Siswa Sekolah Rakyat Banyuwangi Mulai Boyongan ke Gedung Baru Berstandar Internasional di Muncar
Sudarma Adi August 11, 2026 06:14 PM

Laporan Wartawan Tribunjatim.com, Aflahul Abidin

TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI — Ratusan siswa Sekolah Rakyat di Kabupaten Banyuwangi secara bertahap mulai menempati kompleks bangunan baru berstandar internasional yang terletak di Desa Blambangan, Kecamatan Muncar, sejak Selasa (11/8/2026).

Proses pemindahan diawali oleh 123 siswa dari jenjang SD, SMP, hingga SMA yang selama ini menempati lokasi sementara di Balai Diklat PNS Kecamatan Licin (SRT 2 Banyuwangi).

Para siswa tampak antusias mengangkut barang-barang pribadi seperti pakaian, perlengkapan tidur, hingga alat tulis menuju asrama baru mereka.

"Hari ini siswa dari Licin yang bergeser. Selanjutnya pada Sabtu (15/8/2026) mendatang, giliran 62 siswa dari SRT 46 Banyuwangi (BPVP Muncar) yang akan masuk," terang Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Winarno, Selasa (11/8/2026).

Penggabungan Menjadi SRT 1 Banyuwangi

Dengan rampungnya pembangunan dan bersatunya para siswa dari dua lokasi berbeda tersebut, seluruh operasional sekolah terpadu ini resmi berganti nama menjadi SRT 1 Banyuwangi.

Baca juga: Pamkab Banyuwangi Gandeng ITS Perkuat Sektor Perikanan agar Makin Berdaya Saing

Tidak hanya siswa, seluruh tenaga pendidik, staf pendukung, hingga wali asrama turut diboyong untuk memastikan proses belajar-mengajar dan pendampingan di asrama berjalan optimal.

Winarno memastikan kesiapan sarana-prasarana pendukung di lokasi baru sudah mencapai tahap akhir dan siap digunakan sepenuhnya.

"Fasilitas daya dukung belajar dan asrama sudah lengkap. Tinggal pengerjaan minor seperti merapikan cat, perbaikan lantai, dan kunci lemari," tambahnya.

Megah di Atas Lahan 7 Hektare Fasilitas Super Lengkap

Kompleks kawasan pendidikan terpadu SRT 1 Banyuwangi ini dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum di atas lahan milik Pemkab Banyuwangi seluas 7 hektare.

Dirancang dengan konsep sekolah modern, kompleks ini sanggup menampung hingga 1.000 siswa.

Selain gedung sekolah dua lantai dan asrama untuk tiap jenjang, fasilitas penunjang yang tersedia sangat komprehensif, mulai dari rusun guru, gedung serbaguna, masjid, dapur umum, kantin tiap jenjang, hingga guest house.

Untuk kegiatan ekstrakurikuler dan olahraga, siswa dimanjakan dengan lapangan sepak bola, lapangan basket, jogging track, serta area green house untuk edukasi pertanian lingkungan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.