Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan kesiapan dua lapangan yaitu Lapangan Banteng dan GOR Soemantri Brodjonegoro yang akan digunakan untuk lapangan latihan pada penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup 2026 yang digelar di Jakarta dan Bandung.

"Sebenarnya kami juga menawarkan JIS (Jakarta International Stadium). Tetapi karena di JIS akan ada konser, sehingga yang digunakan adalah dua lapangan itu," kata Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam pertemuan dengan Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir sebagaimana keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Selasa.

Ia mengatakan segera melakukan perbaikan pada dua lapangan tersebut apabila diperlukan.

Pramono memastikan pemerintahannya mendukung penuh penyelenggaraan turnamen sepak bola antarnegara di Asia Tenggara yang merupakan agenda resmi FIFA itu.

"Nanti (kami akan) promosi di ruang-ruang terbuka yang dimiliki Pemerintah Provinsi DKI Jakarta supaya acara ini berlangsung dengan baik," katanya.

Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemerintah DKI Jakarta. Ia mengaku tak meragukan peran Jakarta sebagai tuan rumah turnamen besar seperti yang dilakukan sebelumnya di FIFA World Cup U17.

Ia menjelaskan, sebagai turnamen resmi di bawah naungan federasi sepak bola internasional FIFA, FIFA ASEAN Cup 2026 akan benar-benar dipersiapkan secara maksimal.

Oleh sebab itu, kementerian yang dipimpinnya bersama Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) serta Pemerintah DKI Jakarta dan Jawa Barat akan mendukung kesuksesan turnamen ini.

"Kembali kami memohon dukungan maksimal dari pemerintah dan tentu masyarakat sepak bola untuk menjadi bagian dari perjuangan timnas kita supaya bisa terus bisa memberikan hasil terbaik ke depan," katanya.

FIFA ASEAN Cup 2026 dijadwalkan bergulir pada 23 September hingga 3 Oktober. Kejuaraan itu dibagi menjadi dua divisi yaitu premier division di Indonesia dan challengge division di Hong Kong.

Premier Division diikuti tim-tim dengan peringkat terbaik di kawasan, seperti Indonesia, Thailand, Vietnam, Malaysia, Singapura, dan Filipina. Sementara itu, Challenge Division diisi oleh Hong Kong, Myanmar, Brunei Darussalam, Kamboja, Laos, dan Timor Leste. Masing-masing divisi kemudian dibagi ke dalam dua grup.

Format turnamen itu berbeda dengan turnamen pada umumnya. Tim yang finis sebagai juara grup langsung melaju ke babak final atau tidak ada babak semifinal. Artinya, setiap tim dituntut tampil konsisten sejak pertandingan pertama karena hasil buruk dapat memperkecil peluang untuk menjadi juara grup dan lolos ke final.

Berdasarkan hasil pengundian FIFA ASEAN Cup 2026, timnas Indonesia tergabung di Grup A Premier Division bersama Malaysia, India, dan Singapura. Sementara itu, Grup B Premier Division dihuni Thailand, Vietnam, Pakistan, dan Filipina.

Sedangkan, Grup A Challenge Division terdiri atas Hong Kong, Myanmar, dan Brunei Darussalam. Sementara Grup B Challenge Division dihuni Kamboja, Laos, dan Timor Leste.