Lalat sering hinggap di tempat kotor seperti tempat sampah, kotoran hewan, hingga bahan makanan yang membusuk. Tubuh dan kakinya pun bisa membawa berbagai mikroorganisme.
Ketika berpindah dari tempat kotor ke makanan, mikroorganisme tersebut berpotensi ikut terbawa. Cairan pencernaan yang dikeluarkan lalat juga dapat menjadi salah satu jalur kontaminasi.
Risikonya bergantung pada kondisi makanan dan berapa lama lalat hinggap. Karena itu, makanan sebaiknya tetap terlindungi dari paparan lalat, terutama makanan yang siap disantap.
4. Kenapa Lalat Suka Hinggap di Makanan?
Lalat tertarik pada aroma makanan, terutama buah matang, makanan manis, sisa makanan, dan bahan organik yang mulai membusuk. Indra penciumannya membantu menemukan sumber makanan dari jarak tertentu.
Menariknya, lalat juga bisa mencicipi makanan menggunakan kakinya. Serangga ini memiliki reseptor sensorik di kaki yang dapat mendeteksi zat kimia pada permukaan.
Itulah sebabnya lalat terkadang berjalan-jalan di atas makanan sebelum menyantapnya. Mereka sedang mencari tahu apakah permukaan tersebut cocok untuk dimakan.
5. Bagaimana Menangani Makanan yang Dihinggapi Lalat?
Ilustrasi makanan dihinggapi lalat. Foto: Stomps
|
Paparan lalat memang tidak otomatis membuat makanan langsung berbahaya saat hinggap sebentar. Namun, serangga ini tetap berpotensi membawa kuman dari tempat yang sebelumnya didatanginya.
Makanan seperti daging, produk susu, dan hidangan siap makan perlu lebih dijaga dari paparan lalat. Sebaiknya makanan ditutup dan tidak dibiarkan terbuka terlalu lama.








